LaLiga
Kegagalan Meraih Ballon d'Or Jadi Pelecut Lamine Yamal
BolaSkor.com - Meski tampil cemerlang sepanjang musim lalu, Lamine Yamal harus mengakui keunggulan Ousmane Dembele dalam perebutan Ballon d’Or 2025.
Pemain Barcelona berusia 18 tahun harus puas berada di peringkat kedua dan hanya membawa pulang Kopa Trophy sebagai pemain terbaik dunia di bawah usia 21 tahun.
Yamal tentu saja kecewa, namun pelatih Barcelona Hansi Flick menilai kegagalan ini akan menjadi bahan bakar semangat bagi sang bintang menjalani musim-musim berikutnya.
Baca Juga:
Kalahkan Lamine Yamal, Ousmane Dembele Raih Penghargaan Ballon d'Or 2025
Lamine Yamal dan Ousmane Dembele Cedera, UEFA dan FIFPRO Desak Tindakan Nyata Perlindungan Pemain
View this post on Instagram
"Saya sudah berbicara dengannya dan saya pikir dia memiliki pandangan yang tepat, jadi itu juga menjadi motivasi baginya untuk tahun-tahun berikutnya," ujar Flick dikutip dari Marca.
"Saya pikir dia menerimanya dengan baik. Dia termotivasi untuk membuktikan dirinya musim ini, mungkin musim depan dia juga akan menjadi kandidat Ballon d’Or."
Musim lalu, performa Yamal sangat gemilang dengan menjadi motor serangan utama Barcelona untuk meraih treble domestik, LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Lamine Yamal Cedera
Yusuf Abdillah
9.952
Berita Terkait
Falcao Tak Sabar Hadapi Ricardinho di Indonesia, Duel GOAT Futsal Dunia
Prediksi dan Statistik Racing Santander vs Barcelona: Pantang Terpeleset seperti Real Madrid
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Era Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung John Herdman
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Albacete vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
Lapangan Como vs AC Milan Diperlebar 1 Meter
Inter Milan Rekrut Bek Tengah Asal Kroasia yang Baru Berusia 18 Tahun
Kabar Terbaru Skuad Arsenal Jelang Bertamu ke Markas Chelsea: Banyak Pemain Meragukan
John Herdman Jamin Tak Bisa Diintervensi soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia