Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Euro 2024

Jerman Ingin Akhiri Rekor 36 Tahun Tanpa Kemenangan Melawan Spanyol

Kemenangan terakhir Jerman atas Spanyol dalam turnamen besar terjadi pada Euro 1988.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 03 Juli 2024
Jerman Ingin Akhiri Rekor 36 Tahun Tanpa Kemenangan Melawan Spanyol
Timnas Jerman (uefa.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 'Final kepagian'. Itulah yang muncul ketika melihat tuan rumah Jerman akan menghadapi Spanyol di perempat final Euro 2024. Pertandingan yang akan digelar di Stuttgart, Jumat (5/7) pukul 23.00 WIB, mempertemukan dua penampil terbaik di turnamen.

Pertarungan digaransi akan berjalan seru, sengit, dan ketat. Khusus bagi Jerman, laga nanti menjadi kesempatan untuk mengakhiri catatan buruk mereka selama 36 tahun. Ya, sejak 1988, Jerman memang selalu gagal meraih kemenangan di turnamen besar saat menghadapi Spanyol.

Kemenangan terakhir Jerman atas Spanyol terjadi pada Euro 1988. Jerman kalah di semifinal Piala Dunia 2010 serta final Euro 2008 dan juga menderita kekalahan 0-6 di Nations League empat tahun lalu. Pada Piala Dunia 2022, Jerman harus puas dengan hasil imbang 1-1 di fase grup.

Saat ini merupakan momen yang tepat untuk Jerman mematahkan rekor buruk tersebut. Pasalnya pasukan Julian Nagelsmann sedang menikmati turnamen terbaik mereka dalam delapan tahun terakhir. Tidak hanya itu, mereka juga tampil di rumah sendiri.

Baca Juga:

Euro 2024: Komputer Super Tidak Lagi Favoritkan Inggris

5 Striker Tajam yang Masih Melempem di Euro 2024

Bersama N'Golo Kante, Prancis Terus Menjaga Asa Juara Euro 2024

Rudi Voller, pahlawan kemenangan Jerman atas Spanyol di Euro 1988 (uefa)

Ambisi meraih gelar juara turnamen besar setelah puasa dalam satu dekade juga akan menjadi penambah motivasi bagi Toni Kross dan kawan-kawan.

Di lain pihak, Spanyol mencuri perhatian di Euro 2024 dengan menampilan para pemain muda. Dua di antaranya tampil cemerlang; Lamine Yamal, yang merupakan pemain termuda yang tampil dalam sejarah Euro dan Nico Williams. Keduanya dengan cepat membangun kemitraan luar biasa yang telah meneror pertahanan lawan dengan kecepatan dan permainan kreatif mereka.

Saat ini Spanyol tidak lagi hanya mengandalkan penguasaan bola. Kini Spanyol mengusung "penguasaan bola dengan tujuan". Ada dorongan konstan ke depan alih-alih hanya menahan bola.

Kemenangan 4-1 atas Georgia di babak 16 besar menegaskan performa dominasi Spanyol di Euro 2024 dengan kemenangan keempat dalam empat pertandingan. Tak pelak, di luar Jerman, Spanyol menjadi favorit untuk meraih gelar Eropa keempat.

Lamine Yamal dan Nico Williams (uefa.com)

Jerman, yang juga telah memenangkan turnamen ini tiga kali, harus berusaha keras untuk mencapai puncak grup mereka. Jerman kembali harus bekerja keras saat mengalahkan Swiss di babak 16 besar.

Menghadapi Spanyol, Jerman harus tampil maksimal, terutama dalam organisasi pertahanan. Sepak bola menyerang Spanyol akan menjadi monster jika tidak diredam.

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann harus mengambil keputusan sulit untuk posisi bek kiri. Pasalnya saat ini posisi itu biasa ditempati David Raum dan Maximilian Mittelstaedt yang aktif menyerang.

Ada kemungkinan Nagelsmann akan memilih pemain yang lebih defensif dalam diri Benjamin Henrichs. Meski tahu kekuatan yang dimiliki Spanyol, Jerman tidak boleh kehilangan nyali.

“Kami tidak boleh bersembunyi melawan Spanyol,” kata kapten Ilkay Gundogan dikutip dari Reuters.

“Sebagai sebuah tim, kami bisa melakukan lebih dari sekadar mengimbangi mereka. Kami juga punya kualitas."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Timnas Jerman Timnas Spanyol Euro 2024 Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan