Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kalvin Phillips dan 5 Rekrutan Gagal Pep Guardiola

Pep Guardiola tak selamanya jeli melihat talenta pemain.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 27 Januari 2024
Kalvin Phillips dan 5 Rekrutan Gagal Pep Guardiola
Pep Guardiola dan Kalvin Phillips (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pergerakan tim peraih treble winners musim lalu, Manchester City, relatif efisien pada bursa transfer musim dingin 2024. Tim besutan Pep Guardiola baru merekrut satu pemain dan ditinggal lima pemain.

Claudio Echeverri jadi satu-satunya rekrutan baru sejauh ini yang didatangkan dari River Plate (dan kembali dipinjamkan ke River Plate). Sementara mereka yang pergi adallah Nahuel Ferraresi, Zack Steffen, Slobodan Tedic, dan Kalvin Phillips.

Nama yang disebut terakhir dipinjam West Ham United tanpa opsi beli, plus The Hammers bersedia membayar uang pinjaman serta gaji eks pemain Leeds United tersebut.

Kepergian Phillips menunjukkan apabila transfer yang dilakukan Guardiola tak melulu berakhir dengan kesuksesan: ada yang gagal dan ada juga yang berhasil.

Baca Juga:

Hasil Piala FA: Chelsea Gagal Taklukkan Villa, Man City Atasi Tottenham

Chelsea Mengamuk, Bantai Middlesbrough dan Amankan Tiket Final Piala Liga

Dipecat AS Roma, Akumulasi Pesangon Jose Mourinho Mencapai Rp1,6 Triliun

Phillips, 28 tahun, faktanya lebih banyak menghuni bangku cadangan Man City. Selain Phillips, BolaSkor.com juga merangkum rekrutan gagal lainnya yang pernah dilakukan Guardiola. Berikut penjelasannya.

1. Nolito (18 Juta Euro)

Guardiola sudah lama memantau Nolito sejak ia bermain di tim cadangan Barcelona. Pada 2016 Man City merekrutnya dari Celta Vigo sebesar 18 juta euro setelah ia tampil impresif di Spanyol.

Pindah ke Man City terlalu besar baginya, baik dari sisi adaptasi, tekanan membela klub, hingga cuaca di Inggris. Alhasil, Nolito tak pernah jadi pemain reguler klub dan hanya semusim membela klub sebelum kembali ke Spanyol.

Saat ini, Nolito (37 tahun) pensiun setelah sempat memperkuat Sevilla, Celta Vigo, dan UD Ibiza.

2. Martin Caceres (16,50 Juta Euro)

Rekrutan pertama Guardiola kala melatih Barcelona pada 2008. Martin Caceres diboyong dari Villarreal sebesar 16,50 juta euro dan ia bek serba bisa. Ekspektasi tinggi kepadanya.

Namun, ekspektasi itu tak sesuai kenyataan. Caceres pilihan keempat untuk posisi bek tengah dan jarang main. Bahkan di kala Dani Alves dan Rafael Marquez absen, Caceres tak jua dipercaya bermain.

Setelah membela Barcelona, gagal di sana, Caceres pindah ke Juventus dan sempat membela klub lain seperti Sevilla, Southampton, Lazio, dan Hellas Verona. Kini pada usia 36 tahun ia bermain di Los Angeles Galaxy.

3. Mario Gotze (37 Juta Euro)

'Hadiah' pertama untuk Guardiola kala melatih Bayern Munchen pada 2013. Mario Gotze juga penasaran dilatih oleh Guardiola hingga ia rela meninggalkan Borussia Dortmund, gabung klub rival sebesar 37 juta euro.

Tiga tahun bermain di Bayern, performa Gotze justru menurun drastis karena jarang main, memiliki masalah kebugaran, dan krisis kepercayaan diri. Gotze pun kembali ke Dortmund, lalu ke PSV Eindhoven, dan kini bersama Eintracht Frankfurt pada usia 31 tahun.

