Kurniawan Kenang 'Comeback' Sensasional Lawan Malaysia di Piala Tiger 2004

Kurniawan Dwi Yulianto merupakan top skorer sepanjang masa Timnas Indonesia di Piala AFF dengan total 13 gol.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Rabu, 01 Desember 2021
Kurniawan Kenang 'Comeback' Sensasional Lawan Malaysia di Piala Tiger 2004
Kurniawan Dwi Yulianto. (Facebook)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Penyerang legendaris Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, tampil di empat edisi Piala AFF (sebelum 2007 bernama Piala Tiger). Kurniawan masuk Skuat Timnas Indonesia di ajang turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut pada 1996, 1998, 2000, dan 2004.

Dari pengalaman itu, Kurniawan memilih satu pertandingan yang paling berkesan. Laga yang dipilih Kurniawan adalah leg kedua semifinal Piala AFF 2004 melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil pada 3 Januari 2005.

Timnas Indonesia datang ke pertandingan tersebut bermodalkan kekalahan 1-2 pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 28 Desember 2004. Satu-satunya gol Timnas Indonesia di laga itu disumbangkan oleh Kurniawan pada menit keenam.

"Waktu itu (leg pertama) Ilham (Jaya Kesuma) kena kartu kuning di pertandingan sebelumnya, jadi saya main dari awal karena di turnamen itu memang saya jadi pelapis," kata Kurniawan kepada BolaSkor.com.

Baca Juga:

Kurniawan Dwi Yulianto, Sakralnya Berseragam Timnas hingga Top Skorer Piala AFF

Legenda Piala AFF: Noh Alam Shah, Top Skorer Milik Singapura

Dengan hasil tersebut, maka Timnas Indonesia harus meraih kemenangan minimal 1-0 di kandang Malaysia untuk melaju ke babak final. Namun, Timnas Indonesia justru tertinggal di babak pertama akibat gol Muhamad Khalis Jamlus pada menit 28.

Skor tersebut memaksa Skuat Garuda harus mencetak minimal 4 gol di babak dua. Dan, keajabiban itu tiba.

Pada babak kedua, pelatih Timnas Indonesia kala itu, Peter Withe, memasukkan Si Kurus, julukan Kurniawan, untuk menggantikan Ismed Sofyan. Masuknya Kurniawan membuat serangan Timnas Indonesia menjadi lebih hidup.

Kurniawan pun langsung membuktikan tajinya dengan mencetak gol pada menit 59. Gol tersebut seakan jadi pelecut semangat bagi rekan-rekannya.

Selepas gol tersebut, para pemain Timnas Indonesia sangat intens dalam melakukan serangan. Tiga gol tambahan akhirnya bersarang ke gawang Malaysia lewat Charis Yulianto (74'), Ilham Jaya Kesuma (77') dan Boaz Solossa (84').

Skor 4-1 cukup untuk meloloskan Kurniawan Dwi Yulianto dkk. ke partai final. Timnas Indonesia unggul agregat 5-3 dari Harimau Malaya.

"Pertandingan itu yang paling berkesan, karena di leg pertama kami kalah 2-1 di Senayan dan saya mencetak gol waktu itu," ujar Kurniawan.

"Saya ingat coach Peter Withe bilang ke saya (sebelum pertandingan). Dia bingung mau pasang saya atau Ilham (untuk leg kedua), karena saya dan Ilham sama-sama bisa mencetak gol. Saya bilang, tidak masalah, saya ikuti apapun keputusan coach."

"Akhirnya coach pasang Ilham (di leg kedua). Saat kami ketinggalan 1-0, di menit 50 sekian, Peter Withe bilang ke saya, Kurniawan, saya mau kamu masuk dan cetak gol. Alhamdulillah, saya bila laksanakan itu dan kami comeback dengan skor 4-1," tutur si Kurus.

Sayangnya di partai final, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura dengan agregat 2-5. Indonesia gagal untuk ketiga kalinya secara beruntun di final setelah di 2000 dan 2002 juga kalah oleh Thailand.

Di Piala AFF 2004, Timnas Indonesia hanya mendapat gelar hiburan lewat sepatu emas (top skorer) yang didapat Ilham Jaya Kesuma dengan 7 gol. Sementara Kurniawan mencetak lima gol.

Timnas Indonesia Timnas malaysia Kurniawan dwi yulianto Piala aff Piala AFF 2020 Breaking News

Rizqi Ariandi

Meniti karier sebagai jurnalis dengan magang di Jawa Pos Koran pada 2016 setelah berkuliah di Insitut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Setelah itu, bergabung dengan Jacatra, lalu Bolalob, dan sejak Oktober 2021 sampai sekarang menulis untuk desk sepak bola nasional BolaSkor.com. Selain Liga Indonesia dan berbagai kegiatan PSSI, penulis juga pernah meliput Asian Games 2018, Piala AFF, SEA Games 2023, Piala Dunia U-17 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia Futsal 2026
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Celta Vigo vs Juventus: Memori Kelam Bianconeri
Prediksi Celta Vigo vs Juventus di Liga Europa 2026/2027. Simak head-to-head, susunan pemain, prediksi skor, dan link streaming live di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Celta Vigo vs Juventus: Memori Kelam Bianconeri
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming RB Salzburg vs AC Milan: Menguji Mental Eropa Rossoneri
Prediksi Salzburg vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027! Rossoneri mengincar kebangkitan usai kalah dari Benfica. Simak prediksi skor, head-to-head, susunan pemain, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming RB Salzburg vs AC Milan: Menguji Mental Eropa Rossoneri
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru: Real Madrid di Papan Tengah, Liverpool Tembus Lima Besar
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai matchday 2! PSG bersinar, Liverpool merangsek ke lima besar, dan Real Madrid jadi sorotan usai comeback dramatis.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Real Madrid di Papan Tengah, Liverpool Tembus Lima Besar
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Real Madrid Remontada, PSG Tekuk Manchester City
Hasil Liga Champions terbaru! Real Madrid comeback dramatis 4-3 atas AS Roma, sedangkan PSG membungkam Manchester City 4-2 di Etihad Stadium.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Real Madrid Remontada, PSG Tekuk Manchester City
Lainnya
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Klasemen
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menang 1-0 atas The Cong Viettel.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Timnas
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Emil Audero bermimpi membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup. Ia juga berharap Indonesia mampu menyaingi tim Eropa.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Bagikan