Kisah Koma Eks Timnas Indonesia Luis Manuel Blanco Melawan Corona, Mimpi Buruk hingga Orang yang Memanggil

Luis Manuel Blanco koma setidaknya selama enam hari.
Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 23 Mei 2020
Kisah Koma Eks Timnas Indonesia Luis Manuel Blanco Melawan Corona, Mimpi Buruk hingga Orang yang Memanggil
Luis Manuel Blanco. (luismanuelblanco.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Luis Manuel Blanco menyampaikan kisah perjuangannya melawan virus corona (COVID-19). Ia sempat koma setidaknya selama enam hari.

Luis Manuel Blanco merupakan sosok yang sempat muncul di sepak bola Indonesia pada 2013. Itu setelah pelatih asal Argentina diumumkan menangani Timnas Indonesia oleh Ketua Umum PSSI saat itu Djohar Arifin Husein pada 7 Februari 2013.

Luis Manuel Blanco ditunjuk guna menggantikan Nil Maizar, saat kondisi PSSI belum kondusif menyusul dualisme kompetisi, klub, hingga federasi: PSSI-KPSI. Penunjukkannya ditolak oleh beberapa anggota Komite Eksekutif PSSI dan Djohar dianggap melakukan manuver sepihak.

Luis Manuel Blanco merasakan pengalaman pahit. Sempat memimpin latihan Timnas, di tengah munculnya dua sumber pemanggilan oleh BTN (Badan Tim Nasional) dan PSSI, pelatih asal Argentina kemudian dilengserkan.

Kepemimpinannya di Timnas sempat menimbulkan polemik, setelah kabar pemecatan 14 pemain karena dianggap indisipliner. Luis Manuel Blanco hanya seumur jagung memimpin skuat Garuda.

Timnas Indonesia kemudian ditangani oleh Rahmad Darmawan, dengan pemain ISL dan IPL ikut serta. Oleh La Nyalla M. Mattalitti yang memimpin BTN menggantikan Isran Noor pasca masuk lagi ke PSSI, Luis Manuel Blanco digeser menangani Timnas U-19. Blanco kemudian menempuh jalur hukum setelah diombang-ambing PSSI.

Namanya kembali mencuat setelah dilaporkan terinfeksi virus corona pada awal April. Ia menjalani perawatan intensif sejak 7 April di Costa del Sol di Marbella, Spanyol setelah sesak napas.

Baca Juga:

Takut Terinfeksi Virus Corona, N'Golo Kante Tolak Ikuti Latihan Chelsea

Jurgen Klopp Tak Mau Paksa Pemain Liverpool Berlatih di Masa Pandemi

Dalam wawancara terbaru dengan Los Tiempos, Luis Manuel Blanco, memperkirakan bahwa virus menjangkitinya setelah ke supermarket. Ia sekali seminggu ke supermarket ketika menjalani prosedur kesehatan. "Di sana, saya kira penularannya. Karena tidak ada pemain, anggota staf teknis, atau pemimpin yang terinfeksi virus corona. Satu-satunya saya," katanya, yang kini menangani klub Gibraltar, Mons Calpe.

"Saya mulai mengalami demam, berpikir itu hanya angin atau sakit tenggorokan. Saat itu, direktur olahraga berbicara dan menyuruh saya ikut tes di Gibraltar. Saya melakukannya pada hari Selasa dan butuh waktu lama untuk hasilnya, sekitar tiga hari. Ketika saya menerimanya, itu sehari sebelum saya masuk ke Spanyol."

Luis Manuel Blanco kemudian merasakan sesak napas. Ia juga mengaku tidak bisa bangun. "Di rumah sakit mereka melakukan tes lain yang lebih cepat, yang keluar dalam 20 menit. Mereka membawa saya ke kamar lain yang terisolasi, di mana saya tidak ingat apa-apa lagi. Saya sudah koma, saya menghabiskan enam hari seperti ini."

"Saya bertarung dengan virus agar tidak membunuh saya, karena tidak ada vaksin atau antibiotik. Bantuan yang dokter lakukan dalam perawatan intensif adalah memberi oksigen untuk melawan virus. Jika Anda baik secara fisik Anda pasti bisa mengalahkannya, jika Anda tidak baik atau jika Anda memiliki penyakit lain membawa Anda (kematian)."

