Asian Games 2026

Kemenpora Mulai Evaluasi Target Medali Cabor di Asian Games 2026

Kemenpora mulai mengevaluasi target medali Asian Games 2026 usai wushu gagal raih emas. Indonesia tetap membidik total empat medali emas.
Gazza RoosaryatamaGazza Roosaryatama - Rabu, 23 September 2026
Kemenpora Mulai Evaluasi Target Medali Cabor di Asian Games 2026
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Memasuki hari kelima gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bergerak cepat melakukan evaluasi terhadap capaian kontingen Indonesia.

Kemenpora terus berkoordinasi dengan para pimpinan cabang olahraga (cabor) guna memonitor raihan medali berdasarkan target yang telah disepakati sebelum keberangkatan.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora), Erick Thohir, menegaskan bahwa penentuan target medali pada Asian Games 2026 bukanlah keputusan sepihak.

Baca Juga:

Tim Indonesia Untuk Asian Games 2026 Resmi Dikukuhkan, Target 4 Emas Diusung 430 Atlet

"Sejak sebelum berangkat, kami sudah duduk bersama dengan para pimpinan cabang olahraga. Kami bahas potensi, peluang, dan target masing-masing. Kita sepakati targetnya bersama-sama," ujar Erick dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.

Jadi target ini bukan dibuat sepihak oleh Kemenpora, tetapi merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan bersama. Karena itu, selama pertandingan berlangsung, kita juga harus bersama-sama melihat apakah capaian di lapangan sesuai dengan target,

tambahnya.

Hingga saat ini, kontingen Indonesia telah mengumpulkan satu medali perak dan delapan medali perunggu. Dari sederet hasil tersebut, terdapat torehan yang belum sesuai dengan proyeksi awal, salah satunya datang dari cabang olahraga wushu.

Wushu sebelumnya diproyeksikan membawa pulang satu medali emas melalui nomor taolu changquan putra. Namun, atlet Indonesia harus puas mengakhiri kompetisi dengan raihan medali perunggu.

Untuk Wushu, targetnya memang emas. Hari ini yang kita dapat adalah perunggu. Kita apresiasi perjuangan atlet yang sudah berjuang memberikan medali untuk Indonesia, tetapi kita juga harus terbuka bahwa hasil tersebut belum sesuai dengan target yang sudah kita sepakati sejak awal,

kata Erick.

Evaluasi Objektif Demi Olahraga Indonesia yang Profesional

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)

Menpora Erick menegaskan bahwa proses evaluasi yang dilakukan Kemenpora bersama pimpinan cabor bertujuan secara objektif untuk mencari solusi dan perbaikan, bukan mencari pihak yang bersalah.

Hal ini penting untuk membedah kendala teknis maupun non-teknis yang dihadapi atlet di lapangan.

Baca Juga:

Prabowo Subianto Janjikan Rp3 Miliar Untuk Peraih Emas di Asian Games 2026

Target itu bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan komitmen bersama. Ketika hasilnya sesuai, tentu kita apresiasi,

tutur Erick.

"Ketika hasilnya belum sesuai, kita evaluasi bersama. Itu bagian dari proses membangun olahraga Indonesia yang lebih profesional dan terukur," tegas mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Kemenpora Tetap Patok Target Empat Medali Emas

Pengukuhan
Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026. (BolaSkor.com/Gazza Roosaryatama)

Meski beberapa target awal meleset, Kemenpora memastikan motivasi kontingen Merah Putih tidak boleh mengendur. Erick Thohir meminta seluruh atlet dan official untuk tetap menjaga fokus mengingat perjalanan di Asian Games 2026 masih cukup panjang.

Baca Juga:

Dewa Ayu dan Daniel Hutapea Jadi Pembawa Bendera Tim Indonesia di Opening Ceremony Asian Games 2026

Kemenpora juga menegaskan komitmennya untuk tetap membidik target total empat medali emas kepada Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Chef de Mission (CdM), dan para pimpinan cabor.

