Liga 1 Berhenti, Kapten Persib Bandung Seakan Rasakan Deja Vu

Supardi mengenang kompetisi 2015, yakni ISL yang kala itu bernama QNB League.
Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 04 April 2020
Liga 1 Berhenti, Kapten Persib Bandung Seakan Rasakan Deja Vu
Supardi Nasir. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir merasakan deja vu dengan situasi persepakbolaan yang terjadi saat ini. Pemilik nomor punggung 20 ini merasa seperti pada musim 2015 silam.

Kala itu, kompetisi Indonesia Super League (ISL) bertitel QNB League erhenti di tengah jalan akibat pembekuan PSSI oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Alhasil, FIFA pun memberikan sanksi yang membuat PSSI tidak bisa melangsungkan kompetisi termasuk laga-laga internasional, baik timnas maupun klub di Piala AFC.

Saat ini, kompetisi Indonesia juga berhenti di tengah jalan, terhitung pada 16 Maret 2020. Alasannya karena penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia semakin hari semakin meluas. Namun kompetisi masih memiliki peluang tetap dilanjutkan.

"Ya, ini situasi yang hampir sama dengan sebelumnya. Berat bagi kami sebagai pemain ketika menghadapi situasi seperti ini," ungkap Supardi saat dihubungi, Sabtu (4/4).

Baca Juga:

Ketua Viking Tanggapi Denda yang Dijatuhkan Komdis PSSI ke Persib Bandung

Gelandang Persib Dedi Kusnandar Rasakan Perbedaan Latihan Secara Daring

Meski demikian, Supardi merasa harus patuh dengan ketetapan PSSI termasuk juga pemerintah. Sebab penghentian kompetisi bertujuan untuk memutus penyebaran virus corona.

"Pertimbangannya untuk kemaslahatan kebaikan orang banyak, kebaikan semua juga karena virus ini sangat serius untuk diperhatikan."

"Saya sebagai pelaku sepak bola di lapangan tentunya pasti agak sedikit sulit ketika harus berhadapan dengan situasi seperti ini," tuturnya.

Supardi pun berharap agar bencana virus ini segera berakhir. Sehingga tak hanya kompetisi yang bisa kembali digulirkan, namun seluruh masyarakat bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya.

"Saya selalu berpikir positif di balik semua cobaan seperti ini. Insya Allah ada hikmah. Saya selalu berdoa untuk kita semua, mudah-mudahan wabah ini cepat Allah angkat, hilangkan dan kehidupan kembali normal dan Liga secepatnya kembali bergulir," harapnya.

Sejauh ini, Supardi mengaku masih berusaha menjaga kebugarannya. Apalagi jajaran pelatih sudah memberikan program latihan yang harus dilakukan setiap harinya.

"Tapi saya tidak terlalu memaksakan latihan secara sempurna. Saya melakukannya dengan santai tapi serius. Saya tidak bisa memaksakan dalam situasi seperti ini, kompetisi kan belum tahu kapan."

"Tetapi saya mengikuti apa yang diarahkan dari tim pelatih untuk melakukan dan menjaga kebugaran," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Liga 1 Supardi Supardi Nasir Persib Bandung Breaking News

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Soroti Fasilitas, Thom Haye juga Ungkap Tugas Utama Pemain Persib Saat Ini
Persib menghadapi empat kompetisi musim ini. Thom Haye mengungkap sulitnya menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Soroti Fasilitas, Thom Haye juga Ungkap Tugas Utama Pemain Persib Saat Ini
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Bagikan