Kalah dari Napoli, Pelatih Milan Singgung Manchester United
BolaSkor.com - AC Milan harus mengakui keunggulan Napoli saat bertemu dalam lanjutan Serie A 2020-2021. Sang pelatih, Stefano Pioli menyebut ada andil Manchester United di balik kekalahan ini.
Dalam laga yang berlangsung di San Siro, Senin (15/3) dini hari WIB, Milan takluk dengan skor tipis 0-1. Hasil ini memperkecil peluang Rossoneri untuk meraih Scudetto.
Milan terlihat tampil kurang maksimal dalam laga ini. Pioli menilai hal itu karena Franck Kessie dan kawan-kawan kelelahan.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: Man United dan Juventus Menang, Milan Tumbang
Legenda Milan Senang Lihat Il Rossoneri Sudah Kembali ke 'Habitatnya'
Theo Hernandez Ceritakan Rasanya Jadi Rekan Setim Ibrahimovic
Tiga hari sebelumnya, Milan memang melakoni duel sengit kontra Manchester United di ajang Liga Europa. Kondisi fisik mereka belum kembali seperti sebelumnya pada laga kontra Napoli.
Salah satu bukti kelelahan para pemain Milan terpampang jelas dari proses gol Napoli yang dicetak Matteo Politano pada menit ke-49. Lini pertahanan tuan rumah terlihat sangat lambat dalam menutup ruang di depan gawang Gianluigi Donnarumma.
“Kami kembali dari Manchester pada jam 3 pagi hari Jumat. Jelas Liga Europa lebih membuat stres dan memberikan efek buruk daripada Liga Champions, terutama saat kami memulainya pada bulan September," kata Pioli kepada Sky Sport Italia.
“Ini adalah pekan yang sangat berat dan melelahkan. Saya melihat penampilan yang lumayan, tapi itu tidak cukup.”
Para pemain Milan tampaknya belum terbiasa untuk membagi konsentrasi di kompetisi Eropa dan domestik pada masa-masa krusial seperti ini. Namun hal itu wajar mengingat mereka terakhir kali merasakan pengalaman seperti ini pada musim 2017-2018.
Faktor lain
Namun Pioli tak sepenuhnya menyalahkan jadwal padat. Ia juga menjadikan absennya sejumlah pemain kunci karena cedera sebagai faktor lain kekalahan ini.
Pioli memang harus kehilangan dua bomber utamanya sekaligus yaitu Zlatan Ibrahimovic dan Mario Mandzukic. Padahal pengalaman keduanya sangat dibutuhkan untuk menuntun para pemain muda Milan di situasi krusial ini.
“Ketika Anda kehilangan banyak pemain, itu membuat perbedaan, terutama ketika mereka adalah pemain yang juga membawa pengalaman dan kepemimpinan. “Coba bayangkan Inter tanpa Lukaku, Lautaro atau Sanchez, mungkin Juventus tanpa Ronaldo, Morata atau Chiesa," pungkasnya.
6.514
Berita Terkait
Peran CdM Bayu Priawan Sangat Krusial dalam Persembahan 91 Emas Indonesia di SEA Games 2025
Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih
Prediksi dan Statistik Udinese vs Inter Milan: Pantang Ulangi Kesalahan Serupa
Kalahkan Falcons 3-0, Bekal bagi Bandung bjb Tandamata untuk Hadapi Jakarta Electric
Prediksi dan Statistik Nottingham Forest vs Arsenal: Peluang Memperlebar Jarak
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Manchester City: Menanti Racikan Michael Carrick
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Jadi Penentu Kemenangan AC Milan, Adrien Rabiot Merendah
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi John Herdman