Setelah aksi menepis tendangan penalti Pele itu, nama Ronny Paslah sontak tenar dan harum di Asia dan di mata dunia internasional. Ia juga disebut-sebut memiliki kemampuan dan kelenturan badan setara kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin.
Tahun 1975, saat timnas Indonesia melakoni laga uji coba dengan Manchester United, Ronny Paslah juga menunjukkan penampilan gemilang. Tim Iblis Merah yang saat itu diperkuat Tommy Docherty, Steve James, Gerry Dally, Sammy McIlroy dan Jim Holten tidak ada yang mampu menjebol gawang Indonesia.
Pertandingan berakhir dengan skor kacamata dan untuk kali kesekian rakyat Indonesia dibuat bangga secara khusus berkat penampilan cemerlang Ronny Paslah dan kebanggaan secara umum untuk timnas Indonesia.
"Yang saya ingat ketika itu saya banyak berjibaku memotong umpan-umpan silang pemain MU untuk mematahkan skema serangan mereka," ujar Ronny.
Dengan tinggi badan 183 cm, Ronny ketika masih aktif bermain sangat unggul dalam antisipasi bola-bola atas. Tidak heran, posisi pemain inti di timnas Garuda tak tergantikan sejak 1966 hingga pensiun pada usia 38 tahun.
Ronny pensiun total pada usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah Indonesia Muda. Setelah pensiun Ronny lebih banyak menggumuli olahraga tennis lapangan sebagai pelatih. Bahkan dia memiliki sekolah tenis lapangan bernama Velodrom Tennis School di Jakarta.
Hari ini, saat tulisan tentang Ronny Paslah ini ditayangkan di bolaskor.com, penjaga gawang legenda Indonesia ini genap berusia 67 tahun. Semoga di sisa usianya sekarang pria yang dijuluki "Macan Tutul" ini dapat terus menunjukkan eksistensinya di dunia olahraga dan selalu diberikan kesehatan.
"Selamat ulang tahun ke-67, Ronny Paslah".Kisah Kiper Indonesia yang Menepis Tendangan Penalti PeleDirgahayu ke-67 Ronny Paslah
Kisah Kiper Indonesia yang Menepis Tendangan Penalti PeleDirgahayu ke-67 Ronny Paslah
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Setelah aksi menepis tendangan penalti Pele itu, nama Ronny Paslah sontak tenar dan harum di Asia dan di mata dunia internasional. Ia juga disebut-sebut memiliki kemampuan dan kelenturan badan setara kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin.
Tahun 1975, saat timnas Indonesia melakoni laga uji coba dengan Manchester United, Ronny Paslah juga menunjukkan penampilan gemilang. Tim Iblis Merah yang saat itu diperkuat Tommy Docherty, Steve James, Gerry Dally, Sammy McIlroy dan Jim Holten tidak ada yang mampu menjebol gawang Indonesia.
Pertandingan berakhir dengan skor kacamata dan untuk kali kesekian rakyat Indonesia dibuat bangga secara khusus berkat penampilan cemerlang Ronny Paslah dan kebanggaan secara umum untuk timnas Indonesia.
"Yang saya ingat ketika itu saya banyak berjibaku memotong umpan-umpan silang pemain MU untuk mematahkan skema serangan mereka," ujar Ronny.
Dengan tinggi badan 183 cm, Ronny ketika masih aktif bermain sangat unggul dalam antisipasi bola-bola atas. Tidak heran, posisi pemain inti di timnas Garuda tak tergantikan sejak 1966 hingga pensiun pada usia 38 tahun.
Ronny pensiun total pada usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah Indonesia Muda. Setelah pensiun Ronny lebih banyak menggumuli olahraga tennis lapangan sebagai pelatih. Bahkan dia memiliki sekolah tenis lapangan bernama Velodrom Tennis School di Jakarta.
Hari ini, saat tulisan tentang Ronny Paslah ini ditayangkan di bolaskor.com, penjaga gawang legenda Indonesia ini genap berusia 67 tahun. Semoga di sisa usianya sekarang pria yang dijuluki "Macan Tutul" ini dapat terus menunjukkan eksistensinya di dunia olahraga dan selalu diberikan kesehatan.
"Selamat ulang tahun ke-67, Ronny Paslah".Berita Terkait
Jadwal
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Australia vs Brasil tersedia di sini. Saksikan duel uji coba Australia vs Brasil yang berlangsung Selasa (29/9) pukul 17.00 WIB.
Johan Kristiandi - Selasa, 29 September 2026
Liga Dunia
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Carlo Ancelotti tak berencana mengistirahatkan Raphinha saat Brasil menghadapi Australia. Barcelona cemas karena sang winger punya riwayat cedera.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Brasil Nyaris Dikalahkan Australia
Timnas Brasil ditahan imbang Australia 1-1 pada pertandingan FIFA Matchday September 2026. Gol menit akhir Rayan selamatkan skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 25 September 2026
Jadwal
Australia vs Brasil Disiarkan di Mana? Sedang Berlangsung di Link Streaming Ini!
Link streaming Australia vs Brasil dalam laga persahabatan 2026. Cek jadwal, cara nonton live, starting XI, dan informasi siaran langsung.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Jadwal
Link Streaming Australia vs Brasil, Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Australia vs Brasil dalam laga persahabatan 2026. Cek jadwal, cara nonton live, starting XI, dan informasi siaran langsung.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Prediksi Australia vs Brasil lengkap dengan link streaming, jadwal, susunan pemain, head to head, dan prediksi skor. Saksikan duel seru hari ini!
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Spanyol
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Carlo Ancelotti mengkritik minimnya menit bermain Endrick di Real Madrid. Roma dan AC Milan dikabarkan siap meminjam sang penyerang pada Januari.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026