Keputusan Matteo Guendouzi Pindah ke Arsenal Sudah Tepat

Matteo Guendouzi tidak menyesal hengkang ke Arsenal.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 13 Oktober 2018
Keputusan Matteo Guendouzi Pindah ke Arsenal Sudah Tepat
Matteo Guendouzi (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Selama 22 tahun di bawah pengawasan Arsene Wenger, Arsenal menjadi 'gudang' bagi talenta-talenta berbakat Eropa yang ditempa dari level akademi atau didatangkan dari klub lain, kemudian diorbitkan di klub.

Sistem tersebut sudah mendarah daging di klub yang berada di London Utara dan menjadi pondasi utama klub, tradisi yang dijaga selama bertahun-tahun. Kepergian Wenger akhir musim lalu sempat dikhawatirkan memudarkan tradisi Arsenal.

Namun kekhawatiran itu seketika hilang ketika Unai Emery memercayai Emile Smith Rowe bermain dari akademi ke tim utama, lalu memercayai rekrutan anyar dari Lorient yang baru berusia 19 tahun, Matteo Guendouzi bermain reguler.

Tidak banyak yang menyangka Guendouzi bermain reguler dan bertandem dengan Granit Xhaka sebagai pivot (gelandang jangkar) dalam taktik 4-2-3-1. Publik sebelumnya memprediksi Lucas Torreira, Mohamed Elneny, atau Aaron Ramsey yang akan mengemas waktu bermain lebih banyak di posisi tersebut.

Guendouzi mampu meyakinkan Emery karena ketenangannya bermain. Meski belum genap berusia 20 tahun, Guendouzi bermain laiknya pemain yang sudah sarat pengalaman bermain di Eropa. Bertahan ketika dibutuhkan dan turut naik membantu serangan ketika Arsenal tengah menyerang.

Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Paris Saint-Germain (PSG) itu sama sekali tidak menyesal dengan keputusannya bergabung dengan Arsenal. Di bawah asuhan dan kepercayaan Emery, Guendouzi yakin permainannya akan berkembang pesat.

"Dia (Emery) memperlihatkan kepercayaan penuhnya kepada saya sejak saya tiba di sini. Tidak semua pelatih akan memainkan pemuda berusia 19 tahun untuk beraksi di Premier League, khususnya di klub seperti Arsenal," tutur Guendouzi, diberitakan Mirror.

"Saya sangat berterimakasih kepadanya untuk hal tersebut. Dia membuat saya bekerja keras dan telah membantu saya berkembang. Saya bisa merasakannya di beberapa sesi latihan pertama pada pekan-pekan dan bulan awal kedatangan saya di sini."

"Dia pelatih yang sangat bagus. Saya sangat senang memiliki Unai Emery sebagai pelatih saya. Saya yakin saya isa berkembang di bawah asuhannya dengan terus bekerja keras dan ini sangat penting bagi saya. Jangan lupa, saya masih muda dan masih harus bekerja lebih giat lagi," tegas Guendouzi.

Emery memang lebih sering memiliki Guendouzi sebagai tandem Xhaka di lini tengah. Namun, fans sedianya lebih ingin Torreira bermain karena dia gelandang petarung yang tahu momen tepat untuk merebut bola, melakukan transisi bermain, dan operan yang diberikannya kerap membuka pertahanan lawan.

Breaking News Arsenal Lucas Torreira Matteo Guendouzi Unai Emery
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.353

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Bagikan