4. Zlatan Ibrahimovic (69,50 Juta Euro)

Nama besar yang semakin melengkapi kemegahan skuad Barcelona yang memiliki Lionel Messi. Zlatan Ibrahimovic diboyong dari Inter Milan sebesar 69,50 juta euro dan pada awalnya segalanya berjalan baik.

Lambat laun, friksi di antara keduanya tak terelakkan lagi. Ibrahimovic dengan keinginannya bermain bebas di posisinya, namun Guardiola memprioritaskan Messi. Hubungan keduanya memanas hingga akhirnya Ibrahimovic pergi ke AC Milan.

5. Medhi Benatia (28 Juta Euro)

Mantan bek timnas Maroko yang kini telah pensiun. Medhi Benatia punya reputasi bek produktif mencetak gol kala membela AS Roma, hingga Bayern kepincut dengannya dan merekrut Benatia pada 2014 sebesar 28 juta euro.

Dua tahun di Bayern, Benatia tak banyak dimainkan Guardiola dan ia acapkali membuat kesalahan ketika bermain. Situasi tak berjalan baik baginya dan Benatia pindah ke Juventus pada 2016.

Trivia Sepak Bola Pep Guardiola Manchester City Zlatan Ibrahimovic Mario Gotze Kalvin Phillips

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
Simak profil dan statistik Mike Maignan, Unai Simon, Jordan Pickford, dan Emiliano Martinez di semifinal Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Selasa, 14 Juli 2026
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
Ragam
3 Laga Bersejarah Semifinal Inggris di Piala Dunia
Menilik tiga laga semifinal bersejarah Inggris di Piala Dunia. The Three Lions hanya pernah menang sekali sebelum menghadapi Argentina di edisi 2026.
Arief Hadi - Selasa, 14 Juli 2026
3 Laga Bersejarah Semifinal Inggris di Piala Dunia
Sosok
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Menilik profil dan statistik empat pelatih semifinal Piala Dunia 2026, dari Didier Deschamps, Lionel Scaloni, Luis de la Fuente hingga Thomas Tuchel.
Arief Hadi - Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Ragam
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Simak 7 kejadian unik dalam sejarah semifinal Piala Dunia, dari celana Giuseppe Meazza melorot hingga taktik rambut nyeleneh Ronaldo Nazario.
Arief Hadi - Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Ragam
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Sebelum bentrok di semifinal Piala Dunia 2026, Prancis dan Spanyol sudah enam kali berhadapan di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro). Berikut uraiannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Ragam
6 Hal yang Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Simak enam tren paling menarik di Piala Dunia 2026, mulai dari penalti yang melempem hingga dominasi tim-tim Eropa berdasarkan data statistik.
Arief Hadi - Jumat, 10 Juli 2026
6 Hal yang Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Ragam
4 Pemuda yang Tampil Bagus di 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Berpeluang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik
Empat pemain muda tampil gemilang di babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan berpeluang meraih penghargaan FIFA Young Player Award.
Arief Hadi - Rabu, 08 Juli 2026
4 Pemuda yang Tampil Bagus di 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Berpeluang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik
Ragam
5 Laga Perempat Final Piala Dunia yang Paling Mendebarkan
Piala Dunia punya sejarah pertandingan paling sengit pada babak perempat final. Tidak jarang pertandingan tersebut harus diselesaikan melalui adu tendangan penalti.
Yusuf Abdillah - Rabu, 08 Juli 2026
5 Laga Perempat Final Piala Dunia yang Paling Mendebarkan
Ragam
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Sebanyak sembilan pelatih dipecat atau mengundurkan diri sepanjang Piala Dunia 2026. Ada Julian Nagelsmann, Ronald Koeman, hingga Marcelo Bielsa.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Feature
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Didier Deschamps resmi menjadi pelatih dengan kemenangan terbanyak di Piala Dunia usai membawa Prancis mengalahkan Paraguay pada Piala Dunia 2026. Simak daftar lengkap pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Bagikan