Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Joachim Low Tak Lagi Melatih Jerman Selepas Piala Eropa 2020

Piala Eropa 2020 jadi momen terakhir Joachim Low melatih timnas Jerman.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 09 Maret 2021
Joachim Low Tak Lagi Melatih Jerman Selepas Piala Eropa 2020
Joachim Low (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih timnas Jerman Joachim Low membuat keputusan mengejutkan. Peramu taktik berusia 61 tahun akan mengakhiri tugasnya sebagai pelatih Die Mannschaft - julukan timnas Jerman - selepas Piala Eropa 2020.

Low sedianya memiliki kontrak sampai Piala Dunia 2022 berakhir. Akan tapi mantan pelatih Austria Wien dan asisten pelatih Jurgen Klinsmann itu memutuskan mundur selepas Piala Eropa 2020. Dia memuat pernyataannya di laman resmi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

"Saya mengambil langkah ini dengan sangat sadar, dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur yang sangat besar, tetapi di saat yang sama terus menjadi sangat termotivasi ketika datang ke turnamen Piala Eropa mendatang," tutur Low.

"Saya bangga, karena itu adalah sesuatu yang sangat istimewa dan suatu kehormatan bagi saya untuk terlibat dengan negara saya. Dan karena saya telah dapat bekerja dengan pemain terbaik di negara ini selama hampir 17 tahun dan mendukung mereka dalam perkembangan mereka."

Baca Juga:

100 Hari Menuju Piala Eropa 2020: 5 Pemain Abad 21 dengan Caps Terbanyak

Piala Eropa 2020 - Joachim Low Pertimbangkan Panggil 3 Veteran Jerman

UEFA Jamin Tidak Ada Skenario Terburuk untuk Piala Eropa 2020

Joachim Low juara Piala Dunia 2014 dengan timnas Jerman

"Saya telah meraih kemenangan besar bersama mereka serta kekalahan yang menyakitkan, tetapi di atas semua itu, banyak momen indah dan ajaib - tidak hanya memenangkan Piala Dunia 2014 di Brasil."

Piala Dunia 2014 di Brasil memang menjadi klimaks dari masa kepelatihan Low dengan timnas Jerman. Kala itu Jerman menjadi juara Piala Dunia. Low telah melatih Jerman selama 15 tahun setelah menggantikan Klinsmann.

Keputusan itu mengejutkan tapi tak lagi mengherankan sebab pada Piala Dunia 2018 isu pemecatannya sudah muncul. Pasalnya kala itu Jerman jadi juara bertahan yang buruk karena tak mampu keluar dari fase grup dan berakhir di posisi juru kunci.

Dalam periode kepelatihannya Low banyak mengorbitkan pemain-pemain muda ke dalam skuad Jerman, menggabungkan mereka dengan nama-nama senior.

Adapun Jerman berada di grup maut Piala Eropa 2020 bersama tuan rumah Hungaria, juara Piala Dunia 2018 Prancis, dan juara bertahan Piala Eropa Portugal. Pertandingan pertama Jerman melawan Prancis pada 15 Juni mendatang.

Kata Mereka Mengenai Joachim Low

Presiden DFB Fritz Keller menuturkan rasa respek besarnya kepada Joachim Low yang juga dipanggil Jogi Low. Tidak hanya mengembangkan sepak bola Jerman tapi Low juga punya kepribadian yang bagus.

"Saya sangat menghormati keputusan Joachim Low. DFB tahu apa yang ada di Jogi, dia adalah salah satu pelatih terhebat di dunia sepak bola," ucap Fritz Keller.

"Jogi Low telah membentuk sepak bola Jerman tidak seperti yang lain selama bertahun-tahun dan membantunya mencapai kedudukan tertinggi di panggung internasional."

"Tidak hanya karena prestasi olahraganya, tetapi juga karena empati dan kemanusiaannya. Fakta bahwa dia memberi tahu kami tentang keputusannya pada tahap awal sangat terhormat. Dengan melakukan itu, dia memberi kami waktu yang dibutuhkan di DFB untuk menunjuk penggantinya dengan ketenangan dan rasa proporsional."

Direktur Timnas Jerman dan Akademi DFB Oliver Bierhoff juga berbicara soal Low. Keduanya telah berkomunikasi, berteman, dan bekerja sama dalam membangun harmonisasi di skuad Jerman.

"Joachim Low dan saya telah bekerja sama selama hampir 17 tahun. Kami telah mengalami begitu banyak pengalaman bersama dan melalui begitu banyak hal bersama. Ini adalah hubungan khusus yang di atas segalanya dibentuk oleh kepercayaan mutlak," terang Bierhoff.

"Di bawah Jogi, tim nasional sekali lagi berdiri untuk menikmati permainan dan sepakbola menyerang yang atraktif. Tim dan pemain ini telah berkembang luar biasa di bawahnya. Saya menyesal bahwa kami akan berpisah secara profesional setelah Piala Eropa."

"Secara pribadi, kami akan tetap dekat. Namun, saya tidak memikirkan hal itu saat ini, terutama karena saya tahu bahwa konsentrasi dan energi penuh Jogi dalam beberapa minggu dan bulan mendatang akan difokuskan hanya untuk mempersiapkan Kejuaraan Eropa."

"Kami akan melakukannya terus dipersatukan oleh tujuan bersama yang hebat di musim panas," pungkas Bierhoff.

Breaking News Joachim Low Jerman Timnas Jerman Piala Eropa 2020

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Susunan pemain Singapura vs Timnas Indonesia resmi diumumkan. Cahya Supriadi jadi starter, sementara Mitchell Baker kembali diandalkan John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Analisis
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Persija Jakarta menutup Piala Presiden 2026 di peringkat ketiga. Witan Sulaeman, Victor Dethan, Arlyansyah Abdulmanan, Denis Kolinger, dan Fabio Calonego tampil sebagai pemain paling menonjol.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Italia
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Menjelang pertandingan, Ruben Amorim tak ragu memberikan pujian kepada pelatih Chelsea, Xabi Alonso.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Italia
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Pelatih AC Milan Ruben Amorim membagikan pandangannya mengenai cara membangun sepak bola yang kompetitif saat berkunjung ke Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Italia
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan Rossoneri akan membidik gelar di setiap kompetisi yang diikuti pada musim 2026-2027.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Italia
Ruben Amorim: AC Milan Datang ke Indonesia Bukan Sekadar Tur Pramusim
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan kehadiran Rossoneri di Indonesia bukan sekadar menjalani tur pramusim.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim: AC Milan Datang ke Indonesia Bukan Sekadar Tur Pramusim
Italia
Ruben Amorim Bakal Turunkan Luka Modric dan Rafael Leao Hadapi Chelsea di SUGBK
Ruben Amorim memastikan Luka Modric dan Rafael Leao akan tampil saat AC Milan menghadapi Chelsea di SUGBK, Jakarta. Keduanya diproyeksikan bermain minimal 45 menit.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bakal Turunkan Luka Modric dan Rafael Leao Hadapi Chelsea di SUGBK
Timnas
John Herdman Ungkap Permintaannya kepada Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura
John Herdman meminta Timnas Indonesia tetap tenang dan fokus menghadapi Singapura pada laga penentu Grup A Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu juga mengungkap evaluasi kekalahan dari Vietnam dan optimistis Garuda mampu meraih kemenangan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
John Herdman Ungkap Permintaannya kepada Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura
Bagikan