BolaSkor.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menargetkan Indonesia agar bisa meraih empat medali emas di Asian Games 2026.
Menurutnya, ada tiga cabang olahraga (cabor) yang menjadi andalan untuk mewujudkan target tersebut, yakni bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing.
Baca Juga:
Kucuran Dana Segar, Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Naik Jadi Rp222 Miliar
Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabor ke Asian Games 2026
PBSI Targetkan 1 Emas dari Asian Games 2026, Beregu Putra Jadi Andalan
Empat targetnya ya ada dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya yang potensinya perak, siapa tahu kepleset jadi emas,
tutur Erick kepada awak media termasuk BolaSkor.com.
"Karena kami pemerintah sudah bekerja ekstra keras memastikan kesiapan anggaran yang selama ini menjadi kendala," tambahnya.
Daftar Isi
Pasang Sistem KPI
Daftar Isi

Tim Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2026. (PBSI)
Menpora Erick menjelaskan bahwa saat ini Kemenpora sudah menggunakan sistem Key Performance Indicator (KPI) yang tertarget kepada seluruh atlet dan cabor.
Cara tersebut digunakan agar semuanya lebih terukur dan atlet serta cabor lebih bertanggung jawab terhadap dukungan-dukungan yang sudah diberikan dari pemerintah.
Kami dari Kemenpora seluruh anggaran pelatnas ini sudah memakai sistem KPI, tertarget, cabor-nya apa, nomornya apa, atletnya siapa,
terang Erick.
"Jadi, ini benar-benar targeted, kami tidak lagi main-main dengan hal-hal yang masa lalu, jadi kami pastikan semua ada KPI-nya," tegasnya.
Pendanaan Sesuai KPI
Kemenpora baru saja mendapatkan dana segar dari pemerintah yang digunakan sebagai anggaran pelatnas cabor-cabor di Indonesia. Tak hanya untuk agenda terdekat, ajang-ajang yang baru akan berlangsung beberapa tahun ke depan juga sudah dicairkan anggarannya.
Erick menjelaskan bahwa pendanaan yang diterima cabor akan disesuaikan dengan KPI dan pencapaian dari cabor-cabor tersebut di ajang-ajang multievent.
"Semua sekarang pendanaan itu berdasarkan KPI. Makanya kita sekarang dipercaya ada anggaran multi-years. Jadi bukan Olimpiade tahun ini ada, tahun depan enggak ada, tidak begitu," kata Erick.
"Alhamdulillah Pak Menkeu (Menteri Keuangan) sesuai dengan arahan Pak Presiden (Prabowo) dan seluruh timnya mengerti pola pikir. Ini kan semua pola pikir, tetapi kitanya sendiri harus meyakinkan dana ini tepat sasaran dan tidak dikorupsi, gitu," pungkasnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama