Kompetisi Harus Kembali Bergulir, Klub Liga 1 Kritik Keras Rekomendasi Komnas HAM

Komnas HAM merekomendasikan supaya PSSI membekukan seluruh aktivitas sepak bola.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Selasa, 08 November 2022
Kompetisi Harus Kembali Bergulir, Klub Liga 1 Kritik Keras Rekomendasi Komnas HAM
Madura United Vs Persib Bandung. (LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengkritik rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM yang meminta supaya PSSI membekukan seluruh aktivitas sepak bola termasuk kompetisi pasca tragedi kerusuhan yang merenggut 135 korban jiwa di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, 1 Oktober 2022 lalu.

Komnas HAM beralasan rekomendasi itu diberikan supaya PSSI punya waktu leluasa untuk melakukan sertifikasi kepada perangkat pertandingan. Baik itu security officer, panitia pelaksana (panpel) atau pada perangkat pertandingan lainnya.

Namun, pernyataan tersebut justru dinilai tidak tepat. Menurut Achsanul, Komnas HAM seharusnya memberikan masukan yang berkaitan dengan pemenuhan hak suporter atau penonton saat menyaksikan tim kesayangannya.

"Dia (Komnas HAM) tidak melihat dari perspektif bagaimana sepak bola ini bisa bergulir kembali. Dia tidak punya pertimbangan itu sama sekali," kata Achsanul dalam keterangannya.

Baca Juga:

Minta Bekukan Sepak Bola, Komisaris Persib Sebut Komnas HAM Gegabah

PT LIB Sampaikan 3 Opsi Tanggal Lanjutan Liga 1 Musim Ini

Luis Milla Rasakan Berlatih di Stadion Bersejarah Persib

"Komnas HAM mestinya merekomendasikan, misalnya, demi keamanan penonton maka dalam menggelar kompetisi sepak bola harus memperhatikan apakah itu jam tayangnya atau instrumen-instrumen lain. Bukan sepak bolanya."

"Kalau begini bisa dibilang Komnas HAM agak offside lah," tutur pria yang akrab disapa AQ itu.

Kritik terhadap Komnas HAM juga disampaikan oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar. Umuh menilai pernyataan yang dilontarkan Komnas HAM gegabah bahkan berbahaya.

"Itu gegabah ya, bahaya. Ini semua orang pecinta sepak bola Indonesia, makanya hampir 70-80 persen dan ini tempat hiburan masyarakat bawah dan menengah atas juga," ujar Umuh Muchtar, Sabtu (5/11).

Pria berkumis tebal ini mengatakan sepak bola itu bisa mempersatukan bangsa. Bahkan bisa menjadi ajang silaturahmi.

"Kalau sampai dibekukan terus nanti dibekukan terus siapa yang membekukan dari FIFA kan pasti nanya, jangan lah. Kalau dibekukan nanti FIFA turun (kemudian PSSI) di-banned 8 tahun. Mau jadi apa, nangis semua," tuturnya.

Madura united Persib Bandung Liga 1 Breaking News
Ditulis Oleh

Rizqi Ariandi

Menjadi jurnalis sejak 2016. Pernah meliput Asian Games 2018, SEA Games 2023, dan Piala Dunia U-17 2023
Posts

8.329

Berita Terkait

Sosok
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Sebagai salah satu spesialis bola mati terbaik saat ini, pemain timnas Spanyol, Alejandro Grimaldo, mengasah kemampuannya di akademi terkenal Barcelona, La Masia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Piala Dunia
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Bagi Jerman, pertandingan melawan Curacao menjadi kesempatan untuk mengakhiri catatan buruk yang menghantui mereka dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Ragam
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol paling banyak tidak selalu berarti membawa pulang trofi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Brasil hanya bermain imbang 1-1 dengan Maroko pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Sosok
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Ayyoub Bouaddi merupakan kapten Timnas Prancis U-21 sebelum Piala Dunia 2026.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
FIFA memastikan wasit asal Somalia, Omar Artan, tetap akan menerima bayaran penuh untuk Piala Dunia 2026 meski gagal bertugas.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dembele Nilai Kritik terhadap Mbappe Sudah Keterlaluan
Ousmane Dembele memberikan pembelaan kepada kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, yang terus dihujani kritik.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dembele Nilai Kritik terhadap Mbappe Sudah Keterlaluan
Bulu Tangkis
Hasil Australian Open 2026: Alwi Farhan Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up
Alwi Farhan sukses menjuarai Australian Open 2026. Sementara itu, Sabar/Reza dan Ana/Trias bawa pulang medali perak.
BolaSkor - Minggu, 14 Juni 2026
Hasil Australian Open 2026: Alwi Farhan Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up
Prediksi
Prediksi dan Statistik Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna
Prediksi skor, statistik, kabar tim, dan susunan pemain Swedia vs Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026 di Monterrey Stadium.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tony Popovic Beberkan Kunci Kemenangan Australia atas Turki
Pelatih timnas Australia, Tony Popovic, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya setelah meraih kemenangan 2-0 atas Turki dalam laga Grup D Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tony Popovic Beberkan Kunci Kemenangan Australia atas Turki
Bagikan