Kata Luis Milla soal Tiga Pemain Timnas Bermain di Luar Negeri
BolaSkor.com - Ada tiga penggawa Timnas Indonesia yang melanjutkan kariernya di kompetisi luar negeri. Mereka adalah Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armaiyn, dan Ryuji Utomo.
Ketiganya merupakan pilar Timnas asuhan Luis Milla yang sudah bersama-sama sejak SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Agustus kemarin.
Evan Dimas dan Ilham Udin bergabung dengan klub asal Malaysia, Selangor FA, yang bermain di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Negeri Jiran, Liga Super Malaysia. Sementara Ryuji bermain untuk klub kasta kedua kompetisi sepak bola Thailand, PTT Rayong FC.
Luis Milla pun memberikan tanggapan terkait kelanjutan karier anak-anak asuhnya tersebut di luar negeri. Menurutnya, pilihan ketiga pemainnya bermain di luar negeri adalah sebuah penghargaan untuk menimba pengalaman.
“Tiga pemain saya akan main di luar negeri, buat saya itu penghargaan buat mereka. Karena semua pemain yang keluar dari negaranya itu akan banyak keuntungan, mereka akan lebih dewasa, belajar tentang hidup. Karena mereka akan mendapat horison dan sudut pandang baru,” kata Luis Milla.
“Di sana mereka akan berkompetisi, sekali lagi bagi saya pemain yang main di luar negeri itu sebuah penghargaan bagi mereka.”
Tengku Sufiyanto
17.720
Berita Terkait
Mantan Asisten Ragu Giovanni van Bronckhorst Mau Terima Pinangan PSSI
Sumardji Sempat Komunikasi dengan Timur Kapadze
Waketum PSSI Akui Salah Satu Calon Pelatih Timnas Indonesia Berasal dari Belanda
Dua Exco PSSI Terbang ke Eropa Malam Ini untuk Wawancara Calon Pelatih Timnas Indonesia
Asisten Arne Slot di Liverpool Disebut Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Thom Haye Tuding Ada Pihak yang Bikin Kacau Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Tidak Ada Nama Shin Tae-yong di Daftar 5 Calon Pelatih Timnas Indonesia
Update Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, PSSI Utus Ketua BTN Sumardji ke Eropa
Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Akan Hadapi 3 Tim dari Luar Konfederasi Asia
PSSI Sebut Calon Pelatih Timnas Indonesia Masih Terikat Kontrak