Ketika Jose Mourinho dan Frank Lampard Ribut di Sisi Lapangan Pertandingan

Derby London di 16 besar Piala Liga disajikan dengan drama antara Jose Mourinho dan Frank Lampard.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 30 September 2020
Ketika Jose Mourinho dan Frank Lampard Ribut di Sisi Lapangan Pertandingan
Jose Mourinho dan Frank Lampard (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dahulu berjuang bersama sebagai manajer dan pemain kini Jose Mourinho dan Frank Lampard mempertontonkan hal yang unik di sisi lapangan pertandingan. Kejadian itu terjadi di putaran empat Piala Liga.

Derby London antara Tottenham Hotspur kontra Chelsea terjadi di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (30/09) dini hari WIB. Tottenham keluar sebagai pemenang laga melalui skor 5-4 pada drama adu penalti setelah di waktu normal berakhir imbang 1-1.

Seluruh eksekutor penalti Tottenham mencetak gol dan Chelsea satu pemain gagal melakukannya yakni Mason Mount. Di waktu normal dua gol yang tercipta hadir dari gol Timo Werner di babak pertama dan Erik Lamela di babak kedua.

Tottenham menyingkirkan Chelsea dan Jose Mourinho untuk kali pertama memenangi pertandingan - meski di waktu normal imbang - atas mantan anak asuhnya di Chelsea, Frank Lampard. Butuh empat percobaan bagi Mourinho melakukannya.

Baca Juga:

Tottenham 1-1 Chelsea (5-4): Menangi Drama Adu Penalti, Spurs Lolos ke Perempat Final Piala Liga

Tottenham Singkirkan Chelsea di Piala Liga, Jose Mourinho Pertama Kali kalahkan Sang Murid

4 Hubungan Spesial Pelatih-Pemain yang Terjalin di Lebih dari Satu Klub

Dalam pertandingan ada dua momen unik. Satu ketika Eric Dier lari ke kamar mandi di tengah laga, lalu yang kedua ketika Mourinho ribut dengan Lampard. Bagi fans Chelsea pemandangan itu cukup unik.

Maklum saja Mourinho dan Lampard memiliki hubungan spesial sebagai manajer dan pemain di masa lalu. Keduanya sukses bersama di Chelsea bersama legenda klub seperti Didier Drogba, John Terry, dan Petr Cech.

Tak disangka ketika keduanya bertemu sebagai pelatih tim ada keributan yang terjadi. Meski keributannya tidak besar, plus kedua figur itu respek satu sama lain, pemandangan tersebut menjadi hiburan bagi penonton.

Lampard menjabarkan keributannya dengan Mourinho tak lebih dari 'drama' di area teknik (bench). Respeknya kepada Mourinho tidak berubah sama sekali karena hal tersebut.

Jose Mourinho dan Frank Lampard

"Kami sedang bersenang-senang. Saya cocok dengan Jose dan saya pikir dia mengatakan itu kepada saya," kata Lampard usai pertandingan dikutip dari Goal.

"Saya mengomentari fakta bahwa dia tampaknya lebih banyak berbicara dengan wasit daripada dia berbicara dengan para pemainnya, jadi ini hanya momen kami."

"Saya sangat menghormati Jose, tidak peduli apa yang dia katakan di pinggir lapangan. Saya pikir dia merasakan perasaan di babak pertama dan bagaimana itu. Semuanya baik-baik saja di akhir pertandingan dan itu tidak akan pernah berubah."

Pun demikian Mourinho kepada Lampard. Respek manajer asal Portugal tidak berubah dan ia mengaku berusaha memberikan saran kepada Lampard yang baru memulai kariernya di dunia kepelatihan.

Frank Lampard dengan Jose Mourinho ketika bersama di Chelsea

"Dengan Frank, hal terpenting adalah perasaan saya terhadapnya daripada kata-kata yang kami tukarkan," imbuh Mourinho.

