Kilau Emas Ducati Tak Akan Cepat Pudar

Andhika PutraAndhika Putra - Sabtu, 04 Februari 2023
Kilau Emas Ducati Tak Akan Cepat Pudar

BolaSkor.com - Pembalap asal Italia sekaligus komentator teknis MotoGP, Mauro Sanchini mengomentari nasib Ducati di masa depan. Menurutnya tim asal Borgo Panigale, Italia itu memiliki kapabilitas untuk mempertahankan gelar juara dalam waktu lama.

Musim 2022 menjadi tonggak baru bagi kebangkitan Ducati. Tim yang dinahkodai oleh Gigi Dall’Igna ini akhirnya berhasil merebut kembali gelar juara dunianya setelah puasa selama 15 tahun lamanya.

Namun berkaca dari para juara sebelumnya, seperti Joan Mir dan Fabio Quartararo, muncul kekhawatiran dari para loyalis Ducati. Mereka cemas tim idolanya tidak mampu mempertahankan gelar juara dunianya.

Melihat hal ini, Mauro mengaku publik tidak perlu khawatir.Mauro menilai Ducati memiliki kemampuan untuk kembali merajai MotoGP. Terlebih lagi di musim 2023 ini, Ducati dipersenjatai oleh dua rider dengan kemampuan di atas rata-rata, yakni Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini.

“Apakah saya percaya duo Ducati merupakan yang terbaik? Bagnaia dan Bastianini, jika kita melihat balapan di tahun sebelumnya, berhasil memenangkan 11 balapan bersama-sama. Mereka juga memiliki motor juara dan pabrikan di tangannya, yakni Ducati, di mana menurut saya secara perlahan bersama Dall’Igna dan semua insinyur telah menciptakan motor yang membuka lingkaran untuk mengulang kemenangan,” jelas Mauro, dilansir dari tuttomotoriweb.it.

Mauro percaya lewat kehadiran Bagnaia dan Bastianini dapat merubah Ducati menjadi tim yang tidak terkalahkan. Melalui pendekatan gaya balap yang berbeda, Bagnaia dan Bastianini akan saling melengkapi hingga membuat Ducati semakin solid.

“Biasanya lingkaran untuk mengulang kesuksesan bertahan selama 6-8 tahun, untuk yang lainnya sulit untuk bangkit. Bagnaia dan Bastianini kelas pembalap yang kuat dan cepat, tetapi memiliki dua gaya balap berbeda,” kata Mauro.

“Mereka bisa saling mengisi kekosongan, mungkin mereka tidak sedekat seperti Bagnaia dan Jack Miller, tetapi ketika dua pembalap rival ingin meraih satu titik yang sama, mereka dapat tumbuh bersama. Contohnya seperti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo ketika berada di Yamaha,” tandasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.241

Bagikan