Juventus Tak Sanggup Ladeni Energi Bermain Napoli
BolaSkor.com - Pekan 18 Serie A 2022-2023 dibuka dengan kemenangan telak pemuncak klasemen, Napoli, melawan rival pesaing Scudetto Juventus di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (14/01) dini hari WIB.
Tidak tanggung-tanggung tuan rumah menang telak 5-1 melalui dua gol Victor Osimhen (14' 65') serta masing-masing gol yang dicetak Khvicha Kvaratskhelia (39'), Amir Rrahmani (55'), dan Elif Elmas (72') yang diperkecil gol Angel Di Maria (42').
Napoli layak memenanginya dengan 61 persen penguasaan bola serta 14 percobaan tendangan (10 tepat sasaran). Bandingkan dengan Juventus besutan Massimiliano Allegri yang hanya melepaskan dua tendangan tepat sasaran (dari 11 percobaan) dan punya 39 persen penguasaan bola.
Napoli pun menjauh di puncak klasemen Serie A dan berusaha mewujudkan mimpi Scudetto sejak 1990. Il Partenopei memimpin klasemen dengan 47 poin dari 18 laga, terpaut 10 poin dari dua rival terdekat yakni AC Milan dan Juventus.
Baca Juga:
Napoli 5-1 Juventus: Il Bianconeri Hancur Lebur di Stadio Diego Armando Maradona
Nostalgia: Ketika Gonzalo Higuain Dicap Pengkhianat oleh Suporter Napoli
Prediksi dan Statistik Napoli Vs Juventus: Menentukan Alur Perebutan Scudetto
Allegri melihat kekalahan dari Napoli itu terjadi karena timnya tak sanggup meladeni energi bermain mereka, khususnya di San Paolo.
"Pertama-tama, kami harus memberi selamat kepada Napoli atas penampilan mereka. Kami sedikit kekurangan energi ketika berhadapan dengan semua gol, terlalu dalam untuk 20 menit pertama dan kemudian kebobolan gol kedua tepat saat kami menekan ke depan,” kata Allegri kepada DAZN.
"Kami memiliki peluang dan merasa kami bisa mencetak gol, tapi ini sepak bola dan setiap kali Napoli melepaskan tembakan, itu bisa menjadi gol. Anda hanya perlu melihat gol ketiga ketika itu adalah sepak pojok yang tidak disapu dengan baik."
"Ada jalan panjang di depan dan banyak poin untuk diperebutkan, jadi kami harus bekerja keras dan menatap ke depan."
Allegri pun meminta Juventus kembali fokus ke laga berikutnya setelah rentetan delapan kemenangan beruntun mereka berakhir.
"Ini adalah kekalahan yang pantas, karena kami memasuki pertandingan dengan sedikit energi. Situasi kami kebobolan juga cukup mudah dibaca dan diprediksi, tetapi terkadang keberuntungan ada di pihak Anda dan terkadang tidak," imbuh Allegri.
"Kami mencoba mengubahnya menjelang paruh waktu, tetapi Napoli sepenuhnya layak mendapatkannya. Itu tidak berarti kami harus berkecil hati, karena kami bisa bangga dengan delapan kemenangan beruntun dan harus kembali ke jalur yang benar di Serie A dan Coppa Italia."
Sementara itu full-back Napoli, Giovanni Di Lorenzo, memuji pelatihnya Luciano Spalletti yang memberikan mentalitas juara kepada Napoli.
"Dalam satu setengah tahun ini kami benar-benar meningkat dalam pendekatan kami terhadap permainan dan banyak pujian diberikan kepada Spalletti. Dia memberi kami rasa lapar dan keyakinan ini. Kami mencapai hasil yang luar biasa dan harus terus seperti ini," ucap Di Lorenzo.
"Ada keuntungan besar, tetapi kami semua tahu bahwa belum ada yang diputuskan dan kami perlu melanjutkannya. Dia membawa mentalitas pemenang, yang tidak berarti Anda harus menang, tetapi keinginan untuk melampaui kemampuan Anda," urainya.
Arief Hadi
16.183
Berita Terkait
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
AC Milan Tidak Malu Mengakui Inter dan Napoli Lebih Kuat
Klasemen Terkini Serie A Usai AC Milan Ditahan Genoa: Jarak dengan Inter Milan Semakin Melebar
Gagal Menang di San Siro, Kedewasaan AC Milan dalam Mencapai Target Diuji
Hasil Pertandingan: AC Milan Imbang, Arsenal Urung Menjauh dari Kejaran Manchester City
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming AC Milan vs Genoa, Live Sebentar Lagi
10 Penjualan Termahal Sepanjang Masa Serie A pada Bursa Transfer Januari
Inter Milan di Puncak Klasemen, Chivu: Bahaya Selalu Mengintai!
Prediksi Hasil AC Milan vs Genoa Versi Superkomputer: Rossoneri Berpeluang Tambah Tiga Poin