Kilas Balik Timnas Indonesia 2017: Dominasi Kegagalan

Apa saja kegagalan Timnas Indonesia di tahun 2017?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Sabtu, 30 Desember 2017
Kilas Balik Timnas Indonesia 2017: Dominasi Kegagalan
Timnas Indonesia. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tahun 2017 segera berakhir dalam dua hari ke depan. Mengulas ke belakang di tahun 2017, banyak momen yang terjadi di sepak bola nasional. Tak kecuali lahir dari Timnas Indonesia Senior hingga Junior.

Di tahun 2017, Timnas boleh dibilang kiprahnya gagal total di beberapa ajang turnamen yang diikuti. Jika melihat dari target, hanya Timnas U-16 yang memperoleh keberhasilan dengan lolos ke putaran final Piala AFC U-16 2018 di Malaysia.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut kilas balik Timnas Indonesia, baik dari senior hingga junior di tahun 2017:

- 20 Januari 2017: Luis Milla Jadi Pelatih Timnas Indonesia Senior dan U-22

Luis Milla jadi pelatih Timnas Indonesia U-22 dan Senior. (Fourfourtwo.com)

Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI, resmi menunjuk Luis Milla menjadi pelatih Timnas Indonesia Senior dan U-22. Pelatih asal Spanyol itu mengalahkan kandidat juru racik Timnas asal Prancis, yakni Luis Fernandez.

- 31 Januari 2017: Indra Sjafri dan Fakhri Husaini Kembali Jadi Pelatih Timnas U-19 serta U-16

Tiga pelatih Timnas Indonesia level senior hingga junior. (BolaSkor.com/Tengku Sufiyanto)

PSSI kembali menunjuk Indra Sjafri menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19. Kemudian, kembali menunjuk Fakhri Husaini jadi pelatih Timnas Indonesia U-16.

- 21 Februari 2017: Luis Milla Gelar Seleksi Timnas U-22 untuk SEA Games 2017

Latihan Timnas Indonesia. (PSSI)

Luis Milla menggelar seleksi pertama untuk Timnas Indonesia U-22, guna turun di ajang SEA Games 2017. Nama-nama beken yang dipanggil seperti Febri Hariyadi (Persib Bandung), Septian David Maulana (Mitra Kukar), Evan Dimas (Bhayangkara FC), dan Hansamu Yama Pranata (Barito Putera).

- 21 Maret 2017: Debut Luis Milla bersama Timnas U-22 Berakhir Kekalahan

Timnas Indonesia. (PSSI)

Debut Luis Milla bersama Timnas Indonesia U-22 berakhir dengan kekalahan, usai Skuat Garuda Muda dikalahkan Myanmar 1-3 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

- 28 Februari 2017: Seleksi Timnas U-19 Dimulai

Seleksi Timnas Indonesia U-19. (PSSI)

Timnas Indonesia U-19 menggelar seleksi pertama untuk pembentukan tim. Timnas U-19 diproyeksikan bakal mengikuti Piala AFF U-18 dan Kualifikasi Piala AFC U-19.

-13 Maret 2017: Seleksi Timnas U-16 Dimulai

Seleksi Timnas Indonesia U-16. (Antaranews.com)

Timnas Indonesia U-16 menggelar seleksi pertama untuk membentuk kekuatan tim, guna turun di ajang Piala AFF U-15 dan Kualifikasi Piala AFC U-16.

-7 Juni 2017: Timnas U-19 Telah Usai Berlaga di Turnamen Bergengsi Dunia

Timnas Indonesia U-19 di Toulon Cup 2017. (Youtube.com)

Timnas Indonesia U-19 usai berlaga di turnamen bergengsi dunia, Toulon Cup 2017, Prancis. Timnas U-19 tiga kali kalah dari Brasil U-20 (1-0), Skotlandia U-20 (1-2), dan Republik Ceko (0-2). Skuat Garuda Nusantara gagal lolos dari penyisihan grup.

-8 Juni 2017: Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Kamboja

Timnas Indonesia U-22. (PSSI)

Timnas Indonesia meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Kamboja, pada laga uji coba di National Olympic Stadium, Phnom Penh. Timnas saat itu berlabel senior, namun mayoritas pemainnya adalah penggawa U-22 persiapan SEA Games 2017.

-13 Juni 2017: Timnas Indonesia Main Imbang Kontra Puerto Rico

Suporter Timnas Indonesia. (PSSI)

Timnas Indonesia hanya bermain imbang tanpa gol kontra Puerto Rico, dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Timnas saat itu berlabel senior, namun mayoritas pemainnya adalah penggawa U-22 persiapan SEA Games 2017.

-18 Juni 2017: Timnas U-16 Juara Turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017

Timnas U-16 Juara Turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017. (PSSI)

Timnas Indonesia U-16 berhasil menjadi juara turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017. Turnamen tersebut diselenggarakan di Vietnam. Timnas U-16 berhasil mengungguli Vietnam, Myanmar, dan China Taipei. Skuat Garuda Asia mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga. DI mana, skuat asuhan Fakhri Husaini mengalahkan China Taipe (11-0) dan Myanmar (4-1), serta imbang 1-1 kontra Vietnam.

