Imbas Tabrak Regulasi Budget Cap, Rival Red Bull Ungkit Insiden Abu Dhabi 2021

Rich Energy sebagai rival perusahaan Red Bull memberikan pernyataan kontroversial.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 13 Oktober 2022
Imbas Tabrak Regulasi Budget Cap, Rival Red Bull Ungkit Insiden Abu Dhabi 2021
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Rich Energy sebagai rival perusahaan Red Bull memberikan pernyataan kontroversial. Mereka kembali membuka ingatan atas insiden Abu Dhabi 2021 usai Red Bull dinyatakan bersalah karena melanggar regulasi budget cap.

Seperti yang diketahui sebelumnya, kemenangan Max Verstappen musim 2021 sempat diwarnai insiden kontroversial. Pada balapan terakhir di GP Abu Dhabi, direktur balap saat itu, Michael Masi memerintahkan pembalap boleh menyalip safet car. Padahal sesaat sebelumnya, Masi mengumumkan para pembalap harus tetap di belakang safety car.

Imbas dari hal ini, Max Verstappen yang sudah dibekali dengan ban baru mampu melewati Hamilton. Pembalap berdarah campuran Belgia-Belanda ini berhasil memastikan gelar juara dunianya.

Kejadian yang sudah berlangsung lama ini mulai diungkit kembali oleh perusahaan minuman energi, Rich Energy. Melalui akun Twitternya, @rich_energy, mereka mengaitkan insiden Abu Dhabi dengan pelanggaran regulasi budget cap yang dilakukan oleh Red Bull pada musim 2021.

“Memalukan dan seharusnya didiskualifikasi dari gelar konstruksi dan kejuaraan. Setelah insiden Abu Dhabi, ini merupakan penghinaan terhadap tim dan pembalap yang sudah mengikuti peraturan. Momen besar bagi FIA jika mereka ingin mempertahankan kredibilitasnya,” tulis Rich Energy.

Perlu diingat, terdapat hukuman pengurangan poin dalam regulasi budget cap. Kendati demikian, kecil kumungkinan FIA menganulir hasil juara musim 2021.

Belum puas menyindir Red Bull, Rich Energy kembali melempar bola panas. Rich Energy memberikan pernyataan sensitif dengan memberikan ucapan selamat kepada Hamilton atas gelar juara musim 2021. Karena menurut Rich Energy, seharusnya Hamilton yang pantas mendapatkannya.

“Keputusan mudah bagi FIA saat ini. Integritas besar olahraga Formula 1 dipertahankan. Selamat kepada Lewis Hamilton dan Mercedes pada gelar juara dunia 2021,” tutupnya.

Penulis: Bintang Rahmat

F1

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

F1
Akhiri Dominasi Max Verstappen, Lando Norris Juara F1 2025
GP Abu Dhabi menjadi saksi sejarah kejayaan Lando Norris, pembalap McLaren, yang menjadi juara Formula One (F1) 2025.
Arief Hadi - Senin, 08 Desember 2025
Akhiri Dominasi Max Verstappen, Lando Norris Juara F1 2025
F1
5 Pembalap Penerima Gaji Terbesar pada F1 2025
Seperti halnya pada olahraga lainnya, pembalap-pembalap Formula One (F1) juga menerima gaji besar.
Arief Hadi - Rabu, 15 Oktober 2025
5 Pembalap Penerima Gaji Terbesar pada F1 2025
Bagikan