Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Julen Lopetegui Tak Pandang Bulu dengan Status Pemain di Real Madrid

Ketegasan Julen Lopetegui di Real Madrid patut diacungi jempol.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 28 Agustus 2018
Julen Lopetegui Tak Pandang Bulu dengan Status Pemain di Real Madrid
Julen Lopetegui (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Bulan Agustus belum berakhir, hawa-hawa Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo ‘masih’ dirasakan fans Real Madrid, dan Julen Lopetegui telah memperlihatkan kekuatan manajerialnya dalam melatih tim. Ketegasannya patut diapresiasi dan diacungi jempol.

Madrid boleh saja disorot habis-habisan saat ini karena tidak melakukan transfer pemain besar dalam upaya menggantikan Ronaldo, dan hanya merekrut: Alvaro Odriozola, Vinicius Junior, Andriy Lunin, dan Thibaut Courtois – nama yang disebut terakhir memiliki profil top di Eropa. Kritikan pun bertambah parah pasca kalah 2-4 dari Atletico Madrid di ajang Piala Super Eropa.

Los Blancos tidak mudah menyerah. Mereka bangkit di La Liga melalui dua kemenangan beruntun melawan Getafe (2-0) dan Girona (4-1). Dalam dua laga itu juga Lopetegui memperlihatkan kuasanya atas para pemain Madrid. Sorotan utamanya apalagi kalau bukan caranya memperlakukan pemain sama rata, tanpa pandang bulu, tidak peduli status mereka bintang, senior, atau pemain muda tim.

Courtois yang dibeli dari Chelsea masih menghangatkan bangku cadangan dan belum sekalipun diturunkan Lopetegui. Dia masih memercayai tempat nomor satu Madrid di bawah mistar gawang kepada Keylor Navas. Begitu juga Luka Modric yang dicadangkan di ketiga laga tersebut.

Lopetegui memberi kesempatan mentas Isco, Toni Kroos, dan Casemiro di lini tengah dalam formasi 4-2-3-1. Sementara di laga teranyar melawan Girona, Raphael Varane yang sudah jadi andalan Zidane beberapa musim terakhir, dicadangkan Lopetegui yang memberi tempat bermain bagi Nacho Fernandez sebagai tandem Sergio Ramos di lini belakang.

Bahkan Marcelo, yang biasanya tidak pernah digantikan saat bermain, ditarik keluar pada menit 60 oleh Lopetegui kala melawan Girona. Lopetegui bukan menerapkan rotasi pemain dalam kebijakannya tersebut, melainkan penilaian murni akan statistik pemain individu terkait performa mereka. Jika dianggap menurun atau tampil buruk, maka Lopetegui akan mencadangkan mereka – tidak peduli dengan status mereka.

“Real Madrid secara resmi memulai musim dengan kebobolan sebuah gol di menit pertana dan kalah di Piala Super Eropa karena kesalahan Marcelo, satu dari beberapa kesalahan defensif yang dibuatnya dan juga rekan setim. Itulah mengapa pelatih tidak ragu mengganti Marcelo kala melawan Girona ketika masih ada waktu setengah jam permainan. Dia tidak ragu,” tulis artikel yang dimuat Marca, Selasa (28/8).

Kebijakan Lopetegui itu jelas relatif lebih ‘adil’ ketimbang Zidane yang kerapkali memainkan susunan pemain yang sama dari satu laga ke laga berikutnya dua musim terakhir. Meski berujung tiga titel Liga Champions beruntun dan satu La Liga, pemain seperti Alvaro Morata, James Rodriguez, hengkang karena mereka tidak puas dengan waktu bermain mereka di era Zidane.

Breaking News Real Madrid Julen Lopetegui Marcelo Luka Modric Thibaut courtois

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan