Jose Mourinho Lebih Bahagia di Inter Milan daripada Real Madrid
BolaSkor.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, kembali mengungkapkan alasannya meninggalkan Inter Milan dan menuju Real Madrid pada 2010. The Special One menilai, Inter Milan lebih memberikan kebahagiaan.
Jose Mourinho menjadi pelatih Inter Milan pada 2008. Pada musim pertamanya, Mourinho membawa Nerazzurri memenangi Serie A dan Piala Super Italia.
Musim berikutnya, prestasi Jose Mourinho semakin gemilang. Sang pelatih membawa Inter Milan menjadi satu-satunya klub di Italia yang merengkuh treble winner.
Akan tetapi, itu juga menjadi musim terakhirnya di Inter Milan. Mourinho mengaku tak kuasa menolak tawaran Real Madrid, namun juga berat hati meninggalkan La Beneamata.
Baca juga:
Pelatih Inter Milan yang Persembahkan Gelar Piala UEFA 1998 Meninggal Dunia
Jose Mourinho menegaskan, keputusan yang diambil hanya berdasarkan keinginan semata, namun tidak beralaskan kebahagiaan.
"Jika saya kembali dari Madrid ke Milan dan para suporter mengucapkan: 'Jose tetap di sini bersama kami', mungkin saya akan bertahan," kenang Jose Mourinho dalam wawancara bersama Gazzette dello Sport.
"Saya belum meneken kontrak apa pun dengan Real Madrid sebelum final. Kabar mengatakan Real Madrid datang ke hotel kami sebelum final, namun itu tidak benar."
"Saya ingin hengkang ke Real Madrid. Mereka menginginkan saya satu tahun sebelummnya. Saya pergi ke rumah Massimo Moratti untuk memberikan kabar, namun ia menghentikan saya angkat kaki. Saya sudah menolak Madrid saat masih di Chelsea. Anda tidak bisa menepis El Real sebanyak tiga kali."
Jose Mourinho percaya diri meraih titel Liga Champions setelah menyingkirkan Barcelona pada babak semifinal. Pada saat itu juga The Special One membulatkan tekad meninggalkan Inter.
"Saya sudah mempersiapkan diri bertemu Moratti. Dengan tidak adanya kata-kata dan pelukan hangat di lapangan membuatnya mengerti apa yang saya inginkan. Moratti mengatakan setelah ini saya berhak pergi," tegas Mourinho.
"Suatu kebenaran untuk melakukan apa yang saya inginkan, bukan untuk bahagia. Sejatinya, saya lebih bahagia di Inter Milan daripada Real Madrid."
Jose Mourinho menukangi Real Madrid dari 2010 hingga 2013. Sang pelatih membawa Madrid memenangi tiga gelar termasuk titel LaLiga 2011-2012.
Johan Kristiandi
18.287
Berita Terkait
Marc Klok Cedera, Persib Pulangkan Dedi Kusnandar
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Konsistensi Bandung bjb Tandamata Diuji JPE di Awal Putaran Kedua Proliga 2026
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah
Tanpa Influencer, 26 Warriors Siap Panaskan Prime Kumite Championship 3 di Jakarta
7 Catatan Statistik Menarik Duel Leeds United vs Arsenal: The Gunners Nyaman di Elland Road
3 Pemain yang Ingin Direkrut AC Milan Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin 2026
Jadwal AC Milan: Lawan Tampil di Kompetisi Eropa, Rossoneri Baru Bertanding pada Rabu (4/2)
Superkomputer Prediksi Juara Premier League: Peluang Arsenal Lebih dari 80 Persen