Legenda Piala AFF: Safee Sali, Mimpi Buruk Indonesia dari Malaysia

Safee Sali pernah menghadirkan mimpi buruk bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2010.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 02 Desember 2021
Legenda Piala AFF: Safee Sali, Mimpi Buruk Indonesia dari Malaysia
Safee Sali. (AFF)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Safee Sali menjadi nama yang selalu diingat publik sepak bola Malaysia dan Indonesia. Maklum saja, pria kelahiran 29 Januari 1984 itu pernah menghadirkan mimpi buruk bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2010.

Ia membawa Malaysia menjadi juara Piala AFF untuk pertama kalinya. Spesialnya gelar tersebut diraih usai mengalahkan Timnas Indonesia di laga final. Padahal ketika itu, Skuat Garuda tampil superior dengan sapu bersih kemenangan sampai babak semifinal.

Baca Juga:

Legenda Piala AFF: Le Cong Vinh, 'The Golden Boy' Vietnam

Legenda Piala AFF: Noh Alam Shah, Top Skorer Milik Singapura

Perjalanan Safee Sali di Piala AFF

Safee Sali menunjukkan ketajaman di klub-klub awal kariernya. Ia sempat membela timnas Malaysia U-23 untuk Kualifikasi Olimpiade Athena 2004 dan pra SEA Games 2005. Namun penampilannya kurang mengigit.

Safee Sali kemudian mendapat kepercayaan dari pelatih B. Sathianathan untuk membela Malaysia di ajang Pestabola Merdeka 2007. Safee Sali menjadi pencetak gol terbanyak dengan empat gol sebelum masuk skuat Piala Asia 2007. Safee Sali kemudian dipilih untuk mengisi tim di SEA Games 2007.

Ia terus menunjukkan perkembangannya kala membela Malaysia pada tahun 2008. Ia memborong tiga gol saat Malaysia melawan Irlandia (1-3), Irak (0-1), dan Nigeria (1-1) di Piala Interkontinental Malaysia.

Safee Sali tampil di Piala AFF pertamanya pada edisi 2018. Namun pada edisi pertamanya, ia hanya mencetak satu gol melawan Laos di babak penyisihan grup. Malaysia pun tersingkir setelah finis di tempat ketiga.

Mimpi Buruk bagi Timnas Indonesia

Safee Sali
Safee Sali. (AFF)

Safee Sali menunjukkan tajinya di Piala AFF 2010. Walaupun harus kalah 1-5 dari Timnas Indonesia pada laga pertama, Safee Sali dapat membawa Malaysia bangkit dan lolos ke semifinal.

Di semifinal, ketajaman Safee Sali terlihat. Ia memborong dua gol kemenangan Malaysia 2-0 atas Vietnam di leg pertama. Selanjutnya, Safee Sali membawa Malaysia menahan Vietnam 0-0 di leg kedua. Harimau Malaysia melaju ke laga final.

Safee Sali kian tajam dengan mencetak dua dari tiga gol kemenangan Malaysia atas Timnas Indonesia, pada leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Kemudian, pemain kelahiran Selangor itu kembali mencetak gol saat Malaysia kalah 1-2 dari Skuat Garuda , pada leg kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Safee Sali berhasil membawa Malaysia juara Piala AFF untuk pertama kalinya. Ia pun mendapat predikat gelar top skorer.

The Million Boy

Safee Sali
Safee Sali. (Istimewa)

Safee Sali kemudian diambil Pelita Jaya setelah kegemilangannya di Piala AFF. Kabarnya, Safee Sali mendapat gaji luar biasa dari Pelita Jaya, sehingga dijuluki The Million Boy. Padahal saat itu, Safee Sali diincar beberapa klub besar Indonesia, seperti Persib Bandung.

Di Piala AFF 2012, Safee Sali tidak dapat membawa Malaysia juara di kandang sendiri. Malaysia terhenti di semifinal setelah kalah agregat 1-3 dari Thailand.

Pada Piala AFF 2014 dan 2016, Safee Sali juga tak bisa membuat Malaysia menjadi juara. Ia sempat menyatakan keinginan pensiun pada 2016, namun setahun berikutnya membuka peluang kembali memperkuat timnas Malaysia. Kini, ia sudah benar-benar tidak dipanggil lagi ke timnas Malaysia.

Safee sali Timnas Indonesia Malaysia Timnas malaysia Piala aff Piala AFF 2020 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp40 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp40 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp40 Juta Usai Kalahkan Persib
Timnas
Timnas Indonesia Hadapi Negara Timur Tengah di FIFA Matchday November
Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga tandang ke Timur Tengah pada FIFA Matchday November. Yordania jadi salah satu calon lawan.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Timnas Indonesia Hadapi Negara Timur Tengah di FIFA Matchday November
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Java United yang diperkuat Gustavo Almeida, David da Silva, serta Yakob dan Yance Sayuri jelang menghadapi Persija.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Liga Indonesia
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Shayne Pattynama membantah rumor pindah dari Persija Jakarta ke Arema FC. Bek Timnas Indonesia itu menyebut kabar tersebut hoaks dan berharap segera pulih dari cedera punggung.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Tak Terganggu Perpindahan Venue ke Bali
Persija Jakarta tetap menjalani persiapan normal jelang menghadapi Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, meski laga dipindah dari Jakarta.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Tak Terganggu Perpindahan Venue ke Bali
Liga Indonesia
Persija Bisa Turunkan Skuad Lebih Baik saat Lawan Java United
Shin Tae-yong menyebut Persija Jakarta bisa tampil dengan skuad lebih baik saat menghadapi Java United setelah Witan Sulaeman pulih dari cedera.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Bisa Turunkan Skuad Lebih Baik saat Lawan Java United
Liga Indonesia
Denilson Junior Terharu Bawa Dewa United ke Puncak Klasemen Berkat Dua Golnya
Denilson Junior mencetak dua gol di masa injury time untuk membawa Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC sekaligus memuncaki klasemen Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Denilson Junior Terharu Bawa Dewa United ke Puncak Klasemen Berkat Dua Golnya
Bagikan