Jauhkan Balapan dari Politik, FIA Buat Sanksi Tegas

Keputusan ini dikeluarkan setelah munculnya banyak tren para pembalap menggunakan atribut bernada politik. Untuk mengembalikan marwah sebagai ajang balap mobil, FIA akhirnya mengeluarkan peraturan tersebut.
Andhika PutraAndhika Putra - Kamis, 22 Desember 2022
Jauhkan Balapan dari Politik, FIA Buat Sanksi Tegas
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FIA (Federasi Balap Mobil Dunia) meluncurkan regulasi baru. Terhitung pada musim 2023, para pembalap Formula 1 dilarang memberikan pernyataan berbau politik tanpa seizin FIA.

Keputusan ini dikeluarkan setelah munculnya banyak tren para pembalap menggunakan atribut bernada politik. Untuk mengembalikan marwah sebagai ajang balap mobil, FIA akhirnya mengeluarkan peraturan tersebut.

“Pernyataan umum yang memperlihatkan ranah politik, agama, dan pernyataan pribadi atau komentar yang menyalahi prinsip umum netralitas yang dipromosikan FIA berdasarkan statutanya, kecuali telah disetujui oleh FIA sebelumnya untuk kompetisi internasional, atau kompetisi nasional dalam yuridiksi,” tulis FIA dalam keterangan resminya, dikutip dari crash.net.

“Jika gagal memenuhi instruksi FIA, mengenai penunjukkan dan partisipasi pembalap selama seremoni resmi di semua kompetisi kejuaraan FIA, akan dianggap melanggar regulasi dan berpotensi dijatuhi penalti,” lanjut mereka.

FIA menampik regulasi ini dibuat untuk membatasi ruang gerak para pembalapnya. FIA tetap akan berpegang teguh pada visi dan misinya, memperhatikan hak asasi manusia dan menghormati persamaan derajat.

“Harus tetap mempromosikan hak asasi dan martabat manusia. Serta menahan diri dari diskriminasi warna kulit, jenis kelamin, orientasi seksual, suku, agama, bahasa, pendapat politik dan filosofis, situasi keluarga atau disabilitas dalam beraktivitas dan mengambil keputusan,” jelas FIA.

Sebagai informasi, setidaknya saat ini ada dua pembalap Formula 1 yang secara terang-terangan kerap melakukan kegiatan bernada politik. Pertama Lewis Hamilton dan kedua adalah Sebastian Vettel.

Pada musim 2020, saat GP Tuscan, Hamilton memberikan opini politik dengan cara memakai pakaian bertuliskan ‘tangkap polisi yang membunuh Breonna Taylor’. Langkah ini dilakukan sebagai dukungan Hamilton terhadap gerakan BLM (Black Live Matter) atas kasus penembakan Taylor.

Hal serupa juga dilakukan oleh Vettel saat GP Hungaria 2021. Ketika itu pembalap berumur 35 tahun itu melakukan kampanye mendukung kelompok LGBTQ+ dengan cara memakai pakaian berwarna-warni bertuliskan ‘Same Love’.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Formula 1 F1

Berita Terkait

Piala Dunia
Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan
Pierluigi Collina menegaskan bahwa para wasit yang bertugas di Piala Dunia 2026 bekerja secara independen dan tidak dapat dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Angkat Bicara soal Wasit Argentina pada Laga Melawan Maroko
Penunjukan wasit asal Argentina untuk laga Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 menuai sorotan. Didier Deschamps memilih fokus membawa Les Bleus lolos ke semifinal.
Johan Kristiandi - Kamis, 09 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Angkat Bicara soal Wasit Argentina pada Laga Melawan Maroko
Piala Dunia
Half-Time Show Perdana di Final Piala Dunia Hadirkan Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan BTS
Panggung penutupan Piala Dunia 2026 dipastikan semakin megah. Justin Bieber resmi bergabung dalam jajaran bintang dunia yang akan tampil final di New York, pada 20 Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Half-Time Show Perdana di Final Piala Dunia Hadirkan Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan BTS
Piala Dunia
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, meminta anak asuhnya tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang saat menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Italia
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Ruben Amorim resmi diperkenalkan sebagai pelatih AC Milan kepada publik. Pelatih asal Portugal itu bertekad membawa Rossoneri kembali bersaing di level tertinggi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Liga Indonesia
Serius Tatap Super League 2026/27, Persija Datangkan Eks Kapten Timnas Bosnia & Herzegovina
Kehadiran Kerim Memija makin memperkuat skuad Persija Jakarta jelang Super League 2026/27. Siapa pemain selanjutnya yang akan dipinang?
BolaSkor - Kamis, 09 Juli 2026
Serius Tatap Super League 2026/27, Persija Datangkan Eks Kapten Timnas Bosnia & Herzegovina
Piala Dunia
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
FIFA resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise saat Prancis mengalahkan Paraguay.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
Inggris
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Geovany Quenda mengincar trofi setelah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Chelsea.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Piala Dunia
Rafael Marquez Pimpin Era Baru Timnas Meksiko Menuju Piala Dunia 2030
Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) resmi menunjuk Rafael Marquez sebagai pelatih menggantikan Javier Aguirre yang mengakhiri masa tugasnya setelah Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Rafael Marquez Pimpin Era Baru Timnas Meksiko Menuju Piala Dunia 2030
Sports
Indonesia Ukir Sejarah Gelar FIP Bronze & FIP Promises 2026, Diikuti 31 Negara
FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 resmi dibuka di RANA Grounds Mampang. Turnamen pertama FIP di Jakarta diikuti lebih dari 31 negara dan menjadi tonggak perkembangan padel Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 09 Juli 2026
Indonesia Ukir Sejarah Gelar FIP Bronze & FIP Promises 2026, Diikuti 31 Negara
Bagikan