Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ketum PSSI Kritik Kondisi Lapangan Stadion Harapan Bangsa

Apa saja yang diutarakan Edy Rahmayadi?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 07 Desember 2017
Ketum PSSI Kritik Kondisi Lapangan Stadion Harapan Bangsa
Ketum PSSI, Edy Rahmayadi kritik kondisi lapangan Stadion Harapan Bangsa. (Bareskrim.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi, mengkritik kondisi lapangan Stadion Harapan Bangsa, Aceh. Pasalnya, kondisi lapangan Stadion Harapan Bangsa jauh dari kata sempurna saat penyelenggaraan Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017.

Saat penyelenggaraan AWSC 2017, kondisi lapangan Stadion Harapan Bangsa sangat mengkhawatirkan. Di mana saat hujan deras turun, kondisi rumput tertutup genangan air. Alhasil, lapangan pun becek.

"Lapangan itu (Stadion Harapan Bangsa) terbaik di Aceh. Kalau itu yang terbaik, terus yang terjelek kaya apa. Kita doakan supaya rumputnya tak gitu lagi, minus kita di lapangan," kata Edy.

"Jangankan Mongolia, tukang bajak sapi saja tahu lapangan di sana buruk. Tapi itu tetap lapangan yang terbaik yang ada di sana," tambahnya.

Di AWSC 2017, Kyrgistan keluar sebagai juara dengan koleksi sembilan poin dari tiga laga. Tiga kemenangan didapat dari Timnas Indonesia (1-0), Brunei Darussalam (4-0), dan Mongolia (3-0).

Timnas sendiri berada di posisi kedua dengan koleksi enam poin dari tiga laga. Skuat Garuda hanya meraih dua kemenangan atas Brunei Darussalam (4-0) dan Mongolia (3-2).

Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 Letnan Jenderal Edy Rahmayadi Stadion Harapan Bangsa

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan