Kampanye Anti-Rasisme Premier League Diharapkan Bukan Sekadar Seremonial

Premier League diminta melakukan aksi nyata untuk menghapus aksi rasisme dari sepak bola Inggris.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 13 Juni 2020
Kampanye Anti-Rasisme Premier League Diharapkan Bukan Sekadar Seremonial
Premier League (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League siap melakukan serangkaian aksi nyata mendukung kampanye anti-rasisme. Hal itu akan dilakukan saat kompetisi bergulir kembali 17 Juni mendatang.

Seluruh pemain dari 20 klub peserta akan mengenakan jersey dengan nama punggung 'Black Lives Matter' saat bertanding. Pemandangan ini akan terlihat pada 12 laga awal.

Black Lives Matter merupakan sebuah kampanye memberantas penindasan terhadap sebuah ras. Aksi ini mencuat kembali setelah kematian pria berkulit hitam bernama George Floyd akibat aksi konyol oknum polisi Amerika Serikat.

Premier League juga akan mengizinkan para pemain melakukan aksi berlutut sebelum bertanding atau setelah mencetak gol. Hal yang sama juga berlaku untuk pesan-pesan anti rasisme melalui kaos atau benda lainnya.

Mantan pemain Newcastle United, Jermaine Jenas memuji aksi ini. Namun ia mempertanyakan tindakan nyata untuk menghilangkan permasalahan rasisme setidaknya di sepak bola Inggris.

Baca Juga:

Toni Kroos Ingin LaLiga Ikuti Jejak Premier League Kampanyekan Anti-Rasisme

Masuki Musim Panas, Lanjutan Premier League Ada Water Break

Liverpool Bisa Rayakan Gelar Juara Premier League di Tempat Parkir

Para pemain Arsenal melakukan aksi berlutut dalam sebuah laga uji coba.

"Saya sepenuhnya mendukung setiap klub dan pemain yang melakukannya. Namun saya pikir pertanyaan di bibir banyak orang adalah, apa selanjutnya?" kata Jenas kepada BBC.

"Bagaimana dengan seminggu setelah itu? Apakah ini akan menghilang dan 'OK, kita sudah melakukan sedikit aksi dan itu sudah lewat'. Atau apakah kita benar-benar akan melihat beberapa perubahan nyata dalam permainan ini di rumah sendiri?"

Harus diakui, Premier League masih kerap diwarnai aksi rasisme. Pemain berkulit hitam biasa menjadi korban yang dilakukan pemain lain maupun suporter.

Selain aksi rasisme secara nyata, Jenas juga menyoroti perilaku serupa yang tak terlihat. Ia merasa miris dengan sedikitnya sosok berkulit hitam yang mengisi jabatan-jabatan strategis dalam sepak bola Inggris.

"Ada pembicaraan besar tentang kurangnya peluang bagi pelatih kulit hitam. Kita perlu menghentikan semua itu dengan mulai menerapkan (keragaman) di tingkat perekrutan manajemen, di klub papan atas dan di dalam FA," tambahnya.

Pada intinya, Jenas tidak mau kampanye anti rasisme ini hanya sekadar seremonial belaka karena tengah menjadi isu yang hangat. Sebuah pandangan yang patut untuk dipikirkan oleh para stakeholder sepak bola Inggris.

Premier League Rasisme Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan