Jabat Tangan Kaesang Pangarep Putra Jokowi Dongkrak Harga Saham Bali United
BolaSkor.com - Satu unggahan Kaesang Pangarep memberi pengaruh positif pada harga saham Bali United. Foto jabat tangan dengan pemilik saham terbesar Bali United, Pieter Tanuri, mendongkrak harga saham Bali United ke level Rp306 per lembar atau naik 14 poin.
Kaesang beberapa hari ini membuat para pecinta sepak bola Tanah Air penasaran. Melalui akun Twitter pribadinya, Kaesang membuat polling dengan pertanyaan "enakan main bola atau beli tim bola terus suruh orang yang jago main bola?".
Jawabannya sudah bisa ditebak. Sebesar 74 persen memilih "beli tim bola", sementara 26 persen lainnya memilih "main bola". Tak lama kemudian, Kaesang pun mengunggah kebersamaan dengan Pieter Tanuri di depan kantor Bali United.
Baca Juga:
Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep Beli Bali United?
Ada Persyaratan yang buat Arema FC Urung Kejar Sergio Farias
Unggahan putra Presiden Republik Indonesia Joko Widodo itu terbukti mendongkrak harga saham Bali United. Pada penutupan perdagangan, Jumat (26/2), saham emiten BOLA naik 14 poin ke level Rp306 per lembar.

Kenaikan ini merupakan imbas dari melesatnya frekuensi perdagangan emiten BOLA. Dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 458 transaksi dengan total volume 3.883.400 lembar saham. Nilainya mencapai Rp1.171.675.800.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding perdagangan saham BOLA pada Kamis (25/2). Hanya ada 78 kali transaksi dengan volume 292.700 lembar saham. Nilainya pun hanya Rp85.633.400.
Namun begitu, belum ada laporan resmi dari PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. tentang kepemilikan saham Kaesang Pangarep. Pada keterbukaan informasi, Jumat, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. hanya melaporkan transaksi saham 5 persen yang dilakukan pemilik saham atas nama Miranda.
Transaksi 300 juta lembar saham itu terjadi pada 16 Februari 2021. Jumlah itu merupakan bagian dari pembelian saham yang dilakukan Pieter Tanuri pada hari tersebut. Total pada 16 Februari lalu, Pieter Tanuri membeli 300.653.600 lembar saham.
Kepemilikan saham Miranda pun turun dari awalnya 5,25 persen menjadi 0,25 persen. Sementara kepemilikan saham Pieter Tanuri naik dari 26,8 persen menjadi 31,88 persen. Pieter Tanuri pun semakin kokoh di puncak pemegang saham terbesar Bali United.
Menarik dinanti apakah hari-hari berikutnya Kaesang akan membeli saham Bali United secara besar-besaran. Saat ini, dibawah Pieter Tanuri ada Ayu Patricia Rachmat yang memiliki 5,25 persen, PT Asuransi Central Asia sebesar 8,88 persen, PT Indolife Pensiontama sebesar 5,39 persen dan PT Asuransi Jiwa Kresna sebesar 5,38 persen. (Laporan kontributor Putra Wijaya/Bali)
Frengky Aruan
15.464
Berita Terkait
Hasil Piala FA: Kalahkan Barnsley 4-1, Liverpool Lolos ke Putaran Keempat
Xabi Alonso Dipecat, Alvaro Arbeloa Jadi Pelatih Baru Real Madrid
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Liverpool vs Barnsley, Live Sebentar Lagi
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Persijap Jepara, Dewa United Banten FC Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar