Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Liverpool Dirugikan Berkali-kali, Jordan Henderson Skeptis dengan VAR

Liverpool tiga kali dirugikan keputusan VAR pada laga kontra Brighton.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Minggu, 29 November 2020
Liverpool Dirugikan Berkali-kali, Jordan Henderson Skeptis dengan VAR
Jordan Henderson (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kapten Liverpool, Jordan Henderson tak bisa menutupi kekecewaannya usai ditahan imbang Brighton & Hove Albion secara kontroversial dalam lanjutan Premier League 2020-2021. Ia bersikap skeptis terhadap teknologi VAR.

Dalam laga yang berlangsung di Amex Stadium, Sabtu (28/11), kedua tim bermain imbang 1-1. Kemenangan Liverpool yang sudah didepan mata buyar oleh penalti Pascal Gross pada masa injury time.

Masalahnya, keputusan wasit menunjuk titik putih menjadi sebuah kontroversi. Andrew Robertson dianggap melanggar Danny Welbeck di kotak terlarang setelah wasit Stuart Attwell melihat VAR.

Baca Juga:

Pekan Buruk untuk Para Juara Bertahan

Brighton 1-1 Liverpool: Penalti di Ujung Laga Batalkan Kemenangan The Reds

Kebingungan Seputar Laga Liverpool Lawan Midtjylland Terjawab

Kepemimpinan wasit Stuart Attwell menjadi sorotan dalam laga Brighton vs Liverpool

Namun keputusan itu mengundang perdebatan banyak pihak. Meski kaki Welbeck terkena tendangan Robertson, tapi terlalu berlebihan jika insiden tersebut diganjar penalti.

Sebelum insiden tersebut, Liverpool sudah dua kali dirugikan VAR dalam pertandingan ini. Dua gol yang dicetak Mohamed Salah dan Sadio Mane dianulir karena offside.

Tak heran jika Henderson dibuat geram. Ia bahkan dengan tegas mengkritik penggunaan VAR.

"Saya lebih suka bermain sepak bola seperti biasa (tanpa VAR). Sepak bola adalah permainan yang sangat bagus, mengapa kita merusaknya?" kata Henderson usai laga dilansir dari Daily Mail.

"Saya merasa seolah-olah kita berbicara tentang insiden dan membicarakan hal-hal ini sepanjang waktu daripada berbicara tentang permainan itu sendiri. Menurut pendapat saya, saya lebih suka bermain tanpa itu (VAR)."

Sejak mulai diterapkan pada musim lalu, VAR justru membuat Premier League diwarnai banyak kontroversi. Hal ini tentu tidak sesuai dengan tujuan utama teknologi itu yaitu membantu wasit mengeluarkan keputusan yang tepat.

Jordan henderson Liverpool Premier League Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Ragam
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Sejak turnamen pertama digelar, hanya dua pemain yang berhasil meraih Sepatu Emas sekaligus membawa negaranya menjadi juara dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Liga Indonesia
League Cup Mulai 3 November 2026, I.League Umumkan Kalender Kompetisi 2026-2027 Terbaru
Penantian panjang pecinta sepak bola tanah air soal kompetisi League Cup akhirnya terjawab. Turnamen tersebut akan bergulir 3 November 2026.
BolaSkor - Sabtu, 18 Juli 2026
League Cup Mulai 3 November 2026, I.League Umumkan Kalender Kompetisi 2026-2027 Terbaru
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Argentina datang ke final Piala Dunia 2026 bukan hanya dengan status juara bertahan, tetapi juga membawa statistik yang membuat lawan harus selalu waspada hingga peluit akhir berbunyi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Piala Dunia
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Presiden Argentina Javier Milei dipastikan tidak akan hadir langsung menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol yang berlangsung pada Senin (20/7) dini hari WIB.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Kroasia menandai debut mereka di Piala Dunia dengan merebut peringkat ketiga.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Jelang laga final Piala Dunia 2026 di New York, penyelenggara dihadapkan pada ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan di Kanada.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Ragam
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
Berikut lima pertandingan perebutan tempat ketiga paling seru yang pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Piala Dunia
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Nimbus, si kucing peramal Piala Dunia 2026, memprediksi Prancis akan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga. Simak hasil ramalan, akurasi Nimbus, dan prediksi Superkomputer Opta.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Head to head Prancis vs Inggris jelang perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menunjukkan keunggulan Les Bleus. Simak rekor pertemuan, hasil enam laga terakhir, dan statistik kedua tim sebelum duel di Miami.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Bagikan