Kebangkitan Karier Patrick Bamford, Lima Tahun Tanpa Laga bersama Chelsea

Patrick Bamford punya misi khusus ketika melawan mantan klubnya, Chelsea.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 05 Desember 2020
Kebangkitan Karier Patrick Bamford, Lima Tahun Tanpa Laga bersama Chelsea
Patrick Bamford (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Di antara pemain-pemain dalam skuad Leeds United saat ini ada satu pemain yang memiliki 1001 alasan untuk bermain segenap tenaga melawan Chelsea. Dia adalah striker asal Inggris Patrick Bamford.

"Bermain segenap tenaga" hanya pemilihan kosa kata dengan bahasa yang halus, singkat atau kasarnya bisa disebut: balas dendam. Bamford bisa jadi tak banyak berkata mengenai mantan klubnya atau mendendam ketika berbicara di depan publik.

Akan tapi Bamford memiliki alasan untuk memperlihatkan kepada Chelsea bahwa ia bukanlah penyerang 'kaleng-kaleng' yang tidak dapat bersaing di tim utama, lebih sebagai pemain pinjaman dalam status loan army Chelsea.

Kesempatan itu muncul di pekan 11 Premier League antara Chelsea melawan Leeds United, Minggu (06/12) pukul 03.00 dini hari WIB di Stamford Bridge. Di tempat Bamford muda belajar dari para pemain senior Chelsea, kini stadion yang sama bisa jadi panggungnya bersinar.

Baca Juga:

Prediksi Chelsea Vs Leeds: Reuni Patrick Bamford dan Memori Spygate

Chelsea Vs Leeds United, Dibumbui Kasus Spygate Bielsa dan Lampard

Olivier Giroud, Striker Underrated Panutan bagi Pesepak Bola Muda

"Dia (Bamford) akan senang dengan awal yang dia buat di Premier League, seperti juga manajernya," kata Alan Shearer kepada BBC Sport. "Dia sebenarnya bisa memiliki lebih banyak gol karena dia telah melewatkan beberapa peluang juga, peluang bagus juga."

Lima Tahun Bersama Chelsea: Tujuh Manajer, Tanpa Laga

Patrick Bamford tak pernah bermain di tim utama Chelsea

Patrick Bamford berstatus (catat: berstatus) sebagai pemain Chelsea selama lima tahun setelah direkrut dari Nottingham Forest pada 2012. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan tidak ada kesempatan sama sekali baginya bersaing dan bermain di tim utama.

Ironis, Bamford satu contoh dari loan army Chelsea yang dijadikan 'aset' untuk menambah pundi-pundi keuangan dengan banyak meminjamkannya lalu dijual.

Bamford dipinjamkan ke MK Dons, Derby County, Middlesbrough, Crystal Palace, Norwich City, dan Burnley dalam kurun waktu 2012-2017. Banyak faktor yang menyulitkannya bersaing di tim utama Chelsea.

Pada awalnya situasinya dapat dimaklumi karena usia muda dan kebutuhan akan jam bermain. Hal itu sulit dilakukan di Chelsea dengan tuntutan meraih trofi dan mereka lebih memilih penyerang yang sudah teruji alias berpengalaman.

Bamford sempat berharap banyak ketika mencetak 17 gol dan menjadi Pemain Terbaik Championship dengan Middlesbrough pada 2014-2015. Kala diwawancara Daily Mail Bamford yakin Chelsea punya rencana jangka panjang untuknya.

Patrick Bamford tampil apik dengan Middlesbrough

Namun Chelsea justru merekrut Radamel Falcao, Alexandre Pato untuk menjadi pelapis Diego Costa dan Loic Remy kala itu. Bamford dilatih tujuh manajer berbeda dalam masa pinjaman itu dan mendapatkan penilaian berbeda.

Diabaikan oleh Sean Dyche di Burnley, dikembangkan oleh Tony Pulis di Middlesbrough, dan disempurnakan oleh Marcelo Bielsa di Leeds United.

Perkembangannya saat ini terlihat dengan Bielsa. Gaya main yang dikembangkan pelatih cocok dengan Bamford yang suka mengeksplorasi ruang, mencari celah, banyak berlari dan coba menendang bola di posisi yang tepat.

Tujuh gol dari 10 laga Premier League musim ini sudah jadi bukti Patrick Bamford telah bangkit, menjadi ujung tombak andalan Leeds United yang membuat manajer Chelsea kini Frank Lampard kagum.

"Saya mengingatnya dengan baik. Dia adalah pemain muda ketika dia tiba di klub. Jelas dia memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang bagus dan mata untuk mencetak gol," ucap Lampard mengenai Bamford.

"Jelas itu (karier Bamford di Chelsea) tidak cukup berhasil baginya - itu mungkin lebih karena persaingan yang dia hadapi selama periode itu di lini depan kami."

"Saya pikir dia harus bangga dengan cara kariernya berjalan; untuk membuat gerakan yang berbeda dan kembali dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak di Premier League, dalam tim Leeds yang sangat bagus."

Terima Kasih, Marcelo Bielsa

Patrick Bamford dan Marcelo Bielsa

Metode kepelatihan Marcelo Bielsa menuntut pemain mencapai batas kemampuannya dan juga kerja keras. Tidak banyak pemain yang bisa 'bertahan hidup' dengan metodenya itu dan Bamford penyintas darinya.

