Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Liga 2: Alasan Sebenarnya Vladimir Vujovic Mundur dari Kursi Pelatih PSIM Jogja

Cacian kasar menjadi salah satu yang menguatkan Vladimir Vujovic untuk pergi dari PSIM.
Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 14 Juli 2019
Liga 2: Alasan Sebenarnya Vladimir Vujovic Mundur dari Kursi Pelatih PSIM Jogja
Vladimir Vujovic. (BolaSkor.com/Prima Pribadi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan pemain Persib Bandung, Vladimir Vujovic mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa memilih mundur dari kursi pelatih PSIM Jogja meski baru menangani tim dalam tiga pertandingan Liga 2.

Ia tidak menjabat sebagai pelatih PSIM usai pertandingan melawan PSBS Biak, Minggu (14/7) sore. Laga itu akan menjadi akhir tugas Vladimir Vujovic sebagain pelatih Laskar Mataram. Pernyataan mundur sudah disampaikannya beberapa hari lalu lewat unggahan di media sosial klub.

Meraih hasil yang tidak maksimal di awal musim ditengarai sebagai alasan dirinya meletakkan jabatan. Namun ternyata ada banyak faktor dibalik keputusannya tersebut.

Pria Montenegro ini merasa begitu kecewa dengan apa yang dilakukan para pemainnya saat kalah dari Persik Kediri beberapa waktu lalu. Vlado saat itu menginstruksikan timnya untuk bermain bola pendek dan dengan skema yang telah diterapkannya dalam latihan.

Baca Juga:

Hasil Lengkap Pekan Kelima Wilayah Barat, Persita Tendang Sriwijaya FC dari Puncak

PSBS Biak Berambisi Coreng Perpisahan Vladimir Vujovic dengan PSIM Jogja

"Sejak masih bermain, saya tidak suka dengan permainan long pass seperti saat kami melawan Persik, dan saya tidak pernah instruksikan itu pada pemain. Melawan Persik kemarin jadi pertandingan paling buruk dan memalukan sepanjang karier saya sebagai pemain dan pelatih," ungkapnya.

Kekalahan melawan Persik menurut Vlado bukan penyebab utama memilih untuk mengundurkan diri dari tim. Tapi desakan dari suporter menjadi alasan utamanya sebelum memilih mengakhiri kerja dengan PSIM.

"Saya keluar karena sebagian besar suporter meminta itu, saya respect dengan suara mereka demi tim," ujarnya.

"Saya pikir suporter harus menghargai juga, karena kita bermain untuk mereka. Banyak suara tak pantas yang diarahkan ke saya setelah laga itu."

"Saya tidak bisa menerima ketika dibilang anjing, bodoh, stupid atau go home dan sejenisnya itu. Tidak ada pelatih atau pemain manapun yang layak mendapat cacian dan kata-kata kotor dari suporter. Ada keluarga dan anak-anak saya yang membaca itu semua dan saya tidak bisa," imbuh Vlado.

Setelah tidak lagi menangani PSIM, ia mengaku belum memikirkan masa depan secara detail. Namun yang sudah pasti dirinya akan mengejar dua lisensi kepelatihan yakni A AFC dan A UEFA dalam waktu dekat.

“Saya belum pikirkan secara detail setelah ini, tapi mungkin mau ambil A Asia dan ke Eropa nanti bulan Desember,” tutupnya. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)

Liga 2 PSIM Jogja Vladimir Vujovic Breaking News

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan