Juventus Vs Atalanta, Menjaga Momentum Kemenangan Il Bianconeri
BolaSkor.com - Juventus akan berusaha menjaga momentum ketika menjamu Atalanta pada lanjutan laga Serie A di Allianz Stadium, Senin (10/03) pukul 02.45 dini hari WIB. Il Bianconeri melalui lima kemenangan beruntun jelang pertandingan tersebut.
Dengan rentetan hasil positif tersebut, anak-anak asuh Thiago Motta tiba-tiba terlibat kembali dalam perburuan Scudetto karena secara matematis masih dapat mengejar Inter Milan di puncak klasemen. Juventus mengoleksi 52 poin dan ada di urutan empat, sementara Inter dengan raihan 58 poin dan Atalanta di peringkat tiga dengan 55 poin.
Juventus sepenuhnya fokus di Serie A karena sudah tersingkir di Coppa Italia dan Liga Champions, memastikan mengakhiri musim tanpa trofi. Juventus masih memiliki target untuk finish di empat besar atau zona Liga Champions.
Baca Juga:
Menang Lima Kali Beruntun, Juventus Tiba-tiba Terlibat Perburuan Titel Serie A
Liga Champions: Singkirkan Juventus di Play-off, PSV Selayaknya Diwaspadai Arsenal
Randal Kolo Muani Buka Peluang Bertahan Lebih Lama di Juventus
Atalanta adalah rival langsung Juventus dalam mengejar target tersebut. Pertandingan kedua tim tersebut bak perisai dan pedang: Juventus punya pertahanan terbaik di liga dengan kebobolan 21 gol dari 27 laga, sedangkan Atalanta serangan terbaik kedua di liga dengan torehan 59 gol.
Thiago Motta Puji Atalanta

Thiago Motta (x/juventusfc)
Melihat lawannya tersebut, Motta telah melatih timnya pada area fisik, teknik, dan psikologi. Di mata Motta, Atalanta tim yang sangat spesial di bawah arahan Gian Piero Gasperini.
"Seperti biasa, kami fokus pada pertandingan berikutnya karena kami tahu level lawan kami. Kami tidak bisa membuang energi untuk hal lain. Kami harus mengerahkan semua yang telah kami kerjakan untuk meraih kemenangan," ucap Motta dikutip dari Football-Italia.
"Kami telah berlatih pada level fisik, teknik, dan psikologi. Kami harus berpikir untuk memberikan yang terbaik untuk pertandingan ini. Kami tidak ingin membuang waktu untuk hal lain. Filosofi saya adalah menjalani pertandingan demi pertandingan."
"Mereka adalah tim yang sangat istimewa dalam hal karakteristik pemain dan instruksi pelatih mereka. Mereka juga memiliki kemampuan untuk mengubah pertahanan mereka selama pertandingan. Mereka adalah tim yang bermain sepak bola dengan sangat baik."
Motta juga memberikan respeknya kepada Gasperini yang telah melatih Atalanta dari 2016 dan menanamkan filosofi sepak bolanya di sana.
"Karena dia pelatih hebat, bukan hanya di level nasional. Gasperini tidak perlu membuktikan apapun lagi karena dia sudah menunjukkan banyak hal. Dia ahli taktik dan telah melakukan pekerjaan yang hebat," pungkas Motta.
View this post on Instagram
Arief Hadi
16.325
Berita Terkait
Dapat Angin Segar, Juventus Percaya Diri Rekrut Randal Kolo Muani
Pelatih Legendaris Italia Akui Inter Lebih Kuat daripada Milan
Cuma Jadi Penonton, AC Milan Punya Alasan Khusus Mencermati Hasil Liga Champions dan Liga Europa
Siapa Cepat Dia Dapat, Manchester United Bersedia Melepas Joshua Zirkzee
Daftar Striker yang Masuk Radar AC Milan, Ada Ujung Tombak Juventus dan Barcelona
Presiden Inter Milan Bocorkan Perkembangan Transfer Moussa Diaby
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Liga Champions: Juara Bertahan Serie A Disingkirkan Chelsea, Rekor Buruk Antonio Conte Berlanjut
AC Milan Diragukan Bisa Mengejar Inter Milan
Syarat Inter Milan Melepas Luis Henrique ke Bournemouth