Kisah Unik Fans FC Basel: Tersesat di San Siro, Kemudian Menetap Satu Dekade di Milan

Johan KristiandiJohan Kristiandi - Rabu, 06 Juli 2022
Kisah Unik Fans FC Basel: Tersesat di San Siro, Kemudian Menetap Satu Dekade di Milan
Rolf Bantle (Schweiz am Sonntag)

BolaSkor.com - Kejadian tak biasa dialami suporter FC Basel, Rolf Bantle. Sang pria tersesat ketika menyaksikan pertandingan di San Siro. Lebih uniknya lagi, Bantle justru memutuskan menetap di Milan selama 10 tahun.

Pensiunan asal Swiss, Rolf Bantle, berkunjung ke Italia untuk menyaksikan pertandingan FC Basel melawan Inter Milan pada laga Liga Champions 2004 di San Siro.

Pada pertandingan yang berakhir untuk kemenangan Inter 4-1 tersebut, Bantle pergi ke toilet San Siro. Namun, ketika keluar, ia bingung karena tidak bisa menemukan teman-temannya hingga duel berakhir.

Menariknya, bukannya mencari cara kembali ke Swiss, Bantle justru memutuskan menetap selama satu dekade di Milan. Ia banyak menghabiskan hari-harinya di jalanan Milan.

Baca Juga:

Calhanoglu Sindir Ibrahimovic dan Sebut Inter Lebih Kuat ketimbang Milan

Hakan Calhanoglu Sah Jadi Judas di Derby della Madonnina

Derby della Madonnina: Menanti Sambutan untuk Hakan Calhanoglu

Berbicara pada media Swiss, Schweiz am Sonntag, pada 2015, Bantley mengatakan dirinya menikmati kebebasan di Milan. Apalagi, ia juga tidak memiliki banyak keluarga di Swiss.

"Saya tiba-tiba keluar di sektor yang berbeda. Saya memiliki sekitar 20 euro di saku dan tidak ada telepon. Jadi, saya pergi ke Milan," kata Bantle.

"Orang-orang memberi saya makanan dan rokok. Seorang siswa menawari saya kantong tidur."

Bantle dilaporkan hilang setelah pertandingan, tetapi tidak memiliki kerabat dekat dan telah tinggal di pusat rehabilitasi karena mabuk berat sebelum perjalanannya ke Italia.

Setelah memutuskan untuk tetap di Milan, Bantle mandi seminggu sekali di kamar kecil umum dan sering mengunjungi perpustakaan setempat.

"Tidak ada lagi alasan untuk saya pulang. Saya menikmati kebebasan di Milan," urai sang petualang.

Bantle akhirnya harus kembali ke Swiss setelah terjatuh dan mengalami patah tulang pada bagian paha. Pekerja rumah sakit di Italia menyadari jika Bantle tidak punya asurasi kesehatan. Kemudian, mereka menghubungi konsulat Swiss untuk mengatur kepulangan.

Pada saat 2015, Batle tinggal di sebuah rumah jompo di Swiss. Ia terlihat puas dengan pilihannya menetap selama 10 tahun di Milan.

"Saya suka di sini. Sepuluh tahun sudah cukup dan di sini saya merasa sangat baik sekarang," papar Bantle.

San Siro Inter Milan Breaking News
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Life is too short, but i will live for you.
Posts

14.450

Bagikan