-13 Juli 2016: Timnas U-16 Angkat Koper dari Piala AFF U-15 di Thailand

Timnas Indonesia U-16. (PSSI)

Timnas Indonesia U-16 gagal total di Piala AFF U-15 2017, Thailand. Kepastian itu didapat usai Timnas U-16 menduduki posisi kelima klasemen akhir Grup A dengan empat poin dari lima laga. Timnas U-16 hanya meraih kemenangan 2-0 atas Singapura. Sisanya Timnas U-16 kalah dari Australia (3-7), Laos (2-3), Thailand (0-1), dan imbang 2-2 kontra Myanmar.

-23 Juli 2017: Timnas U-22 Gagal Lolos ke Putaran Final Piala AFC U-23

Timnas Indonesia U-22. (PSSI)

Timnas Indonesia U-22 harus puas gugur di fase kualifikasi Piala AFC U-23, usai menempati posisi ketiga klasemen akhir Grup H dengan empat poin dari tiga laga. Timnas U-22 harus kalah 0-3 dari Malaysia. Sisanya, Garuda Muda sukses mengalahkan Mongolia 7-0, dan imbang 0-0 kontra Thailand.

-15 Agustus 2017: Timnas U-22 Tahan Thailand di Laga Perdana SEA Games 2017

Timnas Indonesia U-22. (PSSI)

Timnas Indonesia U-22 menahan imbang Thailand dengan skor 1-1, pada laga perdana cabang olah raga sepak bola Grup B SEA Games 2017, di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia.

-26 Agustus 2017: Timnas U-22 Kalah dari Malaysia di Semifinal SEA Games 2017

Timnas Indonesia U-22. (PSSI)

Timnas Indonesia U-22 gagal melaju ke final usai kalah 0-1 dari tuan rumah Malaysia, pada laga semifinal cabang olah raga sepak bola SEA Games 2017 di Stadion Bukit Jalil.

-29 Agustus 2017: Kalahkan Myanmar, Timnas U-22 Raih Medali Perunggu

Timnas Indonesia U-22. (PSSI)

Timnas Indonesia U-22 hanya meraih medali perunggu cabang olah raga sepak bola SEA Games 2017. Kepastian itu didapat usai mengalahkan Myanmar 3-1. Padahal, target Timnas U-22 di SEA Games 2017 adalah medali emas.

-2 September: Timnas Ditahan Imbang Fiji Tanpa Gol

Timnas Indonesia. (PSSI)

Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang tanpa gol kontra Fiji, pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

-17 September 2017: Timnas U-19 Hanya Peringkat Ketiga Terbaik Piala AFF U-18 Myanmar

Timnas Indonesia U-19. (PSSI)

Timnas Indonesia U-19 hanya meraih peringkat ketiga terbaik Piala AFF U-18 di Myanmar, usai mengalahkan tuan rumah dengan skor telak 7-1. Padahal, target Timnas U-19 adalah juara.

Sebelumnya, Timnas U-19 kalah adu penalti dari Thailand di babak semifinal dengan skor akhir 2-3 (0-0). Sedangkan di babak penyisihan grup, Skuat Garuda Nusantara berhasil Myanmar (2-1), Filipina (9-0), Brunei Darussalam (8-0), dan hanya kalah 0-3 dari Vietnam. Timnas U-19 keluar sebagai juara Grup B dengan nilai sembilan, unggul produktivitas gol dari Myanmar.

-23 September 2017: Timnas U-16 Lolos ke Putaran Final Piala AFC U-16

Timnas Indonesia U-16. (PSSI)

Timnas Indonesia U-16 berhasil lolos ke putaran final Piala AFC U-16 di Malaysia pada tahun 2018. Kepastian itu didapat usai Skuat Garuda Asia menyapu bersih laga Grup G dengan kemenangan. Timnas U-16 mengalahkan Kepulauan Mariana (18-0), Thailand (1-0), Timor Leste (3-1), dan Laos (3-0).

-4 Oktober 2017: Dua Timnas Beda Generasi Raih Kemenangan atas Kamboja

Timnas Indonesia. (PSSI)

Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Kamboja, pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Sedangkan Timnas U-19 mengalahkan Kamboja U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

-8 Oktober 2017: Timnas U-19 Kalahkan Thailand

Timnas Indonesia U-19. (PSSI)

Timnas Indonesia U-19 berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 2-0, pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

-6 November 2017: Timnas U-19 Kalah Memalukan di Tangan Malaysia, Sekaligus Gagal di Kualifikasi Piala AFC U-19

Timnas Indonesia U-19. (PSSI)

Timnas Indonesia U-19 kalah 0-4 dari Malaysia, pada laga Kualifikasi Piala AFC U-19 di Korea Selatan. Hasil ini membuat Timnas U-19 menduduki posisi ketiga klasemen akhir Grup F dengan koleksi enam poin dari empat laga. Padahal, target Timnas U-19 di dua besar.

