Italia Atasi Agresifitas Belanda Laga Persahabatan

BolaSkorBolaSkor - Kamis, 04 September 2014
Italia Atasi Agresifitas Belanda <!--idunk--> Laga Persahabatan
Italia Atasi Agresifitas Belanda Laga Persahabatan
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Bari - Antonio Conte Berhasil meraih kemenangan di laga debutnya sebagai pelatih baru Tim Nasional Italia, saat menekuk Belanda dalam laga persahabatan. Menjamu Belanda di San Nicola Stadium, Gli Azzurri berhasil mengatasi agresifitas Tim Oranye dengan skor 2-0, Jumat (5/9) dinihari waktu Indonesia. Italia unggul dua gol atas Belanda di babak pertama, dua gol bagi Italia disumbangkan oleh Ciro Immobile menit 3, dan sepakan penalti Daniele De Rossi menit 12. Belanda harus bermain dengan 10 orang pemain setelah defender, Bruno Martins Indi, diusir wasit di menit 9. Unggul dua gol dan jumlah pemain, Italia langsung mampu menggebrak pertahanan Belanda sesaat babak kedua dimulai. Penyerang debutan, Simone Zaza, mampu melepaskan tembakan ke arah gawang meskipun masih tipis di sisi kiri gawang Belanda. Belanda yang tertinggal dua angka sesaat kemudian menciptakan peluang emas lewat sepakan Robin van Persie. Sayang sepakan penyerang Manchester United tersebut masih tipis berada di sisi kanan gawang Salvatore Sirigu. Wesley Sneijder hampir saja mampu memperkecil ketinggalan Belanda di menit 52. Memanfaatkan assist Nigel de Jong, sepakan gelandang Galatasaray tersebut masih bisa diselamatkan Salvatore Sirigu. Italia tercatat sempat memiliki beberapa peluang lagi di babak kedua masing-masing lewat Leonardo Bonucci dan Mattia Destro. Namun kedua peluang tersebut tak mampu memperbesar keunggulan Gli Azzurri. Pun dengan Belanda, hingga akhir pertandingan, pasukan Guus Hiddink tetap tak mampu menembus kokohnya lini pertahanan Italia. Kemenangan Italia 2-0 atas Belanda tetap bertahan hingga laga usai. Susunan Pemain: Italia (3-5-2): 12. Salvatore Sirigu (Gk); 13. Andrea Ranocchia, 19. Leonardo Bonucci, 5. Davide Astori; 14. Matteo Darmian (Antonio Candreva'73), 8. Claudio Marchisio (Marco Verratti'63), 16. Daniele De Rossi (Marco Parolo'67), 23. Emanuele Giaccherini; 20. Mattia De Sciglio (Manuel Pasqual'67); 9. Ciro Immobile (Sebastian Giovinco'77), 7. Simone Zaza (Mattia Destro'73). Pelatih: Antonio Conte (Italia) Belanda (4-3-3): 1. Jesper Cillessen (Gk); 2. Daryl Janmaat (Gregory Van der Wiel'72), 3. Stefan de Vrij, 4, Bruno Martins Indi (Kartu Merah'9), 5. Daley Blind; 8. Georginio Wijnaldum (Leroy Fer'85), 10. Wesley Sneijder, 6. Nigel de Jong (Erik Pieters'63); 7. Dirk Kuyt, 9. Robin van Persie (Luciano Narsingh'80), 11. Jermain Lens (Joel Veltman'12) Pelatih: Guus Hiddink (Belanda) JANGAN LEWATKAN:
Daniele de Rossi San Nicola Stadium Bruno Martins Indi Belanda Italia Ciro Immobile Laga Persahabatan Bari

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Italia vs Belgia: Sama-sama Memasuki Era Baru
Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Italia vs Belgia di UEFA Nations League 2026.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Italia vs Belgia: Sama-sama Memasuki Era Baru
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Piala Dunia
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Virgil van Dijk membantah tudingan dirinya memengaruhi taktik lima bek Belanda di Piala Dunia 2026 dan menyebut isu tersebut sebagai omong kosong.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Italia
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Luca Toni menilai Italia harus memulai dari nol setelah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia dan mendukung Roberto Mancini memimpin perubahan.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Italia
Target Trofi pada Periode Dua Roberto Mancini Melatih Timnas Italia
Roberto Mancini memulai periode kedua bersama Italia. Sang pelatih menargetkan trofi secepatnya dan mulai membangun skuad muda untuk masa depan.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Target Trofi pada Periode Dua Roberto Mancini Melatih Timnas Italia
Jadwal
Bisa Ditonton Gratis di Televisi Nasional, Berikut Jadwal UEFA Nations League Pekan Ini
Simak jadwal UEFA Nations League pekan ini. Ada Belanda vs Jerman, Turki vs Prancis, Inggris vs Spanyol yang dapat disaksikan gratis di RCTI.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Bisa Ditonton Gratis di Televisi Nasional, Berikut Jadwal UEFA Nations League Pekan Ini
Liga Dunia
Belanda di Era Xavi Hernandez: Intens, Passion, dan Ritme Tinggi
Xavi Hernandez membawa perubahan ke Timnas Belanda. Ia menjanjikan intensitas, passion, ritme tinggi, serta gaya bermain yang lebih proaktif.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Belanda di Era Xavi Hernandez: Intens, Passion, dan Ritme Tinggi
Italia
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Serie A mengirim 14 pemain ke Top 50 U-21 Eropa versi Sofascore, tetapi hanya lima yang berasal dari Italia. Simak fakta selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Italia
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Juventus tanpa pemain outfield berpaspor Italia untuk pertama kalinya. Kondisi Bianconeri menjadi cerminan masalah sepak bola Italia.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Italia
Berakhir Terlalu Cepat, Paolo Maldini Dipercaya Bisa Merevolusi Sepak Bola Italia
Alessandro Florenzi menyayangkan mundurnya Paolo Maldini dari Direktur Teknik Timnas Italia usai berkonflik dengan FIGC.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 25 Agustus 2026
Berakhir Terlalu Cepat, Paolo Maldini Dipercaya Bisa Merevolusi Sepak Bola Italia
Bagikan