Layaknya Cokelat, Marquez Ketagihan Meraih Kemenangan

Marc Marquez ingin terus meraih kemenangan di paruh kedua MotoGP 2021.
Andhika PutraAndhika Putra - Minggu, 18 Juli 2021
Layaknya Cokelat, Marquez Ketagihan Meraih Kemenangan
Marc Marquez (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Keberhasilan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, meraih kemenangan pada MotoGP Jerman, membuatnya optimistis menatap paruh kedua musim ini. Marquez bahkan bertekad tidak ingin kembali terpuruk pada seri-seri selanjutnya.

Paruh pertama MotoGP 2021 kali ini menjadi catatan buruk bagi pembalap asal Spanyol ini. The Baby Alien tidak mampu meraih keberhasilan pada seri-seri yang dilakoninya.

Namun dari keterpurukan tersebut, Marquez tampaknya dapat menemukan secercah semangat yang membuatnya kembali bangkit. Harapan ini bukan lain adalah saat kemenangan ajaibnya di Sirkuit Sanchsenring, Jerman.

Marquez bahkan melihat kemenangan yang diraihnya pada saat itu seolah menutupi semua kegagalan yang didapatkannya. Kemenangan Sanchsenring menjadi obat mujarab bagi Marquez untuk mendapatkan semangatnya kembali.

“Reaksi saya bersama tim setelah keberhasilan di Sanchsenring memberikan indikasi betapa pentingnya kemenangan ini. Ini merupakan perasaan yang sungguh bagus. Memang bukan kemenangan paling penting sepanjang karir saya, tetapi paling signifikan di saat periode tersulit dalam karier saya,” ucap Marc Marquez dilansir dari tuttotomotriweb.it.

Baca Juga:

Petronas Yamaha Tidak Ingin Buru-buru Cari Pembalap

Bos Petronas Yamaha SRT Beberkan Kondisi Terkini Morbidelli

“Saya tiba di Sanchsenring dengan posisi awal yang buruk, baik itu secara fisik maupun mental. Bayangkan tiga kali kecelakaan artinya saya tidak dapat bertarung untuk podium. Lalu tiba-tiba Boom!! Saya bisa memimpin balapan dan mengakhirinya dengan kemenangan,” jelasnya.

Perasaan mendebarkan ini lantas membuat Marquez merasa ketagihan. Bahkan dia menyamakan perasaan yang dialaminya layaknya makan coklat. Marquez ingin kembali merasakan sensasi ini saat mengarungi paruh kedua nanti.

“Jika kamu tidak pernah memenangi balapan, itu seperti kamu tidak pernah makan cokelat. Kamu mungkin berpikir ini bagus, tetapi ketika kamu tahu rasanya seperti apa, maka kamu akan menginginkannya kembali. Sama halnya dengan kemenangan. Jika kamu tahu bagaimana rasanya meraih kemenangan maka kamu ingin mencoba pengalaman saat merasakannya lagi dan lagi. Kemenangan itu seperti candu,” tutur Marquez.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Marc marquez

Berita Terkait

MotoGP
MotoGP Indonesia Pecahkan Rekor Penonton, Menpora Erick: Perpanjangan Kontrak Tunggu Keputusan Presiden
MotoGP Mandalika 2026 cetak rekor 157 ribu penonton dan dongkrak ekonomi daerah. Menpora Erick sebut perpanjangan kontrak tunggu arahan Presiden.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
MotoGP Indonesia Pecahkan Rekor Penonton, Menpora Erick: Perpanjangan Kontrak Tunggu Keputusan Presiden
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
MotoGP
Marco Bezzecchi Terima Trofi MotoGP Indonesia dari Menpora Erick, Media Italia Beri Sorotan
Marco Bezzecchi juara MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika. Momen penyerahan trofi oleh Menpora Erick Thohir turut disorot media Italia, Sky Sport.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Marco Bezzecchi Terima Trofi MotoGP Indonesia dari Menpora Erick, Media Italia Beri Sorotan
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Torino vs Udinese, Kebagian Jatah Live di ANTV?
Torino vs Udinese tersaji pada pekan keenam Serie A 2026/2027. Cek jadwal kick-off, prediksi susunan pemain, head to head, dan link streaming Vidio di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Torino vs Udinese, Kebagian Jatah Live di ANTV?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Levante vs Sevilla, Live di Sini!
Levante vs Sevilla tersaji Selasa dini hari WIB di LaLiga 2026/2027! Simak link streaming Vidio, jadwal kick-off, prediksi susunan pemain, dan head to head kedua tim. Mampukah Sevilla bangkit?
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Levante vs Sevilla, Live di Sini!
Liga Indonesia
Kakang Butut Menggema di Stadion, Igor Tolic: Suporter Salah Sasaran
Persib ditahan Dewa United 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat. Teriakan 'Kakang Butut' terdengar dari tribun, Igor Tolic langsung pasang badan membela Kakang Rudianto!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kakang Butut Menggema di Stadion, Igor Tolic: Suporter Salah Sasaran
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Coventry City vs Newcastle United, Live di Sini!
Coventry City vs Newcastle United berlangsung Selasa dini hari WIB! Simak link streaming Vidio, jadwal kick-off, prediksi susunan pemain, dan head to head kedua tim di Premier League 2026/2027.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Coventry City vs Newcastle United, Live di Sini!
Liga Indonesia
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Rombongan EPA Persib diserang di Rest Area Batang KM 360. Bus rusak, koper dijarah, dan Media Officer Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik. Polisi turun tangan!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Bagikan