Kemenpora tetap menargetkan empat medali emas kepada NOC Indonesia, CdM, dan para pimpinan cabang olahraga. Karena itu, meskipun ada target yang belum tercapai, kita tidak boleh kehilangan fokus,

jelas Erick.

"Kita akan terus melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi dengan cabor, dan mengoptimalkan setiap peluang medali yang masih ada sampai pertandingan terakhir," pungkasnya.

Asian games Asian Games 2026 Erick thohir

Gazza Roosaryatama

Berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 2021 setelah menimba ilmu di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Sebelumnya menulis untuk GenPI dan MNC hingga akhirnya mendarat di BolaSkor. Mengikuti berbagai cabor mulai dari sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, MotoGP, hingga UFC. Pernah meliput sejumlah agenda akbar di tanah air, salah satunya FIBA World Cup 2023.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Pemerintah dan Kapolri Beri Perhatian, I.League dan Klub Tegaskan Komitmen untuk Cegah Potensi Keamanan Pertandingan
Pertemuan ini mempertemukan Pemerintah, Kepolisian, PSSI, dan pemilik klub untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan, keamanan, dan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemerintah dan Kapolri Beri Perhatian, I.League dan Klub Tegaskan Komitmen untuk Cegah Potensi Keamanan Pertandingan
Timnas
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
PSSI masih mencari lawan tanding Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 9-17 November 2026 setelah agenda melawan Yordania dan Kuwait terancam batal akibat konflik Timur Tengah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
Internasional
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Erick Thohir menyebut Indonesia dan seluruh negara Asia mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA periode 2027-2031.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Lainnya
Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Resmi Terima Bonus, Total Rp158 Miliar
Presiden Prabowo serahkan bonus miliaran rupiah kepada peraih medali Asian Games dan Asian Para Games 2026. Menpora Erick sebut buktikan masa depan atlet cerah.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 29 Oktober 2026
Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Resmi Terima Bonus, Total Rp158 Miliar
Timnas
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
AFC akan membahas nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 18 November. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
Timnas
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Lainnya
Indonesia Sabet 15 Emas dan Tembus 8 Besar Asian Para Games 2026, Menpora Apresiasi Kerja Sama NPC dan CdM
Indonesia tutup Asian Para Games 2026 di posisi 8 besar dengan 15 emas. Menpora Erick Thohir puji kekompakan dan kedigdayaan atlet Merah Putih.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 24 Oktober 2026
Indonesia Sabet 15 Emas dan Tembus 8 Besar Asian Para Games 2026, Menpora Apresiasi Kerja Sama NPC dan CdM
Lainnya
Kekompakan Tim Jadi Kunci Keberhasilan Indonesia Tambah 2 Emas di Asian Para Games 2026
Indonesia raih 10 emas di Asian Para Games 2026, lampaui target. Menpora Erick Thohir puji mental juara atlet dan tekankan pentingnya kekompakan tim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 23 Oktober 2026
Kekompakan Tim Jadi Kunci Keberhasilan Indonesia Tambah 2 Emas di Asian Para Games 2026
Lainnya
Boccia Bawa Indonesia Lampaui Target Asian para Games 2026, Menpora Erick Minta Atlet Lanjutkan Perjuangan
Tiga emas dari cabor boccia membawa Indonesia meraih 8 emas di Asian Para Games 2026. Menpora Erick Thohir minta atlet terus berjuang.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 21 Oktober 2026
Boccia Bawa Indonesia Lampaui Target Asian para Games 2026, Menpora Erick Minta Atlet Lanjutkan Perjuangan
Liga Indonesia
Juara Indonesia Women's League Akan Dikirim ke Kompetisi Luar Negeri
PSSI siap memfasilitasi tim juara IWL untuk tampil di luar negeri. Erick Thohir menegaskan fokus membangun fondasi kuat untuk liga.
Gazza Roosaryatama - Senin, 19 Oktober 2026
Juara Indonesia Women's League Akan Dikirim ke Kompetisi Luar Negeri
Bagikan