Bagi Luis Manuel Blanco, virus corona tidak bisa diremehkan. "Saya tidak ingin itu terjadi pada saya dan dengan bantuan Tuhan saya bisa melangkah, dengan orang-orang yang berdoa dan keluarga saya yang tidak bisa ke Spanyol karena mereka tinggal di Argentina untuk karantina. Juga, jika seseorang meninggal, mereka langsung ke krematorium."

Ia juga bercerita soal kisah alam bawah sadar selama koma. "Saya memimpikan banyak hal buruk, orang-orang memanggil dan orang-orang tua ingin meraih tangan Anda. Ada alasan mengapa saya bangun, tetapi saya tidak pernah mengatakannya dan saya harus bicara dengan keluarga. Mereka punya perasaan dan tidak tahu apakah meninggal atau hidup karena koma. Ketika mereka menyadari bahwa saya bangun, yang bisa saya lakukan hanyalah menangis. Saya tidak tahu bahwa saya dalam kondisi itu, tetapi di sana saya melihat kenyataan dari apa yang terjadi."

Luis Manuel Blanco sudah mulai melakukan aktivitas. "Saya mulai berjalan. Saya menghitung telah berjalan satu kilometer bersama terapis fisik untuk memulihkan massa otot. Setiap hari saya lebih baik dan pulih."

Luis manuel blanco Timnas Indonesia Virus Corona Breaking News

Berita Terkait

Inggris
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Curtis Jones tidak masuk skuad Liverpool saat menghadapi Monaco dalam laga uji coba pramusim di Anfield.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Inggris
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, membuka kemungkinan Omar Marmoush meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Piala Asia
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Stadion GBK dan Si Jalak Harupat siap gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir dukung target tinggi John Herdman bawa Timnas Indonesia berprestasi.
BolaSkor - Senin, 10 Agustus 2026
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Inggris
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Menurut Mikel Arteta, Arsenal belum menunjukkan efisiensi dan ketajaman yang biasanya menjadi kekuatan mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Inggris
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Manchester United ternyata nyaris menunjuk Jose Mourinho sebagai penerus Sir Alex Ferguson pada 2013.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Jadwal
Jadwal Pertandingan Bola Tengah Pekan Ini, 11-14 Agustus 2026: Manchester United dan Real Madrid Beraksi
Jadwal lengkap sepak bola 11-14 Agustus 2026: Manchester United, Real Madrid, Arsenal, PSG vs Aston Villa, kualifikasi Liga Champions, Europa League, dan Conference League.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Jadwal Pertandingan Bola Tengah Pekan Ini, 11-14 Agustus 2026: Manchester United dan Real Madrid Beraksi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Palermo vs Juventus: Kalah Lagi, Bianconeri?
Prediksi Juventus vs Palermo di HBF Park, Perth, 11 Agustus 2026. Simak statistik, head to head, susunan pemain, jadwal, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Palermo vs Juventus: Kalah Lagi, Bianconeri?
Inggris
Jadwal Pertandingan Pramusim Manchester United: Tantang AC Milan dan Leeds United
Jadwal pramusim Manchester United 2026 sebelum Premier League. Setan Merah menghadapi Leeds United dan AC Milan sebelum bertamu ke Hull City.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Jadwal Pertandingan Pramusim Manchester United: Tantang AC Milan dan Leeds United
Italia
Inter Milan Sodorkan Uang Tunai Plus Satu Pemain untuk Rekrut Moussa Diaby
Inter Milan terus memburu Moussa Diaby dari Al-Ittihad. Nerazzurri menyiapkan tawaran €20 juta plus Kristjan Asllani untuk mengalahkan Bayer Leverkusen.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Inter Milan Sodorkan Uang Tunai Plus Satu Pemain untuk Rekrut Moussa Diaby
Inggris
Mikel Arteta Berambisi Membangun Dinasti Arsenal
Mikel Arteta berambisi membawa Arsenal membangun dinasti setelah menjuarai Premier League 2025/2026. The Gunners juga membidik gelar Liga Champions.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Mikel Arteta Berambisi Membangun Dinasti Arsenal
Bagikan