Italia Pecahkan 3 Rekor saat Menang 6-0 atas Liechtenstein, Quagliarella Bak Anggur Merah

Pecahnya tiga rekor Italia kala menang telak 6-0 atas Liechtenstein di laga kedua grup J Kualifikasi Piala Eropa 2020.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 27 Maret 2019
Italia Pecahkan 3 Rekor saat Menang 6-0 atas Liechtenstein, Quagliarella Bak Anggur Merah
Fabio Quagliarella cetak dua gol ke gawang Liechtenstein (@UEFAEURO)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Italia mengakhiri dua laga grup J Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan baik. Usai menang 2-0 melawan Finlandia, Gli Azzurri pesta setengah lusin gol tanpa balas kontra Liechtenstein di Ennio Tardini, Rabu (27/3) dini hari WIB.

Enam pencetak gol Italia adalah: Stefano Sensi (17'), Marco Verratti (32'), dua gol penalti Fabio Quagliarella (35' dan 45+3'), Moise Kean (69'), dan Leonardo Pavoletti (76'). Roberto Mancini, pelatih timnas Italia, sangat senang dengan kemenangan tersebut.

"Kami sudah memainkan laga dengan benar sedari awal, kemenangan ini kemungkinan sudah diprediksi, tapi penting untuk menjaga level konsentrasi dan mencetak banyak gol," tutur Mancini kepada Rai Sport.

"Krusial bagi kami menciptakan banyak peluang dan pergerakan operan bola untuk memainkan laga dengan baik. Saya harap para debutan dapat terus mengenakan jersey Italia selama bertahun-tahun ke depan, ini bakal benar-benar memuaskan."

Baca Juga:

Hasil Kualifikasi Piala Eropa: Italia Pesta Setengah Lusin Gol, Morata Borong Dua Gol Spanyol

3 Pemain Muda yang Mencuri Perhatian pada Jeda Internasional Maret 2019

Hasil Kualfikasi Piala Eropa 2020: Inggris dan Prancis Membantai, Ronaldo Cedera, Portugal Tersandung

Timnas Italia menang 6-0 atas Liechtenstein

Tidak hanya memenangi laga dan meraih tiga poin, yang membawa Italia menduduki puncak klasemen grup J di atas Yunani, Bosnia Hezergovina, Finlandia, Armenia, dan Liechtenstein, Giorgio Chiellini dkk juga memecahkan tiga rekor.

Rekor pertama merupakan kemenangan skor terbesar setelah 57 tahun lamanya, lalu rekor kedua mencetak enam gol untuk kali pertama sejak 26 tahun lamanya.

Terakhir mereka mencetak enam gol terjadi saat melawan Malta di tahun 1993 pada Kualifikasi Piala Dunia. Italia asuhan Arrigo Sacchi menang dengan skor 6-1. Selain itu, Italia juga pernah menang dengan skor 6-0 melawan Turki pada Desember 1962.

Selain kemenangan dengan kedudukan yang telak, juara empat kali Piala Dunia juga sukses menjaga clean sheets lima kali beruntun. Italia tidak pernah melakukannya sejak ditangani Marcello Lippi di tahun 2005 - lalu menjadi juara Piala Dunia 2006.

Guna melengkapi kemenangan telak Italia itu, Quagliarella menorehkan rekor yang menjadikannya pemain tua-tua keladi berbahaya. Istilahnya, striker Sampdoria bak anggur merah yang semakin enak dinikmati jika semakin tua usianya.

Fabio Quagliarella

Bagaimana tidak, dua golnya menjadikan Quagliarella sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah sepak bola Italia pada usia 36 tahun 54 hari. Quagliarella berada di atas Christian Panucci (35 tahun 62 hari), Antonio Di Natale (34 tahun 241 hari), Fabio Cannavaro (34 tahun 146 hari), dan Andrea Pirlo (34 tahun 28 hari).

