Liga 1

Liga 1 Tak Masalah Menjadi 20 Tim

Liga 1 musim depan menjadi 20 tim?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 08 Januari 2024
Liga 1 Tak Masalah Menjadi 20 Tim
Ilustrasi BRI Liga 1 2023/2024. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liga 1 2023/2024 saat ini sedang memasuki masa jeda. Tapi di sela-sela jeda tersebut, muncul isu bahwa Liga 1 musim depan bakal dihuni 20 tim.

Seperti diketahui, Liga 1 2023/2024 diikuti 18 tim. Nantinya, tiga tim terbawah bakal terdegradasi ke Liga 2 2024-2025, sedangkan tiga tim teratas dari Liga 2 musim ini akan promosi ke Liga 1 musim depan.

Yang menarik jika wacana Liga 1 20 tim pada musim depan ini disepakati adalah, hanya satu tim Liga 1 yang terdegradasi dan jatah promosi dari Liga 2 tetap sama 3 tim.

Kabarnya, wacana Liga 1 dihuni 20 tim lantaran berkaca dari liga-liga top Eropa. 20 tim juga akan membuat kompetisi semakin kompetitif.

Baca Juga:

Persib Bandung Rilis Jersey Berlogo 105, Harganya Capai Rp1 Juta

Target Tinggi Dimitrios Kolovos pada 2024

Pengamat Sepak Bola Indonesia, Kesit Budi Handoyo, menilai tak masalah Liga 1 dihuni 20 tim, dari 18 tim saat ini. Menurutnya, yang harus diperhatikan adalah peningkatan kualitas kompetisi.

"Tidak masalah jumlah peserta di Liga 1, mau 18 atau 20. Yang paling penting adalah kualitas kompetisi harus terus ditingkatkan setiap musimnya. Kan kita mengejar ranking kompetisi AFC, supaya bisa masuk ke papan atas," kata Kesit.

Kesit mengakui, perubahan regulasi Liga 1 bisa ditentukan kalangan Exco (Komite Eksekutif) PSSI, jika ingin mengubah tim peserta langsung pada musim depan. Namun, ia menegaskan semua itu harus dibawa dan lewat persetujuan Kongres PSSI.

"Tapi lebih bagusnya konsisten apa yang sudah disepakati di awal. Di awal kan PSSI sudah bertemu dengan para klub Liga 1 dan Liga 2 (Sarasehan), jadi itu dijalankan dulu. Mungkin untuk next season boleh dilakukan penambahan tim peserta di Liga 1, tapi harus kesepakatan Exco dan persetujuan kongres. Jangan sampai apa yang sudah disepakati dicederai," jelas Kesit.

"Misalnya boleh silakan dari Liga 2 nantinya yang promosi ditambah dari 3 menjadi 5. Atau mekanisme lainnya, supaya Liga 1 jumlahnya menjadi 20 tim. Namun, tetap harus kesepakatan Exco dan persetujuan kongres," dia menegaskan.

Ilustrasi Liga 1. (LIB)



Hal senada juga diungkapkan pengamat sepak bola nasional, Yusuf Kurniawan. Ia menilai jangan sampai wacana 20 tim justru mencederai sepak bola Indonesia.

“Kalau sekarang ujug-ujug muncul wacana 20 tim, akan mengundang spekulasi negatif: Ada tim yang mau diselamatkan,” jelas pria yang akrab disapa Bung Yuke tersebut.

Bung Yuke justru menilai, idealnya kompetisi dibuat menjadi 3 wilayah dengan setiap wilayah masing-masing dihuni 12 tim. Artinya, ada 36 tim yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Idealnya dengan demografi Indonesia yang luas, dibagi ke dalam 3 wilayah, barat, tengah, timur seperti ISL 2007. Biaya akomodasi dan traveling akan jauh lebih efisien. Lalu supaya lebih merata, dan daerah-daerah (klub) terluar punya kesempatan naik panggung ke kasta tertinggi,” ujar Bung Yuke.

“Kalau 3 wilayah, ya bisa 12 besar dulu atau langsung 8 besar, itu soal teknis saja. Kalau cuma mekar jadi 20 tim, menurut saya ya enggak perlu dibagi format 2 wilayah, langsung saja klasemen tunggal home and away, tanpa final four lagi (seperti sekarang),” tambahnya.

Masih menurut Bung Yuke, agar format tiga wilayah kompetisi dapat dijalankan dengan bagus, stadion-stadion yang belum standar untuk menggelar Liga 1, dapat diperbaiki dengan mengacu Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 3 Tahun 2019 soal Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional.

"Harus diupgrade dari sekarang, fasilitasnya. Di Liga Premiere Inggris, misalnya, banyak stadion kecil-kecil tapi tetap bisa dilaksanakan, yang penting management security-nya baik," jelas Bung Yuke.

"Lewat Inpres, seharusnya ini sudah jalan dari beberapa tahun lalu ya, tapi masalahnya memang tidak diseriusi, jadi cuma macan kertas. Artinya tetap harus ada political will dari pemerintah untuk pembangunan infrastruktur itu."

"Kita punya banyak stadion di daerah-daerah tingkat 1 bahkan tingkat 2 yang kurang terurus, karena tidak ada kegiatan nasional yang rutin diadakan. Jika Liga 1 format 3 wilayah dijalankan, niscaya stadion-stadion itu dapat direvitalisasi dengan cepat. Pemerintah-pemerintah di daerah pasti akan terdorong untuk melengkapi kekurangan infrastruktur di tempatnya, karena sepakbola bisa jadi barometer prestasi Pemda setempat juga," tutupnya.

Sementara itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, menjawab dengan diplomatis ketika dikonfirmasi terkait adanya wacana Liga 1 musim depan dihuni 20 tim, yakni hanya satu tim Liga 1 yang terdegradasi dan jatah promosi dari Liga 2 tetap sama 3 tim.

“Kalau ada perubahan harus lewat kongres. Lalu juga harus ada usulan dari anggota, jadi masuk ke pembahasan kongres,” kata Ahmad Riyadh.

Liga 1 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Celta Vigo vs Juventus: Memori Kelam Bianconeri
Prediksi Celta Vigo vs Juventus di Liga Europa 2026/2027. Simak head-to-head, susunan pemain, prediksi skor, dan link streaming live di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Celta Vigo vs Juventus: Memori Kelam Bianconeri
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming RB Salzburg vs AC Milan: Menguji Mental Eropa Rossoneri
Prediksi Salzburg vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027! Rossoneri mengincar kebangkitan usai kalah dari Benfica. Simak prediksi skor, head-to-head, susunan pemain, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming RB Salzburg vs AC Milan: Menguji Mental Eropa Rossoneri
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru: Real Madrid di Papan Tengah, Liverpool Tembus Lima Besar
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai matchday 2! PSG bersinar, Liverpool merangsek ke lima besar, dan Real Madrid jadi sorotan usai comeback dramatis.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Real Madrid di Papan Tengah, Liverpool Tembus Lima Besar
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Real Madrid Remontada, PSG Tekuk Manchester City
Hasil Liga Champions terbaru! Real Madrid comeback dramatis 4-3 atas AS Roma, sedangkan PSG membungkam Manchester City 4-2 di Etihad Stadium.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Real Madrid Remontada, PSG Tekuk Manchester City
Lainnya
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Klasemen
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menang 1-0 atas The Cong Viettel.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Bagikan