"Saya berhutang padanya semua yang dia berikan kepada saya, dia selalu memberi saya semua yang dia miliki sebagai pemain dan saya tidak pernah melupakan itu. Perasaan saya terhadapnya akan selalu menjadi perasaan betapa saya berhutang padanya atas betapa hebatnya pemain yang luar biasa, teman dia."

"Satu-satunya hal yang saya katakan kepadanya, hanya pendapat dari pelatih lama kepada pelatih muda bertalenta, yaitu ketika para pemain membutuhkan kami, itu adalah ketika mereka kalah, ketika mereka menang, kami tidak perlu menjadi protagonis di sisi lapangan, kami harus berada di sana saat mereka kalah."

"Pada pertandingan terakhir ketika mereka kalah 0-3 saya merasa sangat kasihan padanya (Lampard) karena dia sedih dan pendiam di kursinya. Dalam hal sepak bola saya tidak bisa mengajarinya apa-apa, dia tahu sepak bola, itu hanya opini, tetap di area teknik saat tim Anda kalah dan tetap tenang saat tim Anda menang," urai dia.

Breaking News Jose Mourinho Frank Lampard Tottenham Tottenham Hotspur Chelsea Piala Liga
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.225

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Jadwal siaran langsung Chelsea vs Arsenal di semifinal Piala Liga Inggris malam ini. Kickoff dini hari WIB, link live streaming resmi, prediksi susunan pemain, dan rekor pertemuan terbaru.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Persija Jakarta masih percaya diri untuk bisa menjadi juara Super League 2025/2026.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Timnas
Era Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung John Herdman
Erick Thohir tidak akan intervensi John Herdman dalam pemilihan pemain untuk Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Era Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung John Herdman
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Albacete vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
Simak jadwal siaran langsung Albacete vs Real Madrid di Copa del Rey. Cek jam tayang, informasi live streaming, dan detail pertandingan terbaru di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Albacete vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
Italia
Lapangan Como vs AC Milan Diperlebar 1 Meter
Menjelang laga tunda Serie A antara Como dan AC Milan, isu pelebaran lapangan di Stadio Giuseppe Sinigaglia mencuri perhatian. Benarkah strategi ini bisa memengaruhi permainan Rossoneri?
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Lapangan Como vs AC Milan Diperlebar 1 Meter
Italia
Inter Milan Rekrut Bek Tengah Asal Kroasia yang Baru Berusia 18 Tahun
Inter Milan dikabarkan hampir mengamankan bek tengah muda asal Kroasia dari Hajduk Split. Fabrizio Romano mengungkap nilai transfer, rencana peminjaman, hingga masa depan sang pemain di Nerazzurri.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Inter Milan Rekrut Bek Tengah Asal Kroasia yang Baru Berusia 18 Tahun
Inggris
Kabar Terbaru Skuad Arsenal Jelang Bertamu ke Markas Chelsea: Banyak Pemain Meragukan
Arsenal menghadapi sejumlah tanda tanya jelang bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea. Kondisi skuad dan keputusan Mikel Arteta jadi sorotan jelang laga krusial ini.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Kabar Terbaru Skuad Arsenal Jelang Bertamu ke Markas Chelsea: Banyak Pemain Meragukan
Timnas
John Herdman Jamin Tak Bisa Diintervensi soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, siap mendengarkan masukan dari berbagai pihak.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
John Herdman Jamin Tak Bisa Diintervensi soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia
Inggris
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Xabi Alonso dikaitkan dengan Manchester United. Namun, ada satu faktor krusial yang membuat eks pelatih Leverkusen dinilai berisiko menangani Setan Merah.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Timnas
Bentrok dengan Pramusim Tim Eropa, Piala AFF 2026 Jadi Kesempatan Pemain Pelapis Timnas Indonesia
Piala AFF 2026 berlangsung pada 24 Juli-26 Agustus mendatang. Jadwal yang bentrok dengan agenda pramusim tim Eropa membuat Herdman kesulitan membawa tim utama.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Bentrok dengan Pramusim Tim Eropa, Piala AFF 2026 Jadi Kesempatan Pemain Pelapis Timnas Indonesia
Bagikan