Joachim Low Beberkan Pep Talk yang Memotivasi Pemain Jerman Saat Melawan Swedia
BolaSkor.com - Timnas Jerman bangkit meraih kemenangan dengan cara klasik ala Der Panzer saat melawan Swedia di laga kedua grup F Piala Dunia 2018. Sempat tertinggal 0-1 dari gol Ola Toivonen, Die Mannschaft bangkit dan berbalik menang melalui gol Marco Reus dan Toni Kroos.
Hebatnya lagi, Jerman menang dengan 10 pemain pasca Jerome Boateng diusir wasit di babak kedua. Kendati demikian, Jerman memperlihatkan mentalitas mereka sebagai juara bertahan yang sudah memenangi empat titel Piala Dunia. Meski bermain dengan 10 pemain, mereka tidak bermain hati-hati dan justru menjadikan tekanan sebagai enerji positif untuk bangkit.
Joachim Low, pelatih Jerman, sampai melabeli laga tersebut layaknya roller coaster seiring tingginya intensintas permainan selama 90 menit plus tambahan waktu. Laga Jerman kontra Swedia sangat menghibur fans netral.
"Tentu saja laga tadi (Jerman vs Swedia) menegangkan, penuh dengan emosi, layaknya roller coaster. Beberapa menit terakhir penuh drama, tapi, laga-laga seperti ini memang ada dalam sepak bola," ucap Low.
"Hal seperti itu terjadi berulang kali dan ini menjadi daya tarik khusus untuk fans sepak bola," lanjutnya, sebagaimana dilansir dari ESPN, Minggu (24/6).

Kemenangan dramatis Jerman juga tidak lepas dari pep talk (pembicaraan di ruang ganti pemain pada jeda babak pertama) yang dilakukan Low. Pelatih berusia 58 tahun hanya memberi instruksi sederhana di ruang ganti pemain: jangan panik di babak kedua.
"Saya memberitahu mereka (di ruang ganti pemain) untuk tetap tenang di 45 menit berikutnya dan jangan panik atau mencoba memainkan bola lambung jauh ke depan, tapi, untuk terus bermain operan pendek dan bermain melebar ke sayap, mencoba untuk lebih tajam lagi," ungkap Low.
"Sesuatu yang saya apresiasi adalah kami tidak kehilangan ketenangan (bermain), kami tidak panik meski tertinggal. Kami tetap tenang, kami berkata kami harus terus mengoper bola dan membuat Swedia kelelahan lalu membuka ruang. Di babak kedua tekanan kami semakin tinggi."
"Gol di waktu tambahan, ada sedikit keberuntungan di dalamnya, tapi, itu juga terjadi karena keyakinan kuat yang menguatkan tim," urai Low.
Jerman kini akan menentukan nasib mereka sendiri saat melawan Korea Selatan (Korsel) di laga pamungkas Grup F yang berlangsung pekan depan.
Arief Hadi
15.892
Berita Terkait
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan