Kemenpora Sebut Tak Pernah Melarang Timnas Indonesia U-19 jika Ingin TC di Korea Selatan

Hal ini bentuk klarifikasi Kemenpora, yang sebelumnya menyarankan agar TC lebih baik digelar di Indonesia.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Jumat, 19 Juni 2020
Kemenpora Sebut Tak Pernah Melarang Timnas Indonesia U-19 jika Ingin TC di Korea Selatan
Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi terkait dengan penyataan PSSI, yang mengharuskan pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 harus digelar di Indonesia. Artinya, melarang melakukan TC di Korea Selatan.

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto menegaskan Kemenpora hanya memberikan saran kepada PSSI agar TC dilakukan di Indonesia. Namun mereka tidak menutup kemungkinan TC tersebut dilakukan di Korea Selatan.

Seperti diketahui, manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ingin membawa Timnas Indonesia Senior dan U-19 TC di Korea Selatan. Pasalnya, kondisi Korea Selatan yang lebih baik dibandingkan di Indonesia dalam penanganan Virus Corona (COVID-19). Namun hal tersebut tidak diamini PSSI.

"Plt Sekjen PSSI (Yunus Nusi) pernah menyampaikan informasi saat berkunjung ke Kemenpora, bahwa Shin Tae-yong ingin membawa Timnas U-19 ke Korea Selatan. Waktu itu jawaban Kemenpora: 'jika bisa, lebih baik di Indonesia, tapi tidak menutup peluang diboyong ke Korea Selatan," kata Gatot dalam keterangan resminya.

Baca Juga:

PSSI Beri Alasan Konkret TC Timnas Indonesia Lebih Baik Digelar di Tanah Air

Jika Shin Tae-yong Tidak Hadir di Jakarta, Program TC Timnas Indonesia Diserahkan ke Asisten Pelatih

Hanya saja, Gatot menjelaskan PSSI harus memberikan sebuah alasan kuat mengapa Timnas Indonesia U-19 harus melakukan TC di Korea Selatan. Namun sampai saat ini PSSI belum memberikan alasan tersebut kepada Kemenpora.

"Perlu diluruskan, bahwa Kemenpora tidak pernah melarang keinginan Shin Tae-yong. Hanya saja, karena PSSI belum memberikan justifikasi alasan mengapa harus ke Korea Selatan, maka dari pada menunggu lama, Kemenpora memutuskan silakan jika Shin Tae-yong ingin memboyong ke Korea Selatan," jelasnya.

"Hanya saja Kemenpora tinggal menunggu justifikasinya, dan jika kesulitan nyusun justifikasi jika sewaktu-waktu diaudit, Kemenpora akan membantu formulasinya," ia menambahkan.

Gatot juga menambahkan bahwa Kemenpora selalu mendukung apapun program yang dibuat oleh Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia. Karena pemerintah ingin sepak bola bisa maju, tapu tetap semua itu harus didasari dengan alasan yang jelas.

"Memang sejauh ini saya belum komunikasi langsung dengan Shin Tae-yong, tapi jika sewaktu-waktu komunikasi atau ketemu, akan disampaikan komitmen Kemenpora bahwa pemerintah Indonesia mendukung Shin Tae-yong dalam mempersiapkan Timnas U-19 sejauh memang tujuannya untuk peningkatan prestasi di Piala Dunia U-20, meningkatkan peringkat FIFA dan mendorong prestasi dan lingkungan sepakbola Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.

Pssi Gatot S Dewa Broto Kemenpora Timnas Indonesia Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong

Berita Terkait

Timnas
6 Pemain Persija Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Rizky Ridho hingga Mauro Zijlstra
Enam pemain Persija Jakarta mendapat panggilan TC Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026 di Bali. Simak daftar pemain, agenda pemusatan latihan, dan jadwal Timnas Indonesia di fase grup.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
6 Pemain Persija Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Rizky Ridho hingga Mauro Zijlstra
Liga Indonesia
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Witan Sulaeman mengungkap alasan memperpanjang kontrak bersama Persija Jakarta hingga 2029. Kehadiran Shin Tae-yong serta ambisi mempersembahkan gelar juara menjadi faktor utama.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Timnas
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Ketua BTN Sumardji menegaskan Piala AFF bukan "piala ciki". PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF 2026 setelah enam kali menjadi runner-up.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Piala Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Muhammad Rayhan Hannan mengaku menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai kelas gratis. Gelandang Persija itu belajar dari Lionel Messi dan Vitinha untuk meningkatkan permainannya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Timnas
Erick Thohir Ungkap Alasan FIFA Ingin Gelar FIFA Asean Cup
Setelah menghidupkan kembali Arab Cup, kini FIFA bergeser ke benua lain dan menginisiasi ajang bertajuk FIFA ASEAN Cup.
BolaSkor - Jumat, 03 Juli 2026
Erick Thohir Ungkap Alasan FIFA Ingin Gelar FIFA Asean Cup
Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Timnas
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
PSSI memprioritaskan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai venue utama FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir juga mengungkap persiapan stadion pendukung sesuai standar FIFA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 02 Juli 2026
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah FIFA Asean Cup 2026, Masih Tunggu Keputusan FIFA
Indonesia bersaing dengan sejumlah negara lain untuk bisa menjadi tuan rumah FIFA Asean Cup 2026.
BolaSkor - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah FIFA Asean Cup 2026, Masih Tunggu Keputusan FIFA
Lainnya
Kawal PON 2028, Kemenpora Koordinasi dengan KONI, Kejagung, dan BPKP
PON 2028 resmi akan digelar di tiga provinsi, yakni Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan DKI Jakarta
BolaSkor - Kamis, 02 Juli 2026
Kawal PON 2028, Kemenpora Koordinasi dengan KONI, Kejagung, dan BPKP
Timnas
PSSI Gelar Kongres Biasa pada 3 Agustus 2026, Dilanjutkan Nonton Timnas Indonesia
PSSI akan menggelar Kongres Biasa pada 3 Agustus 2026 mendatang. Berbagai agenda, seperti evaluasi kinerja program dan laporan keuangan akan dilakukan.
BolaSkor - Kamis, 02 Juli 2026
PSSI Gelar Kongres Biasa pada 3 Agustus 2026, Dilanjutkan Nonton Timnas Indonesia
Bagikan