Lorenzo dan Ducati Seharusnya Lebih Bersabar

Jorge Lorenzo menyesal tak bisa maksimal dengan Ducati.
Andhika PutraAndhika Putra - Selasa, 16 November 2021
Lorenzo dan Ducati Seharusnya Lebih Bersabar
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, mengaku menyesal pernah membela Ducati. Lorenzo menilai Ducati seharusnya dapat menahan kesabaran sebelum memutuskan mendepaknya.

Tercatat Lorenzo pernah membela Ducati pada musim 2017 dan 2018. Sayangnya selama dua musim itu, Lorenzo tidak pernah memberikan performa maksimal kepada Ducati. Padahal saat itu Ducati berekspektasi tinggi kepadanya, mengingat Lorenzo pernah membawa Yamaha meriah gelar juara sebanyak tiga kali.

Alih-alih mempertahankan Lorenzo, Ducati justru memiliih menginvestasikan dananya ke Danilo Petrucci. Ducati fokus menjadikan Petrucci sebagai ujung tombak Ducati.

Keputusan ini membuat Lorenzo kecewa. Pria yang dijuluki X-Fuera ini menilai Ducati seharusnya dapat lebih bersabar. Sebab, tidak mudah untuk beradaptasi dengan kondisi motor Ducati saat itu.

“Mereka tentu bertaruh kepada saya dan saya tidak berhasil meraih kemenangan dengan cepat. Mengganti dari satu motor ke motor lainnya sangat sulit. Sedikit demi sedikit saya merubah gaya balap dan beradaptasi,” kenang Lorenzo dikutip dari tuttomotoriweb.it.

Baca Juga:

Tangis Haru Kekasih untuk Valentino Rossi

Pelukan Hangat dari Ronaldo untuk Rossi

“Sayangnya, meskipun mekanik melakukan pekerjaan baik, pada permulaan musim 2018 justru kita mendapatkan hasil lebih buruk dari musim sebelumnya. Ducati kehilangan kesabaran dan memutuskan untuk fokus ke Petrucci,” sambungnya.

Kendati demikian, Lorenzo yakin penyesalan ini juga dirasakan Ducati. Pasalnya saat pindah ke Honda di musim selanjutnya, Lorenzo justru bisa membawa perubahan besar. Sebaliknya performa Petrucci justru semakin buruk.

Tengok saja hasil yang didapat Petrucci usai Lorenzo keluar dari Ducati. Pada musim 2019, Petrucci berhasil meraih posisi keenam di klasemen akhir. Namun di musim selanjutnya, Petrucci mengalami keterpurukan karena hanya bisa menempati posisi ke-12.

“Ketika saya pindah ke Honda, dan saya mulai menunjukkan hasil, Ducati mengalami penyesalan yang lebih dalam dibandingkan saya. Namun, saya lebih melihat jangka panjang bagi kami berdua. Kami bertanya pada diri sendiri apa yang bisa terjadi jika dapat lebih bersabar,” tutup Lorenzo.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2020 MotoGP 2021 Jorge lorenzo
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Bagikan