Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Juventus 1-3 Lazio: Deja Vu Bianconeri, Aquile Juara Piala Super Italia

Lazio berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Piala Super Italia usai meraih kemenangan 3-1 atas Juventus
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Senin, 23 Desember 2019
Juventus 1-3 Lazio: Deja Vu Bianconeri, Aquile Juara Piala Super Italia
Lazio juara Piala Super Italia (@OfficialSSLazio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Lazio berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Piala Super Italia usai meraih kemenangan 3-1 atas Juventus di Stadion King Saud University, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (22/12). Ini merupakan gelar kelima Lazio di Piala Super Italia.

Kemenangan ini juga mengulang kemenangan Lazio atas Juventus di Serie A beberapa Waktu yang lalu. Dengan skor yang sama, Lazio berhasil mengulang kejayaannya ketika menghadapi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Menit kedelapan Lazio mendapatkan peluang emas. Berawal dari kerja sama yang dilakukan oleh Immobile dan Luis Alberto, namun tendangan yang dilakukan oleh pemain asal Spanyol itu masih berada tipis diatas gawang, Juventus yang dikawal oleh Szczesny.

Baca Juga:

Prediksi Juventus Vs Lazio: Final Piala Super Italia Membara di King Saud University Stadium

Jelang Piala Super Italia: Juventus dan Lazio Torehkan Rekor

Rodrigo Bentancur

Lepas dari peluang tersebut, Si Nyonya Tua perlahan mulai mendominasi pertandingan. Memanfaatkan kecepatan yang dimiliki oleh Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, Juventus mulai membahayakan gawang Lazio yang dijaga oleh Strakosha.

Akan tetapi, Lazio akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-16. Kembali yang menjadi aktornya ialah Luis Alberto. Memanfaatkan umpan matang dari Savic, Luis ALberto yang tidak terkawal langsung menendang bola dengan terukur dan tidak bisa dihalau oleh Szczesny.

Tersentak dengan gol tersebut, Juventus langsung melakukan tekanan kembali pada menit ke-22. Mendapatkan umpan dari Higuain, Ronaldo yang mendapatkan kesempatan emas di depan gawang Lazio belum mampu menyamakan kedudukan, tendangan masih melebar di sisi kiri gawang Lazio.

Delapan menit berselang, Juventus mendapatkan peluang kembali, kali ini dari tendangan bebas di depan kotak penalti. Dybala yang mengambil kesempatan tersebut belum bisa memanfaatkannya dengan baik. Tendangan kaki kirinya masih melebar tipis di sisi kanan gawang.

Baca Juga:

Cristiano Ronaldo Emoh Hadapi Real Madrid pada Babak 16 Besar Liga Champions

Menilik Klub Peserta 16 Besar Liga Champions 2019-2020

Petarung UFC, Khabib Nurmagomedov Beri Petuah untuk Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Babak pertama menyisakan satu menit, akhirnya usaha Juventus untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil. Berawal dari tendangan keras kaki kiri Ronaldo yang tidak dapat ditahan dengan baik oleh Strakosha, bola muntah dimanfaatkan dengan baik oleh Dybala dan berhasil menyakaman kedudukan, skor 1-1 pun bertahan hingga akhir babak pertama.

Kedua tim tidak mengendurkan tempo pertandingan pada awal babak kedua. Bahkan tiga menit babak kedua berjalan, Juventus mendapatkan peluang emas dari Dybala, namun tendangan masih belum terarah dan hanya menjadikan tendangan gawang saja.

Lima menit berselang, giliran Lazio yang mendapatkan peluang emas. Namun tandukan yang dilakukan oleh Correa masih ditangkap dengan mudah oleh Szczesny, skor pun belum berubah hingga sepuluh menit babak kedua berjalan.

Pertandingan berjalan menit ke-67 Immobile mendapatkan peluang. Mendapatkan ruang tembak di depan gawang Juventus, tapi sayang tendangan kerasnya masih bisa dihalau oleh Bonucci.

Perubahan strategi pun dilakukan oleh kedua tim, Juventus memasukan Ramsey dan Cuadrado sedangkan Lazio memasukan Parolo dan Cataldi. Pergantian yang dilakukan Juventus pun berjalan dengan baik, ada satu peluang yang dihasilkan oleh Ronaldo usai mendapatkan umpan dari Ramsey, tapi sayang tendangannya masih barada di atas gawang Lazio.

Lazio akhirnya kembali unggul pada menit ke-73. berawal dari umpan sundulan yang dulakukan oleh Marco Parolo, Senad Lulic yang berdiri bebas mampu melesatkan tendangan keras ke gawang Juventus dan tidak bisa dihalau oleh Szczesny.

Skuat asuhan Simone Inzaghi ini bermain benar-benar sangat efektif. Mereka hanya melakukan serangan balik untuk bisa membahayakan gawang Juventus. Sementaran, serangan bertubi-tubi yang dilakukan oleh Juventus justru tidak membuahkan hasil dan selalu terbentur dengan pertahanan berlapis yang dilakukan oleh Lazio.

Di sisa waktu yang ada, Juventus terus melakukan tekanan ke pertahan Lazio. Salah satunya peluang yang didapat oleh Bonucci pada menit ke-89 tapi sayang sundulan mantan pemain AC Milan tersebut tipis berada di gawang Lazio.

Alih-alih menyamakan kedudukan justru Juventus kembali kebobolan. Lewan kecerobohan yang dilakukan oleh Bentacur yang membuatnya harus mendapatkan kartu merah, tendang bebas yang dilakukan oleh Danilo Cataldi menluncur deras ke gawang Juventus, skor 3-1 untuk Lazio dan berhasil meraih gelar Piala Super Italia.

Daftar susunan pemain:

Juventus (4-3-3)
Wojciech Szczesny (GK); Leonardo Bonucci, Merih Demiral, Alex Sandro, Mattia De Sciglio/Juan Cuadrado (56); Blaise Matuidi/Douglas Costa (76), Miralem Pjanic, Rodrigo Bentacur; Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, Gonzalo Higuain/Aaron Ramsey (66).

Pelatih: Maurizio Sarri

Lazio (3-5-2)
Thomas Strakosha (GK); Stefan Radu, Francesco Ancerbi, Luiz Felipe; Lucas Leiva/Danilo Cataldi (64), Senad Lulic, Luis Alberto/Marco Parolo (67), Manuel Lazzari, Sergej Milinkovi Savi; Carlos Correa, Ciro Immobile/Adam Marusic (82).

Pelatih: Simone Inzaghi

Lazio Juventus Piala Super Italia Breaking News

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan