Jules Kounde, Pembunuh Berdarah Dingin yang Penuh Senyum dan Sering Mengantuk

Rekan-rekan setim di Sevilla menyebut Jules Kounde sebagai pembunuh berdarah dingin.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 11 Februari 2021
Jules Kounde, Pembunuh Berdarah Dingin yang Penuh Senyum dan Sering Mengantuk
Jules Kounde (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sevilla berhasil menaklukkan Barcelona 2-0 pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (11/2) dini hari WIB. Satu dari dua gol Sevilla disumbang oleh bek tengah yang sedang menjadi incaran banyak klub, Jules Kounde.

Sejak didatangkan Sevilla dari klub Prancis Bordeaux pada 2019, Kounde langsung tampil memikat. Total pemain berusia 22 tahun ini sudah 47 kali tampil bersama Sevilla di semua kompetisi dan menyumbang dua gol.

Pemain yang lahir di Paris, Prancis ini terbilang unik, di dalam dan luar lapangan. Sebagai bek tengah, postur tubuh Kounde terbilang mungil. Tapi jangan salah, Kounde tangguh dalam menjalankan tugasnya. Karena itulah Sevilla rela mengeluarkan dana 25 juta euro, rekor transfer tertinggi mereka.

Baca Juga:

FFP Bisa Sulitkan PSG Rekrut Lionel Messi

5 Bintang Sevilla yang Pernah Dibajak Barcelona

Pique Tuding Wasit Untungkan Madrid, Koeman Jernihkan Situasi

Di luar lapangan, pemain berdarah Benin ini termasuk pribadi yang disukai rekan-rekannya. Ketika tiba di tempat latihan, Kounde selalu tesenyum lebar, meski acap terlihat mengantuk.

Kounde menyukai tidur, namun ada hal lain yang lebih disukainya. Kounde sangat menyukai bola basket, khususnya NBA. Karena itulah dia acap rela bangun tengah malam untuk menonton siaran pertandingan NBA.

Sebagai antisipasi agar tidak terlambat ke tempat latihan, Kounde memilih tinggal di perumahan dekat pusat latihan Sevilla. Dan Kounde memilih tinggal sendirian.

Ya, dalam situasi pandemi seperti saat ini, Kounde menjalani lockdown seorang diri, meski sesekali ada keluarga dan sahabatnya yang datang berkunjung, tepatnya mengecek kondisinya.

Selama masa karantina, Kounde melakukan latihan di halaman rumah. Meski acap telat tidur, Kounde sangat disiplin mengatur jadwal latihannya. Para rekan setimnya mengatakan Kounde sangat fokus dalam urusan sepak bola.

Bagi pemain-pemain Sevilla lain, Kounde adalah pribadi yang supel, sopan, dan enak diajak berbicara. Sebagai salah satu pemain termuda. Kounde acap jadi target gurauan rekan-rekannya. Namun selera humor yang tinggi membuat semua gurauan itu menjadi menyenangkan.

Di dalam lapangan, Kounde termasuk salah satu pemain yang mengejutkan musim lalu. Dia memiliki peran besar saat Sevilla menjuarai Liga Europa.

Penampilan apik Kounde berlanjut ke musim ini. Rekan-rekan setim menyebutnya sebagai pembunuh berdarah dingin bukan tanpa alasan. "Dia tidak pernah terlihat gugup," ujar salah satu rekan setimnya dikutip Marca.

Mentalitas seperti inilah yang membuat direktur sepak bola Sevilla Monchi yakin untuk memboyongnya dengan rekor transfer klub.

Datang sebagai pemain muda dan berstatus pemain termahal klub tentu saja menghundang pertanyaan. Namun Kounde tidak peduli. Bahkan saat ditanya apakah klub terlalu mahal menghargainya, Kounde menjawab, "Tanya saya dalam dua tahun."

Pada bursa transfer musim panas lalu, klub kaya Inggris Manchester City tertarik merekrut Kounde. City bahkan sudah melayangkan penawaran sebesar 55 juta euro. Penawaran yang ditolak mentah-mentah oleh Monchi.

Monchi yakin Kounde akan menjadi salah satu bek terbaik dunia paling tidak untuk satu dekade ke depan. Karenanya Sevilla memagari Kounde dengan memasang klausul pelepasan senilai 90 juta euro.

Kabar terakhir, Kounde juga disebut sedang dipantau oleh klub sekota City, Manchester United. Marca melansir, MU menyiapkan dana sekitar 70 juta euro untuk Kounde.

Sevilla LaLiga Copa del Rey Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Posts

11.018

Berita Terkait

Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Spanyol
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Jose Mourinho menilai El Clasico kehilangan daya tarik global setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir di Barcelona dan Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Prediksi
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Prediksi Turki vs Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026. Turki membidik poin pertama, Amerika Serikat mengincar sejarah baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Ekuador vs Jerman: Der Panzer Terlalu Tangguh
Jerman difavoritkan meraih kemenangan saat menghadapi Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Superkomputer Opta memberi peluang besar bagi Die Mannschaft untuk melanjutkan tren impresif dan mengunci posisi juara grup.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Ekuador vs Jerman: Der Panzer Terlalu Tangguh
Timnas
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Erick Thohir menilai peluang membawa kembali Argentina ke Jakarta kecil. Namun, PSSI akan mengupayakan tim besar lainnya datang pada Maret 2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Inggris
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, masuk daftar nama yang akan dipertahankan Oxford United.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Bagikan