BolaSkor.com - Bek Persija Jakarta, Jordi Amat, berharap timnya bisa kembali memainkan laga kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Menurut Jordi Amat, Persija akan lebih baik jika bermain di SUGBK ketimbang di Jakarta International Stadium (JIS).
Hal ini disebabkan kondisi lapangan di JIS yang belum sempurna sehingga dinilai menghambat permainan Persija.
Pada dua laga kandang terakhir yang dimainkan di JIS, tepatnya ketika menjamu Borneo FC Samarinda dan Dewa United Banten FC, Persija hanya meraih hasil imbang.
Baca Juga:
Jordi Amat Ungkap Suasana Ruang Ganti Persija Usai Ditahan Imbang Dewa United di JIS
Mauricio Souza Tak Gubris Komentar di Medsos, Peluang Persija Juara Masih Ada
Hasil Super League 2025/2026: Sonny Stevens Bantu Dewa United Gagalkan Persija Raih Kemenangan
Lihat postingan ini di Instagram
Karena itu, Jordi Amat berharap di sisa empat laga kandang musim ini Persija bisa bermain di SUGBK.
Terakhir kali Macan Kemayoran bermain di SUGBK ketika menghadapi Arema FC pada 8 Februari 2026. Setelah itu SUGBK tidak bisa dipakai karena disiapkan untuk event FIFA Series 2026 27-31 Maret ini.
Musim ini Persija memainkan 6 laga kandangnya di JIS dengan hasil dua kali menang, empat kali imbang. Di SUGBK, dari 5 laga, Persija menang 4 kali dan kalah sekali.
Dua laga kandang lainnya dimainkan di Stadion Manahan, Solo, dengan hasil sapu bersih kemenangan.
"(Lapangan) sangat buruk. Bola memantul terus-menerus. Kadang melaju cepat, kadang sangat lambat. Bola tidak bergulir lurus. Bisa dilihat sendiri, rasanya seperti sedang memainkan olahraga lain," kata Jordi Amat.
"Jadi saya tidak tahu kenapa kami main di sini. Saya rasa ini merugikan kami. Kami memainkan sepak bola yang bagus, tapi ini bukan alasan. Kami sudah tahu risikonya dan sudah mencoba yang terbaik."
"Saya harap kami bisa bermain di GBK, itu akan lebih baik bagi kami," tuturnya menambahkan.