Liga Champions dan Pertaruhan Nasib Masa Depan Zidane di Madrid

Benarkah nasib masa depan Zinedine Zidane di Real Madrid ditentukan dengan hasil di Liga Champions?
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 01 Mei 2018
Liga Champions dan Pertaruhan Nasib Masa Depan Zidane di Madrid
Zinedine Zidane tidak memikirkan masa depannya di Real Madrid (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dalam kurun waktu dua tahun, Zizou alias Zinedine Zidane sukses mempersembahkan delapan trofi untuk Real Madrid. Kesuksesannya itu mempertegas, bahwa Zidane tidak hanya sukses ketika masih aktif bermain, melainkan juga saat menekuni karier kepelatihan.

Tidak ada yang menyangka sebelumnya, Zidane bisa langsung memberikan dua titel Liga Champions, satu La Liga, dan dua Piala Dunia Antarklub. Pasalnya kala ditunjuk melatih Madrid, menggantikan Rafael Benitez yang dipecat petinggi klub, Zidane minim pengalaman. Karier kepelatihannya baru sekedar sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti dan pelatih Real Madrid Castilla.

Akan tetapi, karena sosoknya yang karismatik, Zidane disegani di ruang ganti Madrid yang dihuni pemain dengan ego besar - seperti Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos. Baru dua musim melatih, Zidane langsung memecahkan rekor sebagai pelatih yang mengantarkan El Real meraih dua titel Liga Champions beruntun. Madrid jadi tim pertama yang melakukannya di era modern.

Namun, realita sepak bola modern seringkali kejam bagi pelatih atau manajer klub. Kesuksesan dari segi trofi merupakan tolok ukur utama dalam menentukan kelangsungan karier mereka di satu klub. Zidane pun tidak lepas dari tekanan itu.

Musim ini, pasca menjuarai La Liga dan Liga Champions musim lalu, Madrid hanya berpotensi mempertahankan titel Liga Champions. Mereka kalah telak dari Barcelona yang sukses meraih trofi Copa del Rey dan La Liga. Itulah mengapa, belakangan ini masa depan Zidane di Madrid tengah menjadi buah bibir.

Bisa dikatakan, hasil di Liga Champions musim ini menentukan nasib Zidane di Madrid. Gagal meraihnya, bukan tidak mungkin Zidane kehilangan pekerjaannya di akhir musim nanti. Lantas, apa pendapat Zidane mengenai hal tersebut?

"Memenangi Liga Champions merupakan hal yang independen (lain cerita): saya ingin terus melatih klub ini. Tapi, apa yang menjadi perhatian sekarang adalah hal yang kami lakukan saat ini, bagaimana cara kami bermain nanti melawan Bayern (Munchen). Sisanya, kami tidak bisa berspekulasi tentangnya," tutur Zidane di Marca, Selasa (1/5).

"Saya tidak tahu jika saya bisa berkata saya menjadi pelatih yang lebih baik atau buruk (dibanding dua tahun lalu). Ya, saya punya pengalaman lebih. Ada banyak pelatih yang lebih baik dari saya, tapi, saya telah memiliki kesempatan untuk hidup dalam skuat Real Madrid saat ini dan melakukan hal-hal yang telah kami lakukan," paparnya.

Zidane tahu hal yang harus dilakukannya saat ini, ketimbang membahas rumor masa depannya di Bernabeu. Tugas terdekatnya saat ini adalah menyingkirkan Bayern di semifinal Liga Champions. Madrid memiliki keunggulan agresivitas gol tandang 2-1 dari leg pertama. Leg kedua berlangsung Rabu, 2 Mei 2018 pukul 01.45 dini hari WIB.

Breaking News Real Madrid Bayern munchen Zinedine Zidane

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Spanyol
Kelak, William Saliba Akan Memperkuat Real Madrid
Legenda Prancis Marcel Desailly meyakini William Saliba suatu saat akan bergabung dengan Real Madrid usai tampil impresif bersama Arsenal.
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Kelak, William Saliba Akan Memperkuat Real Madrid
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Bagikan