Timnas U-19 sebelumnya kalah 0-4 dari Korea Selatan, dan berhasil meraih kemenangan atas Brunei Darussalam serta Timor Leste dengan skor masing-masing 5-0. Beruntung, Timnas U-19 dapat lolos langsung ke putaran final Piala AFC U-19, lantaran Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah.

-10 November 2017: Indra Sjafri Diberhentikan dari Timnas U-19

Indra Sjafri. (Bola.net)

Indra Sjafri diberhentikan atau tidak diperpanjang kontraknya oleh PSSI. Disinyalir keputusan ini, lantaran performa Timnas U-19 yang anjlok di Kualifikasi Piala AFC U-19, usai kalah dari Malaysia 0-4. Indra Sjafri diberi jabatan baru oleh PSSI sebagai orang yang membantu Direktur Teknik Darnurwindo untuk mengembangkan Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia).

-16 November 2017: Timnas U-22 Kalah dari Suriah U-23

Timnas Indonesia U-22 kalah 2-3 dari Suriah U-23, pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat.

-18 November 2017: Timnas Kalah 0-1 dari Suriah U-23

Timnas Indonesia U-22 kalah 0-1 dari Suriah U-23, pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat.

-23 November 2017: Bima Sakti Ditunjuk Jadi Pelatih Sementara Timnas U-19, El Loco sebagai Asisten

PSSI akhirnya menunjuk Bima Sakti jadi pelatih sementara Timnas Indonesia U-19. Sedangkan Cristian Gonzales bertindak sebagai asisten pelatih bidang mentoring striker.

Timnas Indonesia kontra Guyana. (PSSI)

-25 November 2017: Timnas Menang atas Guyana

Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Guyana, pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

-6 Desember 2017: Timnas Gagal Juara di AWSC 2017

Timnas Indonesia gagal menjadi juara Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017, atau yang lebih dikenal dengan nama Tsunami Cup. Kepastian itu didapat usai kalah o-1 dari Kyrgistan.

Timnas Indonesia kalah produktivitas gol dan head to head. Sebelumnya, Timnas Indonesia meraih kemenangan Brunei Darussalam (4-0) dan Mongolia (3-2).

Timnas Indonesia Timnas Indonesia U-19 Timnas Indonesia U-22 Timnas Indonesia Senior Timnas Indonesia U-16 PSSI
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.377

Berita Terkait

Timnas
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Regulasi baru di cabor sepak bola ajang Asian Games 2026 membuat Indonesia harus absen dari edisi kali ini.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Timnas
Erick Thohir Jawab Rumor 2 Pemain Naturalisasi Baru setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker
PSSI terus berupaya untuk memperkuat Timnas Indonesia demi meraih hasil gemilang di kancah dunia dan mencapai target masuk Piala Dunia 2030.
BolaSkor - Selasa, 23 Juni 2026
Erick Thohir Jawab Rumor 2 Pemain Naturalisasi Baru setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker
Piala Dunia
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Indonesia mengirimkan dua 'perwakilan' di Piala Dunia 2026. Selain Tijjani Reijnders, ada satu pemain Timnas Curacao yang punya darah Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 22 Juni 2026
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Timnas
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan progres naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Rizqi Ariandi - Minggu, 21 Juni 2026
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Timnas
Presiden Prabowo Subianto Dukung Langkah Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Presiden Prabowo Subianto meminta kepada PSSI supaya Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Dukung Langkah Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Timnas
Presiden Prabowo Turun Tangan Supaya Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup
Upaya PSSI untuk menjadikan Indonesia tuan rumah FIFA ASEAN Cup mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Presiden Prabowo Turun Tangan Supaya Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup
Piala Dunia
Meksiko Bangga Cetak Sejarah di Piala Dunia, Harap Indonesia Segera Menyusul
Dubes Meksiko untuk Indonesia, Francisco de la Torre Galindo, berharap Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030.
BolaSkor - Jumat, 19 Juni 2026
Meksiko Bangga Cetak Sejarah di Piala Dunia, Harap Indonesia Segera Menyusul
Timnas
PSSI Kebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Demi Juara Piala AFF 2026
Permohonan agar Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sudah disetujui oleh DPR.
BolaSkor - Kamis, 18 Juni 2026
PSSI Kebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Demi Juara Piala AFF 2026
Liga Dunia
Dipinjamkan Klub Son Heung-min, Pemain Timnas Indonesia Gabung Tim Eropa
Adrian Wibowo menambah daftar pemain Timnas Indonesia yang abroad ke Eropa setelah dipinjam FC Wacker Innsbruck dari Los Angeles FC selama satu musim ke depan.
Rizqi Ariandi - Rabu, 17 Juni 2026
Dipinjamkan Klub Son Heung-min, Pemain Timnas Indonesia Gabung Tim Eropa
Timnas
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menpora.
Tengku Sufiyanto - Senin, 15 Juni 2026
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Bagikan