Keributan Warnai Akhir Laga AC Milan Vs Red Star

Para pemain Red Star memprotes keras keputusan wasit asal Spanyol, Jesus Gil Manzano.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 26 Februari 2021
Keributan Warnai Akhir Laga AC Milan Vs Red Star
AC Milan vs Red Star Belgrade (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - AC Milan memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Europa 2020-2021 dengan menyingkirkan Red Star Belgrade. Namun sebuah drama tersaji di akhir pertandingan kedua tim.

Dalam laga yang berlangsung di San Siro, Jumat (26/2) dini hari WIB, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1. Padahal Red Star hanya bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-70 usai Marko Gobeljic dikartu merah.

Beruntung hasil ini sudah cukup membawa Milan lolos ke fase selanjutnya meski skor agregat 3-3. Rossoneri unggul dari segi produktivitas gol tandang.

Baca Juga:

Babak 16 Besar Liga Europa: Inggris Kirim Wakil Terbanyak, Napoli Tersingkir

Hasil Liga Europa: Arsenal Menang Dramatis, MU dan Milan Tertahan

Dua Kali Gagal Menang, AC Milan Mulai Lelah

Para pemain Red Star memprotes kepemimpinan wasit Jesus Gil Manzano

Milan bahkan nyaris meraih hasil lebih buruk karena mendapat tekanan bertubi-tubi dari Red Star di menit-menit akhir. Sebuah keputusan kontroversial dari wasit kemudian memancing amarah para pemain tim tamu.

Wasit asal Spanyol, Jesus Gil Manzano meniup peluit panjang tanda pertandingan usai saat Red Star mendapat sepak pojok. Tak ayal, sang pengadil langsung dikelilingi pemain klub Serbia tersebut.

Pemain Red Star memprotes keputusan wasit tersebut dengan cukup keras. Beruntung situasi tak bertambah buruk karena ofisial klub langsung sigap menenangkan keadaan.

Sikap terpuji bahkan ditunjukkan pelatih Red Star, Dejan Stankovic. Meski terlihat kecewa, ia berjiwa besar memerintahkan pemainnya untuk meninggalkan wasit.

“Pemain saya menunjukkan keberanian, kepercayaan dan bahkan selama 60 menit melalui dua leg dengan 10 pemain. Saya tidak menangis, karena tahu bagaimana kami bekerja dan apa yang kami lakukan selama 180 menit," kata Stankovic kepada Sky Sport Italia.

"Saya bangga dengan para pemain ini karena banyak yang meremehkan."

Stankovic juga memaklumi kemarahan para pemainnya kepada wasit. Menurutnya, sepak pojok yang didapat Red Star bisa melahirkan peluang untuk mencetak gol kemenangan.

Red Star memang mampu mengimbangi permainan Milan meski hanya bermain dengan sepuluh pemain. Sejumlah peluang emas bahkan berhasil dibuat meski gagal menjebol gawang Gianluigi Donnarumma.

“Wajar kami kesal, karena itu kesempatan terakhir kami di menit-menit terakhir. Saya katakan (kepada wasit) setidaknya berikan para pemain ini hadiah karena telah memberikan nyawa mereka di lapangan malam ini!" pungkasnya.

AC Milan Red Star Belgrade Liga Europa Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Bagikan