Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kuda Hitam Itu Bernama Bologna

Kuda hitam bernama Bologna itu sedang berlari kencang.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 21 Desember 2023
Kuda Hitam Itu Bernama Bologna
Bologna (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bologna menjelma sebagai kuda hitam di kompetisi sepak bola Italia musim ini. Selain tampil apik di Serie A, Bologna juga melakukan kejutan di Coppa Italia.

Pada awal musim, tidak banyak yang menjagokan Bologna untuk menembus papan atas Serie A. Pada musim lalu, Bologna hanya menempati posisi kesembilan klasemen akhir.

Namun, siapa sangka kini I Rossoblu menjadi tim yang disegani. Bologna tampil dengan solid di bawah komando Thiago Motta sebagai peramu strategi.

Sejauh ini, Bologna sudah melalui 16 pertandingan di Serie A. Dari catatan itu, Bologna mengoleksi 28 poin dan berada di urutan keempat. Bologna unggul satu angka dari sang juara bertahan, Napoli, yang bercokol satu tangga di bawahnya.

Baca Juga:

Hasil Undian 16 Besar Liga Champions: Madrid dan Man City Ketemu Lawan Gampang, Barcelona Diuji Napoli

Cuci Gudang, Seluruh Pemain Barcelona Masuk Daftar Jual

Hasil Pertandingan: Barcelona Menang, Inter Tersingkir, dan Liverpool Lolos ke Semifinal

Menariknya, Bologna baru dua kali merasakan kekalahan. Jumlah itu dua lebih sedikit dari AC Milan yang duduk pada posisi ketiga. Sementara itu, 14 laga lainnya berakhir dengan 7 menang dan 7 imbang.

Dua kekalahan yang diderita Bologna terbilang luar biasa. Sebab, mereka telah menghadapi sejumlah klub besar, seperti AC Milan, Napoli, AS Roma, Juventus, dan Inter Milan.

Sinar Bologna tidak redup ketika bermain di Coppa Italia. Menantang Inter Milan di San Siro, Bologna unggul dengan skor tipis 1-2. Kemenangan itu diraih dengan membalikkan keadaan. Sang kuda hitam pun menyisihkan sang juara bertahan.

Kredit besar layak diberikan kepada Thiago Motta yang menjadi juru taktik. Ia memaksimalkan tim dengan pemain yang jauh dari kata bintang.

Dengan mengandalkan taktik 4-2-3-1, Bologna tampil solid. Lini pertahanan pun sulit ditembus. Sementara itu, serangan balik cepat menjadi senjata andalan.

"Saya bersyukur bisa merasakan momen ini dan bersyukur atas segala pujian yang datang kepada kami, termasuk tentunya para pemain di lapangan. Alasan kami berada pada momen saat ini adalah melalui banyak kerja keras," tegas Motta menurut laporan Football Italia.

Thiago Motta yang mulai menukangi Bologna pada musim lalu telah melewati 53 pertandingan. Dari kesempatan itu, mantan pemain Paris Saint-Germain itu mencatatkan rata-rata 1,66 poin per pertandingan.

Tidak heran, Motta menjadi satu di antara sedikit pelatih muda yang tampil impresif pada musim ini. Pemain yang membawa Inter meraih treble itu pun mulai dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa.

Bagi Motta, yang paling penting adalah konsistensi. Ia tidak ingin Bologna tergelincir pada sisa musim ini.

"Saya bukanlah pelatih yang mengatakan kami tidak mencapai apa pun. Kami telah mencapai beberapa hal hebat. Namun, pada sisi lainnya kami juga belum genap setengah musim."

Dari sisi materi pemain, Bologna punya satu yang mengilap. Pemain tersebut adalah sang striker, Joshua Zirkzee. Pengalaman di Bayern Munchen, Parma, dan Anderlecht membuat Zirkzee menjadi pemain matang meski baru berusia 22 tahun.

Sejauh musim ini bergulir, Zirkzee telah mencatatkan 18 penampilan. Ia menunjukkan tajinya dengan membukukan 8 gol dan 4 assist.

Selain Zirkzee, Bologna juga masih punya sejumlah pemain gemilang lainnya, seperti Alexis Saelemaekers, Riccardo Orsolini, Lewis Ferguson, Stefan Posch, dan Sam Beukema.

Kini, apa yang diperlukan Bologna sebagai kuda hitam di sepak bola Italia adalah stamina yang panjang. Jika tidak, masih ada banyak kesempatan untuk I Veltri kehabisan bensin di tengah jalan.

Bologna Breaking News Serie a Coppa Italia Thiago motta

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Argentina, Live TVRI Kamis (16/7) Pukul 02.00 WIB
Jadwal siaran langsung Inggris vs Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Simak informasi live TVRI, link streaming resmi, prediksi susunan pemain, serta head to head kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Argentina, Live TVRI Kamis (16/7) Pukul 02.00 WIB
Piala Dunia
Tempat Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Gratis di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Inggris vs Argentina di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026, jadwal kick-off Kamis 16 Juli pukul 02.00 WIB, serta informasi siaran langsung dan hasil pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Tempat Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Gratis di Jakarta
Liga Indonesia
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Luis Milla dipastikan bukan pelatih Dewa United Banten FC untuk Super League 2026/2027. Osmar Loss menjadi kandidat terkuat pengganti Jan Olde Riekerink.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Bagikan