Sikap, mentalitas, kerja keras, dan keinginan untuk tampil lebih baik menutupi kurangnya talenta dari Bamford. Bamford bukannya tidak bertalenta, namun jika dibandingkan dengan striker termahal Leeds saat ini (Rodrigo) Bamford kalah dari segi teknik bermain.

Akan tapi Leeds bersama Bielsa memang menjadi tempat yang pas untuk Bamford saat ini. Bielsa tahu bagaimana memanfaatkan kecepatan, eksplorasi ruang Bamford dan kedua elemen itu menjadi hubungan simbiosis mutualisme.

"Itu hanya terlihat, ketika Anda berbicara dengan pemain muda dan memberi tahu mereka bahwa tidak ada pengganti untuk kerja keras - bahkan jika Anda mungkin kurang berbakat, sikap yang tepat dapat membawa Anda ke puncak," tutur Mark Lawrenson, pandit BBC Sport.

"Mungkin karena cara Leeds bermain yang telah meningkatkannya karena dia memiliki keunggulan dari segi kecepatan dan otaknya akan berpikir lebih cepat juga."

Etos kerja Patrick Bamford membawa level bermainnya meningkat dari striker pinjaman menjadi striker level Premier League. Pada usia prima 27 tahun Bamford masih bisa berkembang.

"Dia akan senang dengan awal yang dia buat di Premier League, seperti juga manajernya. Dia sebenarnya bisa memiliki lebih banyak gol karena dia telah melewatkan beberapa peluang juga, peluang bagus juga," tutur Shearer.

"Dia tidak akan pernah mengkhawatirkan hal itu, karena waktu yang mengkhawatirkan adalah ketika Anda tidak mendapatkan peluang. Itu bukan masalah di tim Leeds ini."

"Permainan kerja samanya sangat bagus dan tingkat kerjanya luar biasa. Dia tidak akan berada di tim Leeds itu karena semua orang harus melakukannya."

"Butuh beberapa saat baginya untuk membuat tanda pada level ini dan dia harus meninggalkan Stamford Bridge untuk memulai kariernya, tapi dia terlihat seperti di rumah sendiri di Liga Premier sekarang."

Pengakuan dari Alan Shearer dengan rekor 260 gol di Premier League, berstatus sebagai legenda Newcastle United dengan posisi penyerang, seharusnya sudah cukup memperlihatkan level Bamford saat ini.

Patrick Bamford

Statistik juga memperlihatkan ada peningkatan Bamford dari musim lalu kala juara Championship dengan Leeds dan kini di awal musim Premier League.

Musim lalu Bamford punya catatan: 45 laga, 3.460 menit waktu bermain, 16 gol, 216 menit per gol, 167 tendangan, konversi gol 9,6 persen, 0,36 gol per laga.

Sementara musim ini catatannya adalah: 10 laga, 851 menit waktu bermain, tujuh gol, 122 menit per gol, 40 tendangan, konversi gol 17,5 persen, 0,7 gol per laga.

Championship dan Premier League memiliki level bermain yang berbeda. Statistik awal Bamford di Premier League itu memperlihatkan angka yang bagus untuk awal musim ini. Musim masih panjang dan Bamford dapat menambah catatan manisnya itu.

Breaking News Patrick Bamford Chelsea Leeds United Sosok Analisis

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Prediksi skor Port FC vs Persib, ASEAN Club Championship, lengkap dengan informasi waktu kick off dan link streaming gratis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Liga Indonesia
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Marselino Ferdinan diperkirakan mulai bergabung dengan Persija Jakarta pada akhir November atau awal Desember 2026 setelah menjalani pemulihan cedera lutut di Spanyol.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Berita
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
LIMA Unifest memperluas kegiatan mahasiswa lewat olahraga, edukasi, dan hiburan. Sejumlah kampus masuk agenda ekspansi hingga akhir 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
Liga Indonesia
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship 2026/2027, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Liga Indonesia
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Persija Jakarta diragukan tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Fajar Fathurrahman cedera, tetapi Dony Tri dan Kwon Chang-hoon siap kembali.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Italia
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Ruben Amorim dikabarkan ingin membawa Joshua Zirkzee ke AC Milan. Rossoneri disebut menyiapkan opsi peminjaman striker Manchester United.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Liga Indonesia
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Persebaya tergabung di Grup G League Cup 2026/2027 bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC. Bernardo Tavares minta Green Force tak anggap remeh lawan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Indonesia
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Head to head Port FC vs Persib menunjukkan Maung Bandung belum pernah menang. Simak rekor 3 pertemuan jelang laga ASEAN Club Championship 2026/2027.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Jadwal
Port FC vs Persib Bandung Main Jam Berapa? Ini Informasi Waktu Kick-off dan Siaran Langsung
Jadwal Port FC vs Persib Bandung malam ini, Kamis 8 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Cek live TV, streaming, dan rekor pertemuan kedua tim.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Main Jam Berapa? Ini Informasi Waktu Kick-off dan Siaran Langsung
Inggris
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Manchester United dikabarkan mempertimbangkan Cesc Fabregas sebagai pengganti Michael Carrick. Simak alasan Man United mulai melirik pelatih Como.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Bagikan