Juventus Sudah 30 Kali Gagal Menangi Banding Kasus Calciopoli
BolaSkor.com - Juventus kembali menelan pil pahit terkait upaya banding kasus Calciopoli. Sejauh ini, semua upaya yang dilakukan Bianconeri tidak menemukan hasil positif.
Juventus menjadi satu di antara dalang kasus pengaturan skor di Italia atau yang lebih dikenal dengan Calciopoli. Pada musim 2005-2006, CEO Juventus saat itu, Luciano Moggi, melakukan sejumlah pengaturan skor.
Berdasarkan fakta yang terungkap, Moggi mengatur pertandingan pada musim 2004-2005 dan 2005-2006. Semua dilakukannya untuk membawa Juventus meraih gelar.
Baca Juga:
Wajar Antonio Conte Berterima Kasih pada Pemain Inter Milan
Dukung Keinginan Antonio Conte, CEO Sebut Inter Akan Belanja Pemain pada Januari 2020
Antonio Conte dan Maurizio Sarri Beri Penilaian soal Penggunaan VAR
Akibat kasus itu, Luciano Moggi dilarang bersentuhan dengan dunia sepak bola. Sedangkan, gelar juara Juventus dicabut.
Gelar Scudetto musim 2004-2005 diputuskan tidak bertuan atau tidak diberikan pada tim lain. Sementara itu, untuk titel Serie A 2005-2006, diberikan pada Inter Milan yang menempati posisi tiga klasemen akhir.
Sejatinya, AC Milan punya kans mendapatkan gelar tersebut karena menempati posisi kedua. Namun, Rossoneri juga terlibat dengan skandal pengaturan skor itu.
Juventus tidak tinggal diam dengan berusaha mengajukan banding. Berdasarkan laporan BR Football, La Vecchia Signora sudah 30 kali mengajukan banding ke pengadilan Collegio di Garanzia dello Sport, atau Mahkamah Agung untuk bidang olahraga.
Malangnya, dari 30 kali upaya banding tersebut, Juventus selalu gigit jari. Juve tetap dinyatakan bersalah dan tidak berhak atas gelar Serie A yang sudah dicabut.
Tidak berhenti sampai di situ, dalam upaya terakhir yang dilakukan, Juventus juga diwajibkan membayar biaya pengadilan sebesar 10 ribu euro.
Persaingan antara Juventus melawan Inter Milan masih berlanjut hingga saat ini. Kini, kedua klub tersebut saling sikut di puncak klasemen sementara. Juve sementara ini unggul satu poin dari Nerazzurri yang menempati posisi kedua.
Johan Kristiandi
18.181
Berita Terkait
Toni Kroos Klaim Barcelona Tidak Akan Juara Liga Champions
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam
Superkomputer Prediksi Hasil Como vs AC Milan: Perbedaan Peluang Menang Sangat Tipis
John Herdman Teringat Newcastle saat Melihat Timnas Indonesia
Nasib Program Naturalisasi di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Dua Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap, Berasal dari Eropa dan CONMEBOL
Pastikan Tidak Ada Matahari Kembar di Timnas Indonesia, John Herdman Tegaskan Pegang Kendali Penuh
Falcao Tak Sabar Hadapi Ricardinho di Indonesia, Duel GOAT Futsal Dunia
Rekor Positif AC Milan Diuji Como, Max Allegri Bicara Perubahan Taktik
Prediksi dan Statistik Racing Santander vs Barcelona: Pantang Terpeleset seperti Real Madrid