Ikuti Jejak F1, KTM Ingin MotoGP Gunakan Sistem DRS

DRS merupakan salah satu senjata para pembalap F1 dalam melakukan overtaking.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 26 Mei 2023
Ikuti Jejak F1, KTM Ingin MotoGP Gunakan Sistem DRS
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Langkah Dorna mengenalkan sprint race di MotoGP turut menimbulkan efek domino. Dikabarkan muncul gagasan baru yang diprakarsai oleh KTM untuk menggunakan sistem DRS di MotoGP layaknya Formula 1.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, MotoGP sempat mengalami penurunan pamor. Hal ini disinyalir akibat banyaknya nama besar yang pensiun dari kejuaraan balap motor kasta tertinggi ini.

Sebut saja diantaranya seperti Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa. Kemudian terakhir ikon MotoGP itu sendiri, yakni Valentino Rossi.

Untuk mengatasi masalah ini, Dorna lantas melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan menambahkan format sprint race di balapan. Tujuannya untuk menyuguhkan lebih banyak aksi para pembalap.

Langkah ini terbilang cukup berhasil. Animo masyarakat untuk menonton MotoGP kembali naik. Terbukti dengan adanya catatan rekor penonton terbanyak di MotoGP Perancis 2023.

Namun hal ini dirasa masih kurang. Demi meningkatkan keseruan balapan, muncul wacana dari KTM untuk menggunakan sistem DRS di motor MotoGP, seperti yang dipakai pada mobil Formula 1.

Sebagai informasi, DRS merupakan salah satu senjata para pembalap F1 dalam melakukan overtaking. Dalam hal ini DRS memberikan efek tambahan kecepatan dengan mengurangi tekanan udara. Dalam prakteknya, para pembalap tinggal menekan tombol untuk menggerakkan sayap belakang mobilnya.

“Kita berpikir mengenalkan komponen aerodinamika yang aktif seperti yang terjadi di F1, mengingat selama bertahun-tahun fokus pada roda dua adalah downforce, karena menyalip menjadi sulit,” jelas Dan Marshall selalu Kepala Departemen Aerodinamika KTM, dilansir dari tuttomotoriweb.it.

Kendati demikian tidak mudah untuk mengimplementasikan sistem ini. Pasalnya anatomi bodi motor MotoGP dan mobil Formula 1 sangat berbeda.

Dalam Formula 1, pemasangan sistem DRS hanya perlu memodifikasi tutup atas sayap belakang. Sedangkan motor MotoGP tidak memilikinya.

Tidak hanya itu saja, penggunaan sistem DRS juga mendapat hambatan dari sisi regulasi. Tercatat MotoGP melarang penggunaan komponen sayap aerodinamika aktif (bisa digerakkan).

Penulis: Bintang Rahmat

Motogp Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Bagikan