Kepercayaan Penuh Pemain kepada Pelatih Wanita Pertama di IBL
BolaSkor.com - Penggawa Bima Perkasa Jogja, Jordan Jacks, bakal memberikan performa terbaik di bawah asuhan Kartika Siti Aminah. Bagi pebasket asal Amerika Serikat tersebut, Kartika merupakan nakhoda yang luar biasa.
Kartika menjadi wanita pertama yang menjadi pelatih kepada di IBL. Ia menggantikan Dean Murray yang diputus kontrak selepas seri pertama di Jakarta.
Meski wanita, Jordan tak meragukan kemampuan Kartika. Bahkan, Jordan salut dengan kepemimpinan Coach Ika.
“Saya menikmati bermain untuk coach Ika. Dia datang dengan tangan terbuka dan pola pikir positif. Ia percaya kepada semua pemain," ujar Jordan.
Baca Juga:
Statistik Key Player Dewa United Surabaya, Kaleb Paling Gemilang
“Dia tidak pernah meragukan kami. Dia bahkan memberikan kami tantangan untuk bersaing secara terbuka,” imbuhnya.
Meski wanita, Kartika terbilang tangan besi. Tak jarang ia meneriaki pemain dan meminta mereka bermain dengan sepenuh hati.
Di masa kepemimpinannya, Bima Perkasa Jogja sudah meraih satu kemenangan yakni atas RANS PIK Basketball pada seri kedua di Bandung dengan skor 57-53. Di laga berikutnya, Jordan janji akan memberikan yang lebih baik lagi untuk coach Ika.
“Saya ingin bermain dan memberikan segalanya untuk coach Ika," ujar Jordan.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Uang yang Harus Dikeluarkan Manchester United jika Ingin Membajak Cole Palmer dari Chelsea
Superkomputer Prediksi Hasil Bologna vs AC Milan: Peluang Menang Rossoneri Terbuka Lebar
Soal Jadwal Pertandingan, Antonio Conte Sindir AC Milan
Bos Borneo FC Samarinda Bantah Mariano Peralta Akan Gabung Persib
Mauricio Souza Dukung Kepala Analis Persija Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Marcus Rashford Tegaskan Pantang Kembali ke Manchester United Meski Diinginkan Michael Carrick
5 Pemain Termahal di Bursa Transfer Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners yang Akan ke Final
Pemain Naturalisasi Harus Bersaing Jadi Pemain Inti di Persija Jakarta
Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecil