Krisis Lebih Buruk, Manchester United atau Tottenham Hotspur?

Siapa yang berpeluang keluar dari krisis terlebih dulu, Manchester United atau Tottenham Hotspur?
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 12 Oktober 2019
Krisis Lebih Buruk, Manchester United atau Tottenham Hotspur?
Manchester United vs Tottenham Hotspur (premierleague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada jeda kompetisi, ada dua klub Premier League yang ramai jadi perbincangan; Manchester United dan Tottenham Hotspur. Rentetan hasil buruk yang diraih kedua klub ini menjadi alasannya.

Seiring jalannya waktu, kedua klub seperti semakin kehilangan kendali. Hasil di atas lapangan juga kian memburuk. Baik United atau Spurs pun sontak disebut sedang mengalamai krisis.

Melihat apa yang terjadi, adalah wajar jika Manchester United dan Tottenham dikatakan sedang bermasalah. Akan tetapi siapakah yang masalahnya lebih dalam?

Baca Juga:

Bukan Solskjaer, Penyebab Manchester United Terpuruk adalah Manajemen

Dua Fakta yang Membuktikan Manchester United Sedang Krisis

Janji Ole Gunnar Solskjaer pada Jeda Internasional


Skuat

Jika melihat skuat yang ada musim ini, masalah United terbilang lebih berat ketimbang Spurs. Bahkan tidak sedikit yang mengatakan jika tim United saat ini adalah yang terburuk setelah ditinggal Sir Alex Ferguson.

Musim lalu Man Utd mengakhiri musim dengan skuat lemah. Kemudian kondisi memburuk dengan hengkangnya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez tanpa adanya pengganti setara. Singkat kata, skuat yang ada saat ini masih di bawah standar bagi klub sekaliber United.

Bagaimana dengan Tottenham? Sejatinya dalam hal skuat, saat ini Spurs tidak memiliki masalah. Mereka masih punya pemain mumpuni macam Harry Kane, Dele Alli, Christian Eriksen, Son Heung min, dan Toby Alderweireld.


Transfer Pemain

Sebagai klub, Manchester United memiliki keunggulan dibandingkan dengan yang lain: Popularitas dan uang. United diyakini tidak akan kesulitan mendapatkan pemain di dunia ini meskipun dalam kondisi seperti saat ini.

Kabar terakhir menyebutkan United sudah memiliki rencana untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer berikutnya.

Hal serupa tidak terjadi di Tottenham. Sudah bukan rahasia lagi jika Christian Eriksen ingin meninggalkan klub. Belakangan, dengan kondisi Spurs saat ini, pemain lain dikabarkan sudah resah.

Berbeda dengan United, Spurs akan kesulitan membeli pemain pengganti jika mereka benar-benar ditinggalkan para pilar.


Pemilik Klub

Fans Tottenham boleh saja geram kepada sang pemilik klub David Levy karena pelit mengeluarkan uang belanja pemain, tetapi di sisi lain mereka paham kalau Levy adalah seorang pengusaha yang tahu cara meraih hasil tanpa investasi besar.

Levy memutuskan berhemat dalam belanja pemain. Akan tetapi itu lebih disebabkan karena dia sudah menghabiskan sekitar 1 miliar poundsterling untuk membangun stadion baru. Terbukti awal musim ini Spurs sudah mengeluarkan sekira 102 juta pound untuk mendatangkan pemain baru.

Di kubu United, suporter sudah tidak percaya kepada keluarga Glazer yang memiliki klub dan Ed Woodward sebagai vice-chairman. Klub memang tidak pelit dalam belanja pemain, namun mereka melakukan tanpa perencanaan, semata untuk meredam keresahan fans.

Keputusan transfer dan manajemen menjadi sorotan utama seiring melorotnya prestasi Man United.


Manajer

Krisis yang mendera Tottenham adalah sebuah kejutan bagi kebanyakan orang. Pasalnya mereka melihat Mauricio Pochettino sebagai sosok manajer mumpuni. Pencapaian musim lalu dengan tim tanpa pemain baru dijadikan bukti kepiawaian Pochettino.

Situasi berbeda di Manchester United dengan Ole Gunnar Solskjaer. Jika dibandingkan secara langsung, tentu saja Solskjaer belum bisa disejajarkan dengan Pochettino.

