LaLiga 2020-2021 Sengit, Mascherano Terkenang Masa Lalu
BolaSkor.com - Perburuan gelar juara LaLiga 2020-2021 masih berlangsung sengit. Kondisi ini membangkitkan memori Javier Mascherano terkait dua momen krusial di masa lalu.
LaLiga menjadi liga elite Eropa dengan persaingan terketat musim ini. Hingga empat pekan tersisa, belum ada tim yang mampu mengunci gelar juara.
Empat tim yaitu Atletico Madrid, Real Madrid, Barcelona, dan Sevilla masih memiliki peluang untuk mengangkat trofi. Jarak antara setiap tim sangat dekat.
Baca Juga:
Waktu Panjang Pemulihan Cedera Ansu Fati
LaLiga Lakukan Penyelidikan Terkait Pesta di Rumah Lionel Messi
Pemain Barcelona Sambangi Rumah Lionel Messi, Antara Pesta Kemenangan atau Perpisahan
Atletico kini memang memiliki peluang yang lebih besar ketimbang tiga pesaingnya. Los Rojiblancos kini memimpin klasemen dengan raihan 76 poin atau unggul dua poin dari Madrid dan Barcelona serta enam poin dari Sevilla.
Namun Atletico bisa kehilangan posisi tersebut pada akhir pekan nanti. Itu karena tim asuhan Diego Simeone dijadwalkan bertandang ke markas Barcelona pada Sabtu (8/5).
Kondisi ini dianggap Mascherano sangat mirip dengan yang terjadi pada musim 2015-2016. Saat itu, Barcelona, Madrid, dan Atletico juga bersaing sengit dengan empat laga tersisa.
Barcelona dan Atletico memuncaki klasemen dengan 79 poin. Sementara Madrid tepat berada di bawahnya dengan tertinggal satu poin saja.
Padahal, Barcelona sempat unggul jauh saat kompetisi memasuki separuh jalan. Hal serupa juga sempat dirasakan Atletico pada musim ini.
"Semuanya sangat ketat sampai akhir dimana kami harus memenangkan 5 pertandingan terakhir. Pada satu titik kami memang memiliki keunggulan yang sangat besar, lalu berkurang banyak dan Madrid dan Atlético berhasil mendekat," kata Mascherano dalam jumpa pers yang diselenggarakan LaLiga.
"Ini sangat mengingatkan saya meski kali ini perannya di balik. Namun saya berharap Barcelona melakukannya lagi dengan baik."
Lima tahun silam, Barcelona memang mampu kembali bangkit meski sempat terkejar. Lionel Messi dan kawan-kawan mengunci gelar juara pada pekan terakhir setelah Atletico terpeleset.
Memori Buruk 2013-2014
Mascherano menyadari pentingnya duel Barcelona kontra Atletico pada akhir pekan nanti. Namun ia juga teringat dengan sebuah kenangan buruk di akhir musim 2013-2014.
Saat itu, Barcelona juga menjamu Atletico di pekan terakhir. Blaugrana butuh kemenangan untuk meraih gelar juara.
Namun target tersebut gagal diwujudkan Barcelona karena hanya mampu bermain imbang 1-1. Mascherano dan kawan-kawan harus rela melihat sang lawan berpesta di kandang mereka.
"Bagi kami itu adalah kekecewaan besar. Kami unggul, tetapi kenyataannya kami tidak dalam momen terbaik kami dan di babak kedua Atlético mengikat kami dan mereka pantas merebut gelar," pungkasnya.
6.514
Berita Terkait
Marc Guehi Tidak Sabar Main Bareng Phil Foden dan John Stones di Manchester City
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Arsenal: Misi The Gunners Kunci Tiket 16 Besar
Resmi Gabung Manchester City, Marc Guehi Senang Berada di Klub Terbaik Inggris
Jadwal Lengkap Liga Champions, Arsenal dan Bayern Munchen Bisa Amankan Tiket ke 16 Besar
Indonesia Masters 2026 Siap Bergulir, Atlet Dunia Bakal Ramaikan Istora Senayan
PBSI Targetkan 2 Medali di Indonesia Masters 2026, Atlet Muda Siap Unjuk Gigi
Cristian Gonzales Minta John Herdman Tidak Hanya Fokus ke Piala AFF 2026
Ketemu Bulgaria, Erick Thohir Yakin Mental Timnas Indonesia Akan Terasah
Ada Bulgaria, Ini Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Jonatan Christie Batal Tampil di Indonesia Masters 2026