"Ini malam yang indah dengan torehan dua gol. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan setim, karena mereka meminta saya mencetak gol ketiga di babak kedua. Mereka semua ingin membantu saya mencetak gol dan itu sangat indah," ucap Quagliarella.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada fans, karena standing ovation akan menjadi kenangan yang akan selalu saya ingat. Saya sudah lama tidak memperkua timnas, jadi kembali ke sini dan membantu sangatlah hebat."

"Saya berusia 36 tahun, tapi saya tidak merasakannya. Saya bahagia, dalam kondisi fisik yang bagus, saya berlatih baik dan Sampdoria membantu saya menjaga performa. Saya ucapkan terima kasih kepada Roberto Mancini, yang memberikan kesempatan ini dan menyaksikan saya sepanjang musim," tuturnya.

Quagliarella kini telah mencetak sembilan gol dari 27 caps dengan timnas Italia. Dua golnya dengan Italia melanjutkan ketajamannya sebagai top skor Serie A dengan torehan 21 gol, di atas Cristiano Ronaldo (19 gol), Krzysztof Piatek (19 gol), Duvan Zapata (17 gol), dan Arkadiusz Milik (15 gol).

Breaking News Piala Eropa 2020 Kualifikasi Piala Eropa 2020 Italia Timnnas Italia Roberto Mancini Fabio quagliarella Sampdoria

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Deportivo La Coruna vs Real Madrid: Los Blancos Lanjutkan Tren
Prediksi Deportivo La Coruna vs Real Madrid di laga uji coba pramusim, Kamis (13/8) pukul 02.00 WIB. Simak statistik, H2H, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Deportivo La Coruna vs Real Madrid: Los Blancos Lanjutkan Tren
Spanyol
Kondisi Belum Bugar, Bernardo Silva Kena Sindir Jose Mourinho
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyoroti kondisi fisik Bernardo Silva yang dinilainya belum ideal setelah kembali dari liburan.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Kondisi Belum Bugar, Bernardo Silva Kena Sindir Jose Mourinho
Inggris
Manchester United Terus Berburu Talenta Muda, Giliran Gelandang Leicester Jadi Incaran
Manchester United bergerak untuk merekrut gelandang muda Leicester City, Louis Page.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Manchester United Terus Berburu Talenta Muda, Giliran Gelandang Leicester Jadi Incaran
Italia
Luka Modric Bongkar Kesalahan AC Milan Musim Lalu yang Bikin Gagal ke Liga Champions
Gelandang AC Milan, Luka Modric, masih menyimpan kekecewaan setelah Rossoneri gagal lolos ke Liga Champions musim lalu.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Luka Modric Bongkar Kesalahan AC Milan Musim Lalu yang Bikin Gagal ke Liga Champions
Inggris
Bruno Guimaraes Bakal Hadirkan Warna Baru dalam Permainan Arsenal
Mikel Arteta melihat Bruno Guimaraes sebagai sosok yang bisa memberikan energi baru di lini tengah Arsenal.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Bruno Guimaraes Bakal Hadirkan Warna Baru dalam Permainan Arsenal
Italia
Trevoh Chalobah Gabung Como, Cesc Fabregas Jadi Alasan Utama
Trevoh Chalobah mengungkapkan bahwa sosok Cesc Fabregas menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya melanjutkan karier di Italia.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Trevoh Chalobah Gabung Como, Cesc Fabregas Jadi Alasan Utama
Inggris
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Curtis Jones tidak masuk skuad Liverpool saat menghadapi Monaco dalam laga uji coba pramusim di Anfield.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Inggris
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, membuka kemungkinan Omar Marmoush meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Piala Asia
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Stadion GBK dan Si Jalak Harupat siap gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir dukung target tinggi John Herdman bawa Timnas Indonesia berprestasi.
BolaSkor - Senin, 10 Agustus 2026
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Inggris
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Menurut Mikel Arteta, Arsenal belum menunjukkan efisiensi dan ketajaman yang biasanya menjadi kekuatan mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Bagikan