Meski sempat menuai hasil gemilang saat masih menjadi pelatih sementara, Solskjaer bisa dibilang tidak mendatangkan perubahan. Bahkan sebagian besar fans tidak bisa menemukan alasan logis mengapa pelatih yang membawa Cardiff City terdegradasi dipercaya untuk membangkitkan klub sebesar Manchester United.


Paling Berpeluang Keluar dari Krisis

Jikapun harus memilih klub mana yang lebih memungkinkan keluar dari krisis, itu adalah Tottenham Hotspur. Apa dasarnya?

Berbeda dengan Man United, Spurs masih memiliki pemain berkualitas yang menjadi pemimpin. Sosok pemain inilah yang akan membangunkan skuat Spurs dari keterpurukan. Sedangkan United tidak memiliki sosok ini. Dengan kata lain, Man United saat ini seperti kapal yang terombang-ambing di tengah badai tanpa nakhoda.

Premier League Manchester United Tottenham Hotspur

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Bak Gayung Bersambut, Jean-Philippe Mateta Ingin Gabung Manchester United
Jean-Philippe Mateta dikabarkan tertarik gabung Manchester United pada Januari 2027. Simak peluang transfer striker Crystal Palace dan Ismaila Sarr.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Bak Gayung Bersambut, Jean-Philippe Mateta Ingin Gabung Manchester United
Liga Champions
Cesc Fabregas Jawab Isu Latih Manchester United
Cesc Fabregas menepis rumor menjadi pelatih Manchester United pengganti Michael Carrick. Simak pernyataan tegas pelatih Como jelang laga kontra MU.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cesc Fabregas Jawab Isu Latih Manchester United
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Jadwal Liga Champions malam ini, 21-22 Oktober 2026, menghadirkan Como vs Manchester United dan Bayern Munchen vs Arsenal. Cek jam tayang, daftar pertandingan, dan informasi siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Liga Champions
Prediksi Skor Como vs Manchester United Versi Superkomputer: Setan Merah Bukan Unggulan
Superkomputer Opta memprediksi Como lebih berpeluang menang atas Manchester United di Liga Champions 2026/2027. Simak persentase kemenangan, prediksi skor, dan peluang Setan Merah!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Prediksi Skor Como vs Manchester United Versi Superkomputer: Setan Merah Bukan Unggulan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs Manchester United, Live Gratis di SCTV
Como vs Manchester United tayang di mana? Simak jadwal Liga Champions 2026/2027, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan link live streaming Como vs Man United di Vidio!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs Manchester United, Live Gratis di SCTV
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Como vs Manchester United: Pertama Kali Jumpa
Prediksi Como vs Manchester United di Liga Champions 2026/2027. Setan Merah tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Como vs Manchester United: Pertama Kali Jumpa
Inggris
Akhirnya Berbicara, Erik ten Hag Ungkap Friksi dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United
Erik ten Hag buka suara soal konflik dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United, mulai dari masalah latihan hingga tuntutan kerja untuk tim.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Akhirnya Berbicara, Erik ten Hag Ungkap Friksi dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United
Italia
Hadapi Manchester United di Sinigaglia, Impian Jadi Nyata untuk Como
Como menjamu Manchester United di Sinigaglia pada Liga Champions. Cesc Fabregas menyebut kedatangan Setan Merah sebagai mimpi yang jadi nyata.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Hadapi Manchester United di Sinigaglia, Impian Jadi Nyata untuk Como
Inggris
Laga Kandang di Premier League Meresahkan, Liverpool Ingin Kembalikan Magis Anfield
Liverpool belum menang di kandang pada Premier League musim ini. Andoni Iraola ingin mengembalikan magis Anfield saat menjamu Villarreal di Liga Champions.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Laga Kandang di Premier League Meresahkan, Liverpool Ingin Kembalikan Magis Anfield
Indonesia
Road to OGFC Unite 2027, Offside Corp Boyong 2 Legenda Manchester United ke Jakarta
Patrice Evra dan Park Ji-sung hadir di Jakarta pada 23–25 Oktober 2026 dalam Road to OGFC Unite 2027, dengan festival musik dan coaching clinic.
Rizqi Ariandi - Selasa, 20 Oktober 2026
Road to OGFC Unite 2027, Offside Corp Boyong 2 Legenda Manchester United ke Jakarta
Bagikan