Kisah Heroik Petra Kvitova, Jari Tangan Nyaris Putus, tapi Bangkit dan Jadi Runner-Up Australia Open

Petra Kvitova gagal jadi juara Australia Open 2019 setelah dikalahkan petenis Jepang, Naomi Osaka.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Minggu, 27 Januari 2019
Kisah Heroik Petra Kvitova, Jari Tangan Nyaris Putus, tapi Bangkit dan Jadi Runner-Up Australia Open
Petra Kvitova (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Comeback queen, begitu media internasional mendeskripsikan keberhasilan Petra Kvitova di Australia Open 2019. Bagaimana tidak, tidak terlalu diunggulkan sebelumnya, ia sukses tembus ke final.

Sayang pada pertandingan final, Sabtu (26/01), Kvitova dikalahkan oleh petenis Jepang yang sedang naik daun, Naomi Osaka dengan skor 6-7, 7-5, dan 4-6.

Baca Juga:

Gagal Jadi Pesepak Bola, Eks Villarreal Sukses di Australia Open 2019

Rebut Gelar Juara Australia Open 2019, Naomi Osaka Ukir Sejarah Baru

Osaka dan Kvitova
Naomi Osaka dan Petra Kvitova (Zimbio)

Namun tidak ada yang mengkritik performa seorang Petra Kvitova, sebaliknya semua justru memuji petenis asal Rep. Ceko tersebut. Bagaimana tidak, tahun 2016 lalu, ia terancam pensiun dini dari tenis.

Tepatnya 20 Desember 2016. Kvitova dirampok di apartemen miliknya di Prostejov, Rep. Ceko. Dia memberikan perlawanan kepada perampok tersebut. Hasilnya ia mengalami banyak luka pada tendon dan saraf di tangan kiri plus jari-jarinya.

Dalam sebuah foto kejadian tersebut, tampak jari-jari Kvitova nyaris putus. Dia pun harus melakukan operasi dan memang berhasil. Hanya saja kala itu dokter menyebut persentase Kvitova bisa kembali menjadi atlet tenis profesional hanya 10 persen!

Ajaibnya sebaliknya ia bisa comeback dan tetap kompetitif, persis seperti Kvitova yang pernah merasakan titel juara Grand Slam sebanyak dua kali di Wimbledon tahun 2011 dan 2014.

Puncaknya awal tahun 2019, atau hanya sekitar tiga tahun setelah insiden mengerikan tersebut, Kvitova bisa melenggang ke final Australia Open.

"Buat saya ini gila. Saya masih tidak percaya bisa kembali bermain di final Grand Slam lagi," kata Kvitova usai dikalahkan Osaka. "Namun tetap saya merasa kecewa. Karena saya ingin menang," lanjutnya.

Kini tidak bisa dimungkiri, pada usia masih 28 tahun, Kvitova berpeluang terus berprestasi di level tertinggi tenis dan mengejar titel juara lainnya pada kompetisi Grand Slam. Salut Kvitova.*

Breaking News Australia Open Naomi Osaka Petra Kvitova Grand Slam

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Lainnya
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Klasemen
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menang 1-0 atas The Cong Viettel.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Bagikan